JEPARA – Potensi dan kreativitas generasi muda Jepara kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Tiga siswi dari SMA Muhammadiyah 2 Mayong sukses meraih peringkat ketiga dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Zestopia 2026, yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara.
Kompetisi yang menguji gagasan bisnis inovatif ini diperuntukkan bagi pelajar tingkat SMA, SMK, dan sederajat di seluruh wilayah Kabupaten Jepara. Rangkaian acara mencapai puncaknya pada babak final yang digelar pada 29 Mei 2026, sebelum akhirnya pengumuman para pemenang disampaikan secara resmi pada 31 Mei 2026.
Berkelompok di bawah nama tim “Tiga Serangkai”, yaitu Naila Azzahra (Kelas X1), Salwa Asmaul Khsuna (Kelas XI1), dan Hanania Afanin (Kelas X7), ketiganya berhasil menarik perhatian dan penilaian tinggi dari dewan juri berkat karya inovasi mereka yang diberi nama “CoffeeBriq”. Ide ini menawarkan solusi cerdas dan ramah lingkungan dengan cara mengolah limbah ampas kopi menjadi briket yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.
Melalui terobosan ini, ampas kopi yang selama ini sering kali hanya dibuang dan dianggap sampah, kini diubah menjadi sumber energi alternatif yang layak pakai. Produk ini tidak hanya bermanfaat dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha yang cukup menjanjikan ke depannya.
“Ide ini muncul dari keprihatinan terhadap limbah ampas kopi yang belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, limbah tersebut memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai tambah sekaligus mendukung ekonomi sirkular,” ungkap salah satu anggota tim.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 Mayong memiliki kemampuan bersaing yang setara dengan lembaga pendidikan unggulan lainnya di Kabupaten Jepara.
Ketiga pelajar ini dinilai mampu menunjukkan kemampuan berpikir kritis, tingkat kreativitas yang tinggi, serta kecakapan dalam memaparkan solusi nyata atas permasalahan yang ada di lingkungan sekitar.
Pencapaian tersebut sekaligus mempertegas komitmen SMA Muhammadiyah 2 Mayong dalam mendorong seluruh peserta didiknya agar aktif terlibat dalam kegiatan riset, penalaran, dan berbagai kompetisi ilmiah. Sekolah terus berupaya agar proses pendidikan tidak hanya berpusat pada pembelajaran teori di dalam ruang kelas saja, tetapi juga penerapannya di dunia nyata.
Pihak sekolah turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian yang membanggakan ini. Riza Ramadhani, selaku Pembina LKTI, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan tersebut dan berharap hal ini dapat menjadi sumber motivasi bagi siswa lain untuk terus berkembang dan berani tampil berkompetisi.
“Alhamdulillah, selamat kepada Naila, Salwa, dan Hanania atas raihan Juara 3 LKTI Zestopia UNISNU 2026. Semoga prestasi ini menjadi pengalaman berharga dan memacu semangat untuk terus meraih capaian yang lebih tinggi di masa mendatang,” ujarnya.
Dengan terus mengusung semangat “tiada hari tanpa prestasi”, SMA Muhammadiyah 2 Mayong semakin menegaskan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta kemajuan ilmu pengetahuan di Kabupaten Jepara.
(red)






