Batik Kudus Jadi Primadona Oleh-Oleh Bagi Para Pemudik

Kudus427 Dilihat

KUDUS – Sepanjang masa menjelang hingga pasca Hari Raya Idulfitri, banyak usaha batik di Kabupaten Kudus menyaksikan peningkatan kunjungan pengunjung. Sebagian besar datang dari kalangan pemudik yang berkeinginan untuk membawa pulang oleh-oleh khas daerah, salah satunya adalah toko Batik Benang Raja Kudus.

Dian, salah satu staf di toko tersebut, mengungkapkan bahwa setiap tahunnya, saat musim mudik Lebaran, jumlah pengunjung mengalami kenaikan yang cukup pesat. Sebagian besar dari mereka adalah pemudik yang kembali ke Kudus dan berniat memberikan buah tangan bagi keluarga serta kerabat yang berada di luar daerah.

“Biasanya yang datang itu pemudik dari luar Kudus. Mereka membeli batik atau pakaian lain untuk oleh-oleh,” ujarnya.

Menurut Dian, lonjakan jumlah pengunjung mulai terasa beberapa hari sebelum perayaan Lebaran berlangsung. Keramaian di toko bahkan masih terus berlangsung hingga beberapa hari setelah hari raya usai.

“Biasanya mulai ramai sebelum Lebaran, lalu berlanjut sampai setelah Lebaran. Kurang lebih sekitar satu sampai dua minggu,” jelasnya.

Berbagai varian pakaian berbahan batik menjadi pilihan utama bagi para pembeli. Selain itu, produk daster juga cukup banyak diminati karena dinilai praktis dan sangat sesuai dijadikan sebagai oleh-oleh.

“Kalau untuk oleh-oleh biasanya yang paling sering dicari batik dan daster. Selain itu juga ada beberapa model yang sedang viral atau tren saat ini,” kata Dian.

Ia menambahkan, beragam pilihan motif serta model yang ditawarkan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Tak sedikit pembeli yang secara khusus datang untuk mencari pakaian dengan motif khas daerah maupun model yang tengah populer.

Dalam hal harga, Batik Benang Raja menyediakan pilihan yang cukup luas sehingga dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat. Rentang harga produk yang dijual mulai dari puluhan ribu rupiah hingga mencapai jutaan rupiah, tergantung pada jenis kain serta kualitasnya

“Kalau yang paling murah mulai sekitar Rp50 ribu. Untuk yang lebih mahal bisa sampai sekitar Rp1 juta,” terangnya.

Selain ragam produk yang beragam, faktor harga juga menjadi pertimbangan banyak pengunjung dalam memilih berbelanja di tempat tersebut. Menurut Dian, banyak pembeli menilai bahwa toko Batik Benang Raja memiliki harga yang cukup terjangkau dengan pilihan produk yang lengkap.

“Pengunjung biasanya senang karena di sini pilihan batiknya cukup lengkap. Harganya juga dianggap cukup murah dibandingkan tempat lain,” katanya.

Dengan semakin banyaknya pemudik yang kembali ke kampung halaman menjelang Lebaran, ia berharap bahwa penjualan tahun ini dapat berjalan dengan lancar sekaligus memberikan kontribusi positif bagi perkembangan perekonomian lokal di Kabupaten Kudus.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *