Risma Ardhi Chandra Jabat Plt Bupati Pati, Fokus Penanganan Banjir dan Integritas Pemerintahan

Pati92 Dilihat

PATI – Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati setelah menerima surat tugas dari Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Penyerahan dilakukan di Pendopo Kabupaten Pati pada Rabu (21/1/2026), bersamaan dengan pelaksanaan Rapat Forkopimda yang juga dihadiri para camat.

Taj Yasin menjelaskan bahwa penugasan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 66, yang mengatur tentang penggantian bupati yang berhalangan. Ia menekankan pentingnya pelayanan publik tetap berjalan lancar.

“Hari ini kami menyerahkan surat keputusan untuk Wakil Bupati Mas Chandra sebagai Plt Bupati Pati,” ujar Taj Yasin.

Dalam rapat yang dipimpinnya, Plh Gubernur juga menyampaikan perkembangan penanganan banjir di Pati. Jumlah kecamatan terdampak telah menurun dari 12 menjadi 6, namun penanganannya harus tetap berkelanjutan. Selain itu, ia menyoroti pentingnya integritas pemerintahan pasca isu jual beli jabatan yang baru saja mencuat.

“Pakta integritas ini jangan hanya berhenti di kertas, tetapi harus melekat dalam keseharian kita saat memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Menanggapi amanah tersebut, Risma Ardhi Chandra menyampaikan rasa syukur dan komitmen untuk menjalankan tugas dengan maksimal. Ia mengakui telah mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi mengingat kondisi yang dihadapi Kabupaten Pati saat ini.

“Amanah yang saya emban ini semoga bisa saya laksanakan dengan sebaik-baiknya, dan saya mohon dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Pati,” ujarnya.

Chandra menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah penanganan bencana banjir dan pascabencana. Pengisian perangkat desa serta agenda pemerintahan lainnya belum dibahas karena fokus pada keselamatan dan pemulihan masyarakat terdampak.

Sebagai langkah awal, ia berencana mengumpulkan kepala OPD dan camat untuk meneguhkan komitmen integritas. Ia berharap kepercayaan masyarakat tetap terjaga dengan menjunjung tinggi kehormatan daerah.

“Kehormatan Pati adalah yang utama. Pakta integritas ini harus kita jaga bersama, bukan hanya di atas kertas, tetapi diyakini di hati,” pungkasnya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *