Kompetisi Esai HARDIKNAS DEMA FTIK UIN Walisongo: Panggung Gagasan Kritis Pelajar dan Mahasiswa Pendidikan|18 Mei 2026oleh Redaksi Semarang — Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (DEMA FTIK)
Bincang Pendidikan HARDIKNAS DEMA FTIK UIN Walisongo: Menggugat Arah Pendidikan yang Disetir Pasar dan Kekuasaan Pendidikan|18 Mei 2026oleh Redaksi SEMARANG — Sesi Educational Talk dalam rangkaian Festival HARDIKNAS 2026 o leh
Rayakan HARDIKNAS, DEMA FTIK UIN Walisongo Luncurkan Dua Buku Kritik Pendidikan Karya Mahasiswa Pendidikan, Pendidikan|18 Mei 2026oleh Redaksi SEMARANG — Puncak Festival HARDIKNAS 2026 yang diinisiasi oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa
Puncak Festival HARDIKNAS 2026 DEMA FTIK UIN Walisongo: Wadah Kritik, Literasi, dan Kreativitas Mahasiswa Kolom|18 Mei 2026oleh Redaksi SEMARANG — Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (DEMA FTIK)
Menggugat Kampus atas Nama Kartini: Ilmu, Kuasa, dan Ruang Aman Opini|20 April 2026oleh admin TUTURMEDIA.COM – Kartini tidak pernah sekadar menjadi simbol sejarah yang selesai dibaca
Dorong Budaya Literasi, DEMA FTIK UIN Walisongo Gelar Workshop “Menyulam Aksara Merajut Makna” Kolom|19 April 2026oleh Redaksi SEMARANG – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Dewan Eksekutif Mahasiswa
Mahasiswa KKN Desa Gadon Inisiasi Pelatihan Keripik Debog, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Kolom|11 Maret 2026oleh Redaksi Gadon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Gadon mengadakan pelatihan
Sahur on the Road Rasa Religi: Cara Mahasiswa Rembang Semarang Maknai 17 Ramadhan Kolom|8 Maret 2026oleh Redaksi SEMARANG – Malam Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan menjadi ruang refleksi mendalam bagi
Rupiah diuji Kedewasaan; Bukan Saatnya Panik, Waktunya Disipli Artikel|21 Januari 2026oleh Redaksi Setiap kali nilai tukar rupiah melemah, memori kolektif bangsa ini hampir selalu
Demokrasi di Persimpangan Jalan: Masih Milik Rakyat atau Sudah Disandera Kekuasaan? Artikel|17 Januari 2026oleh Redaksi Demokrasi Indonesia hari ini tidak sedang baik-baik saja. Ia berdiri di persimpangan