JEPARA – Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) Kabupaten Jepara menghadiri kegiatan Penyampaian Dokumen Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara, Kamis (2/7/2026).
Kehadiran Perisai Demokrasi Bangsa merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mengawal kualitas demokrasi melalui penguatan akurasi data pemilih yang menjadi fondasi utama penyelenggaraan pemilu yang demokratis.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran KPU Kabupaten Jepara, perwakilan instansi pemerintah, unsur pengawas pemilu, stakeholder terkait, serta organisasi masyarakat yang memiliki perhatian terhadap isu kepemiluan. Perisai Demokrasi Bangsa Jepara diwakili oleh Abdullah Kafabih sebagai bentuk partisipasi aktif organisasi dalam mendukung penyelenggaraan demokrasi yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
Dalam kesempatan tersebut, KPU Kabupaten Jepara menyampaikan hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang mencatat jumlah pemilih sebanyak 967.962 jiwa, tersebar di 16 kecamatan dan 195 desa/kelurahan. Dari jumlah tersebut terdiri atas 482.650 pemilih laki-laki dan 485.312 pemilih perempuan.
Ketua KPU Kabupaten Jepara, Ris Andy Kusuma, menegaskan bahwa pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan proses yang terus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab KPU dalam menjaga hak konstitusional setiap warga negara.
“Pemutakhiran data pemilih bukan hanya agenda administratif, tetapi merupakan upaya memastikan seluruh warga yang memenuhi syarat tetap memperoleh hak pilihnya. Oleh karena itu, kami terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, pemangku kepentingan, serta masyarakat untuk memberikan masukan apabila ditemukan perubahan data maupun potensi ketidaksesuaian data pemilih,” ujar Ris Andy Kusuma.
Sementara itu, perwakilan Perisai Demokrasi Bangsa Jepara, Abdullah Kafabih, mengapresiasi keterbukaan KPU Kabupaten Jepara dalam menyampaikan hasil pemutakhiran data pemilih kepada publik. Menurutnya, transparansi tersebut menjadi langkah penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemilu.
“Data pemilih merupakan pondasi demokrasi. Ketika data disusun secara akurat, maka hak politik masyarakat akan terlindungi dengan baik. Perisai Demokrasi Bangsa Jepara mendukung penuh langkah KPU dalam melakukan pemutakhiran data secara berkelanjutan dan mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi melaporkan setiap perubahan data kependudukan agar daftar pemilih selalu mutakhir,” ungkap Abdullah Kafabih.
Ia juga menambahkan bahwa partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas daftar pemilih. Sinergi antara KPU, pemerintah daerah, lembaga pengawas, organisasi masyarakat, dan warga diharapkan mampu menghasilkan data pemilih yang semakin valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui kegiatan ini, Perisai Demokrasi Bangsa Jepara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses demokrasi di daerah, khususnya dalam memastikan setiap warga negara memperoleh hak pilihnya secara adil. Kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam menjaga akurasi data pemilih diyakini akan memperkuat kualitas demokrasi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Jepara.
(red)






