Bupati Kudus Dorong Masyarakat Perkuat Tradisi Berbagi Lewat Warung Sedekah

Kudus528 Dilihat

KUDUS – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, kembali mengajak seluruh warga untuk terus memperkuat budaya berbagi dengan sesama melalui program Warung Sedekah yang rutin diselenggarakan di Kabupaten Kudus.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang telah berlangsung bertahun-tahun dan melibatkan berbagai elemen, mulai dari kelompok masyarakat hingga para penyumbang bantuan.

Saat meninjau jalannya Warung Sedekah di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Sam’ani menyampaikan rasa syukur mendalam karena program tersebut tetap berjalan dengan lancar dan terus memberi manfaat bagi mereka yang membutuhkan.

Menurut keterangannya, pembagian bantuan ini rutin diadakan setiap hari Senin dan Kamis. Sejak dimulai, kegiatan ini telah berjalan selama hampir tujuh tahun dan secara konsisten menyalurkan bantuan kepada warga yang kurang mampu di sejumlah wilayah.

“Alhamdulillah, kegiatan ini masih berjalan dengan lancar. Biasanya kami melaksanakan kegiatan ini setiap hari Senin dan Kamis. Program ini sudah berlangsung hampir tujuh tahun berkat dukungan banyak pihak yang memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa keberlangsungan program ini tidak lepas dari peran serta para donatur dan kelompok sosial yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu orang lain. Bahkan, sebagian besar penyumbang lebih memilih untuk tidak disebutkan namanya agar dapat berbagi dengan hati yang tulus.

“Banyak donatur yang selama ini membantu dan tidak ingin namanya dipublikasikan. Mereka hanya ingin berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Sam’ani menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas sosial semata, melainkan sarana untuk menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat. Ia berharap semakin banyak warga yang tergerak untuk ikut berbagi sesuai dengan kemampuan masing-masing.

“Kami ingin mengajak masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk ikut berbagi. Tidak harus dalam jumlah besar. Walaupun sedikit, jika dilakukan dengan ikhlas, insyaallah akan memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sam’ani menyampaikan bahwa pemberitaan mengenai kegiatan sosial ini bukan bertujuan untuk menunjukkan kelebihan atau mencari pengakuan. Sebaliknya, hal ini dilakukan agar dapat menjadi teladan positif bagi warga dan mendorong berkembangnya gerakan kepedulian yang lebih luas di tengah masyarakat.

“Kami mohon maaf jika kegiatan ini dipublikasikan. Tujuannya bukan untuk pamer, tetapi agar pemerintah daerah dapat memberikan contoh yang baik dan menginspirasi masyarakat untuk semakin peduli terhadap sesama,” pungkasnya.

(Red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *