Hasnia Gelar Halal Bihalal, Jaga Ukhuwah Alumni Pesantren Rohmaniyyah

Muria Raya19 Dilihat

DEMAK – Kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh keluarga besar alumni Pondok Pesantren Rohmaniyyah Menur, Mranggen, Demak, melalui wadah Hasnia (Himpunan Alumni Pesantren Rohmaniyyah), berperan sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan ikatan batin di antara santri, alumni, serta para kiai. Tak hanya sebagai agenda tahunan yang menjadi tradisi, ajang ini juga berfungsi untuk menguatkan nilai-nilai kebersamaan serta semangat perjuangan yang telah menjadi ciri khas pesantren tersebut.

KH Ahmad Said, Pengasuh Pondok Pesantren Rohmaniyyah Menur, menekankan bahwa hubungan antara santri dan kiai bukan sebatas hubungan yang bersifat formal belaka, melainkan merupakan ikatan yang kuat baik secara lahir maupun batin. Menurutnya, kedua pihak ini memiliki hubungan yang tidak dapat dipisahkan, di mana santri membutuhkan bimbingan dari kiai, dan sebaliknya.

“Santri dan kiai itu saling melengkapi. Dari hubungan itu lahir ikatan yang kuat hingga membentuk sebuah keluarga besar,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa terbentuknya keluarga besar Hasniah tidak terlepas dari perjalanan panjang serta perjuangan para pendiri pesantren, terutama almarhum KH Maskuri Abdurrahman. Proses tersebut diisi dengan berbagai pengorbanan mulai dari segi waktu, tenaga, hingga materi, yang kemudian menjadi landasan kokoh bagi kelangsungan pesantren hingga saat ini.

Menurutnya, menjadi bagian dari keluarga besar santri bukanlah hal yang dapat diraih secara instan. Para santri harus menjalani proses yang panjang, mulai dari menimba ilmu selama bertahun-tahun hingga menghadapi berbagai tantangan di lingkungan pesantren. Melalui proses inilah karakter yang kokoh serta ikatan emosional yang kuat dapat terbentuk.

“Perjuangan di pondok itu tidak mudah. Butuh kesabaran dan pengorbanan, tapi dari situlah terbentuk keluarga yang solid,” jelasnya.

Di sisi lain, Abdullah Yazit, Ketua Yayasan, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap pelaksanaan Halal Bihalal Hasniah. Ia menilai bahwa kegiatan ini berhasil mempererat hubungan antaralumni yang kini tersebar di berbagai daerah, baik di dalam maupun di luar Pulau Jawa.

“Ini menjadi momentum untuk menyambung kembali tali silaturahmi. Alumni yang lama tidak bertemu bisa kembali berkumpul dan mengenang masa-masa mondok bersama,” ungkapnya.

Ia juga mengutarakan harapannya agar generasi penerus pesantren yang saat ini dibimbing oleh KH Ahmad Syahid dapat terus melanjutkan perjuangan para pendahulu dengan penuh rasa tanggung jawab dan dedikasi.

Senada dengan pandangan tersebut, Ketua Hasnia Romadhon menyatakan bahwa Halal Bihalal termasuk dalam salah satu program utama yang bertujuan untuk menjaga ukhuwah antaralumni. Selain itu, pihaknya juga terus melakukan upaya untuk mengonsolidasikan alumni dari berbagai daerah agar tetap terjalin dalam satu ikatan yang kuat.

“Fokus kami adalah menjaga kebersamaan alumni agar tidak terputus. Kami juga mengajak alumni dari berbagai wilayah untuk kembali aktif dalam kegiatan ini,” jelasnya.

Sodiq, salah satu alumni Pondok Pesantren Rohmaniyyah, juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan untuk kembali berkumpul dalam acara tersebut. Ia menilai bahwa Halal Bihalal Hasniah menjadi momen penting untuk mempererat kembali hubungan yang sempat terpisah akibat jarak dan kesibukan masing-masing.

“Acara ini sangat berarti bagi kami para alumni. Selain bisa bersilaturahmi, kami juga bisa mengenang perjuangan saat mondok dulu. Ini yang membuat ikatan kami tetap kuat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan bahwa hubungan kekeluargaan yang telah terbangun dapat terus terjaga dengan baik, tidak hanya di dunia ini namun juga hingga akhirat. Semangat kebersamaan serta nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh para kiai pun diharapkan akan tetap hidup dan terus dilestarikan oleh setiap generasi santri.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *