UMKU dan ‘Aisyiyah Kalilopo Gelar Pengabdian, Kenalkan Pengelolaan Sampah Plastik Bernilai Ekonomi

Kudus426 Dilihat

KUDUS – Pengelolaan sampah yang baik dimulai dari kesadaran masyarakat untuk memilah sejak dari sumbernya. Menyadari hal ini, tim pengabdian masyarakat dari Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) bekerja sama dengan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Desa Kalilopo, Kecamatan Gebog, menggelar kegiatan bertema “Perancangan dan Implementasi Box Sampah Khusus Botol dan Gelas Plastik sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan.” Kegiatan ini berlangsung pada Jum’at (16/01/2026).

Tim yang diketuai oleh Tuti’ Nadhifah S.E., M.E, bersama anggota Dian Rosita S.Kom., S.H., M.H, Heni Risnawati S.E., M.Si, Anisa Solichati, S.Pd., M.T., serta dimoderatori oleh Sherly Nur Ekawati, S.Tr.Kes., M.Kes., ini merupakan penerima hibah RisetMu Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga bertujuan memberdayakan ekonomi warga dan pengembangan potensi UMKM setempat.

Dalam pelaksanaannya, tim mendesain dan menempatkan kotak sampah khusus sebagai sarana pemilahan awal. Selain penyediaan fasilitas, kegiatan juga diisi dengan pemberian materi edukasi. Warga diajarkan mengenai dampak sampah plastik serta penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Lebih dari itu, masyarakat juga diberikan pemahaman bahwa sampah plastik seperti botol dan gelas memiliki nilai ekonomi yang bisa dijual atau didaur ulang.

Keberadaan box sampah khusus ini diharapkan menjadi media pembelajaran langsung yang memudahkan warga mempraktikkan pola hidup bersih. Langkah ini juga menjadi persiapan awal bagi Desa Kalilopo untuk mewujudkan sistem Bank Sampah yang terintegrasi.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Mikdaroh, selaku Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Desa Kalilopo, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif ini.

“Alhamdulillah kegiatan edukasi ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi kami. Kami merasa sangat senang karena mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru mengenai pentingnya pengelolaan sampah, khususnya dalam memilah sampah plastik seperti botol dan gelas sekali pakai. Melalui kegiatan ini, kami menjadi lebih memahami bahwa pengelolaan sampah yang baik tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Mikdaroh.

Lebih lanjut ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh dosen dan mahasiswa UMKU yang telah berbagi ilmu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada dosen Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) atas terlaksananya kegiatan edukasi ini. Kegiatan yang disampaikan secara interaktif melalui penyampaian materi dan diskusi memberikan pemahaman baru bagi masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah, khususnya botol dan gelas plastik. Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin sadar untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mulai membiasakan pengelolaan sampah yang lebih baik dan bermanfaat,” tutupnya.

Diharapkan, program ini dapat berkelanjutan sehingga sampah yang terkumpul bisa disalurkan secara berkala ke pengepul atau diolah lebih lanjut, memberikan dampak positif yang nyata baik bagi lingkungan maupun perekonomian warga Desa Kalilopo.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *