Ujian Seleksi Tahap II Double Degree University of Camberra Australia dengan UIN Sunan Ampel Surabaya Digelar Lancar

Nasional94 Dilihat

Surabaya—Ujian Seleksi Test Bakat Scolastik (TBS) bagi Calon Awardee Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag RI, Program S2 Double Degree antara University of Camberra Australia dengan UIN Sunan Ampel Surabaya berjalan lancar, melalui Daring.

Kementerian Agama melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal, menggandeng Pusat Studi Pengukuran dan Pengujian Pendidikan (PSPPP) UIN Sunan Ampel Surabaya menyeleksi kurang lebih 110 calon Awardee, pada Sabtu (21/02/2026) di Surabaya.

Program Double Degree, antara kedua PT tersebut akan difokuskan pada Pendidikan Bahasa Inggris (Teaching English as Second or Foreign Language-TESOL), dengan skema satu tahun di UIN Sunan Ampel dan satu tahun di Cambera University Australia.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal Ruchman Basori, menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan ujian TBS di Surabaya. “sinergi antara Puspenma dan Pusat Studi Pengukuran dan Pengujian Pendidikan UIN Sunan Ampel Surabaya berjalan efektif, diharapkan mampu menjaring calon Awardee yang unggul”.

“Program Double Degree Beasiswa Indonesia Bangkit, merupakan bagian dari upaya strategis Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang unggul dan berdaya saing”, terang Ruchman.

Alumni IAIN Walisongo ini berharap dengan ikhtiar Kemenag mengirimkan sejumlah mahasiswa ke Australia, menjadi bagian penting meningkatkan pembelajaran Bahasa Inggris dilingkungan lembaga Pendidikan Keagamaan dari mulai Tingkat Dasar hingga Perguruan Tinggi.

S2 Double Degree TESOL merupakan layanan BIB Co Founding. Satu tahun di UIN Surabaya dibiayai full oleh LPDP-Kementerian Agama dan satu tahun di Australia dibiayai oleh Australian Award Scholarship (AAS).

“LPDP sangat berharap agar layanan beasiswanya termasuk yang berkolaborasi dengan Kemenag diskemekan dengan co founding, karena akan lebih strategis dab efisien”, kata Ruchman.

Ditanya tentang kapan pembukaan seleksi BIB Kemenag 2026 secara umum, Ruchman menjawab sedang disiapkan proses seleksinya. “Insya Alloh bulan Maret-April akan dibuka pendaftaran, untuk menyeleksi putra-puteri berbakat dalam binaan Kementerian Agama”, katanya.

Ketua Pusat Studi Pengukuran dan Pengujian Pendidikan (PSPPP) UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Kusaeri mengatakan Test Bakat Scolastik merupakan seleksi tahap II, bagi calon penerima beasiswa (awardee). Bagi yang lolos akan mengikuti seleksi tahap III, yaitu Test Wawancara.

“Tingkat kehadiran peserta mencapai 100, dimulai tepat waktu, dan berjalan sesuai standar operasional prosedur seleksi”, terang Kusaeri.

Kusaeri menambahkan alhamdulillah, pelaksanaan seleksi hari ini berjalan lancar. Ini menunjukkan komitmen tinggi dari para calon penerima beasiswa, dalam mengikuti setiap tahapan seleksi.

Dalam pelaksanaan ujian TBS di Surabaya ini, hadir Tim Monitoring dari Puspenma Kementerian Agama RI, yang melakukan pemantauan langsung terhadap proses seleksi. Tim Monitoring ingin memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip objektivitas.(Humas UIN SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *