Tag: Mahasiswa

  • Mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus Gelar Seminar Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal

    Mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus Gelar Seminar Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal

    KUDUS – Kelompok KKN Moderasi Beragama (MB) UIN Sunan Kudus sukses menggelar seminar bertajuk “Moderasi Beragama Berbasis Akulturasi Budaya Penguatan Nilai Toleransi dalam Kearifan Lokal”.

    Acara berlangsung pada Selasa, 13 Agustus 2025, pukul 20.00 WIB di Balai Desa Dukuhwaringin, Dawe, Kudus.

    Seminar ini menghadirkan KH. Yaqub Najibuddin, S.Ag., seorang tokoh ulama setempat, sebagai narasumber. Sekitar 40 peserta dari IPNU dan IPPNU Desa Dukuhwaringin turut hadir dalam acara yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang moderasi beragama dan menumbuhkan sikap toleransi di tengah masyarakat.

    Dalam ceramahnya, KH. Yaqub menekankan pentingnya menjaga hati dan amal sebagai tolok ukur utama di sisi Allah. Beliau menyatakan bahwa ilmu yang sejati tersimpan di dalam hati, bukan sekadar tertulis di buku.

    “Allah menilai manusia dari hati dan amal perbuatannya. Ilmu itu ada di dalam hati, bukan sekadar di buku-buku,” ujar KH. Yaqub.

    Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Mufid, salah seorang peserta, bertanya tentang pandangan belajar agama melalui platform digital seperti Google atau YouTube.

    KH. Yaqub menjawab bahwa hal tersebut diperbolehkan, asalkan tetap dikonfirmasi kepada ulama dan guru yang kompeten untuk menghindari kesalahan interpretasi.

    Nailin, peserta lainnya, menanyakan tentang perubahan penampilan sinden, apakah termasuk pelestarian atau justru perubahan budaya. KH. Yaqub menjelaskan bahwa pakaian sinden telah mengalami perkembangan sejak zaman Sunan Kalijaga.

    Saat ini, banyak sinden yang mengenakan kerudung, sehingga tetap dapat menjaga nilai budaya sambil menyesuaikan dengan ajaran agama.

    KH. Yaqub juga menyampaikan lima poin penting dalam kehidupan, yaitu berbakti kepada Allah, kepada orang tua, kepada guru, menjadi orang baik di manapun berada, serta menjaga adab di setiap tempat.

    Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman generasi muda tentang moderasi beragama berbasis kearifan lokal, sehingga tercipta masyarakat yang harmonis, toleran, dan religius.

    (red)

  • Mahasiswa PPL UIN Sunan Kudus Berdayakan Pasien Yayasan Jalma Sehat Lewat Kaligrafi

    Mahasiswa PPL UIN Sunan Kudus Berdayakan Pasien Yayasan Jalma Sehat Lewat Kaligrafi

    KUDUS – Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) terintegrasi Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa UIN Sunan Kudus di Yayasan Jalma Sehat, Jekulo, Kudus resmi dimulai Senin (16/6/2025).

    Salah satu program unggulannya adalah bimbingan vokasional kaligrafi Arab yang diikuti oleh pasien yayasan. Inisiatif ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui keterampilan yang bernilai seni, religius, dan ekonomis.

    “Melalui pelatihan ini, kami ingin pasien tidak hanya memiliki keterampilan baru, tetapi juga termotivasi untuk menjadikan kaligrafi sebagai peluang usaha,” ungkap Agung Prastyo, salah satu mahasiswa PPL yang menjadi pengampu kegiatan.

    Pelatihan kaligrafi ini mengajarkan dasar-dasar seni kaligrafi Arab, teknik penulisan huruf Arab yang benar, dan praktik menghias berbagai media.

    Para mahasiswa PPL tak hanya memberikan bimbingan teknis, tetapi juga memotivasi pasien untuk mengembangkan karya mereka menjadi produk bernilai jual, seperti hiasan dinding, kartu ucapan Islami, dan cendera mata.

    Antusiasme pasien sangat tinggi.

    “Saya sangat senang bisa ikut kegiatan ini. Selain menambah ilmu, saya jadi punya ide untuk membuat kaligrafi sebagai hobi sekaligus usaha rumahan,” ujar Bambang, salah satu pasien yang mengikuti pelatihan.

    Kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa PPL UIN Sunan Kudus dalam menjalankan misi sosial dan edukatif selama masa tugas di Yayasan Jalma Sehat.

    (red)

  • Hari Pertama Jabat, Wabup Kudus Hadapi Aksi Ratusan Mahasiswa

    Hari Pertama Jabat, Wabup Kudus Hadapi Aksi Ratusan Mahasiswa

    KUDUS – Hari pertama menjabat sebagai Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton langsung dihadapkan pada aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa di depan Pendopo Kudus pada Jumat (21/2/2025).

    Massa aksi dari Forum Eksekutif Mahasiswa menyampaikan delapan tuntutan terkait kebijakan pemerintahan daerah. Yang menarik, Bellinda tidak hanya menemui para mahasiswa, tetapi juga membacakan sendiri tuntutan mereka di hadapan massa aksi.

    “Kami mendengar dan memahami aspirasi yang disampaikan. Tuntutan ini akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menjalankan pemerintahan ke depan,” ujar Bellinda.

    Delapan tuntutan tersebut meliputi: prioritas pada pendidikan dan kesehatan; efisiensi anggaran tanpa mengorbankan sektor pendidikan dan kesehatan; kajian ulang program Makan Bergizi Gratis (MBG); transparansi anggaran jalan sesuai kebijakan presiden; pengesahan RUU Perampasan Aset; pengawasan pengelolaan sampah di TPA Tanjung Rejo; perbaikan infrastruktur maksimal, termasuk penerangan jalan; dan ajakan kepada masyarakat untuk aktif mengawasi kebijakan pemerintah.

    Mahasiswa berharap pemerintahan baru lebih transparan, berpihak pada rakyat, dan serius menangani isu-isu penting di Kudus. Bellinda berkomitmen menyampaikan aspirasi tersebut kepada Bupati Kudus dan instansi terkait untuk diteruskan ke pemerintah pusat.

    “Kami akan membahas dan mengupayakan solusi terbaik untuk kepentingan masyarakat Kudus,” pungkasnya.

    Meskipun sempat terjadi pembakaran ban dan suasana sempat memanas, aksi unjuk rasa berlangsung tertib berkat pengamanan aparat kepolisian.

    (red)

  • Mahasiswa UAD Sulap Minyak Jelantah Jadi Sabun, Berdayakan Warga Bantul

    Mahasiswa UAD Sulap Minyak Jelantah Jadi Sabun, Berdayakan Warga Bantul

    YOGYAKARTA – Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode 138 2025, tim KKN Unit VII.C.3 di bawah bimbingan Ibu Dedy Wijayanti S.Pd., M.Hum dan pimpinan Bayu Agung Maulana, berhasil mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk bermanfaat: sabun padat.

    Pelatihan pembuatan sabun ini diselenggarakan di RT 04 Padukuhan Kuroboyo, Kelurahan Caturharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, pada Kamis (13/02/2025).

    Sebanyak 20 ibu-ibu setempat antusias mengikuti pelatihan yang dipandu oleh Citra Yuliana dari Program Studi Teknik Kimia UAD.

    Citra menjelaskan pentingnya daur ulang minyak jelantah.

    “Minyak jelantah yang dibuang sembarangan mencemari lingkungan. Mengolahnya menjadi sabun adalah solusi ramah lingkungan dan ekonomis,” ujarnya.

    Pelatihan ini, menurut Citra, memberikan nilai tambah pada limbah sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga.

    Proses pembuatan sabun terbilang sederhana. Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain minyak jelantah (yang sudah disaring), NaOH (natrium hidroksida) atau soda api, air, pewangi, pewarna alami (opsional), dan cetakan sabun. Para peserta diajarkan mulai dari penyaringan minyak jelantah hingga pencetakan sabun.

    Ibu Parti, Ketua RT 04, mengaku terkesan.

    “Saya tak menyangka minyak jelantah bisa diolah jadi sabun bagus. Ini menarik dan membuka peluang usaha baru,” tuturnya.

    Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat Kuroboyo. Pengurangan limbah minyak jelantah akan meminimalisir pencemaran, sementara keterampilan membuat sabun dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga.

    Lebih dari sekadar kegiatan akademis, pelatihan ini merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa UAD kepada masyarakat. Citra dan timnya membuktikan bahwa mahasiswa berperan penting dalam pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

    (red)

  • DPRD Cilacap Survei Lokasi Pembangunan SMK Negeri Cimanggu

    DPRD Cilacap Survei Lokasi Pembangunan SMK Negeri Cimanggu

    CILACAP – Anggota DPRD Kabupaten Cilacap dari Komisi D melakukan kunjungan kerja untuk meninjau lokasi pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Cimanggu, Senin (10/2/2025).

    Kunjungan yang berlangsung di Balai Desa Karangreja ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Cilacap, Ketua Komisi D Nike Yunita, Wakil Ketua Komisi D H. Muniriyanto, M.M., M.Pd., dan anggota Komisi D lainnya. Pihak desa, Camat Cimanggu Bambang Tutuko, S.Sos., M.Si., Kepala Desa Karangreja Sarwin, perwakilan Dinas PUPR, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga turut hadir.

    Camat Cimanggu menjelaskan bahwa pengajuan pembangunan SMA/SMK negeri di Cimanggu telah diajukan sejak 2022. Setelah pertimbangan matang, Desa Karangreja terpilih sebagai lokasi pembangunan.

    Ketiadaan SMA/SMK negeri di Cimanggu selama ini memaksa siswa melanjutkan pendidikan ke Majenang atau Karangpucung, menyulitkan akses pendidikan, terutama dengan sistem zonasi.

    Kepala Desa Karangreja, Sarwin, memastikan kesiapan desa menyediakan lahan untuk pembangunan SMK Negeri Cimanggu, meskipun sebelumnya ada usulan untuk pembangunan Puskesmas.

    Ketua DPRD Cilacap berharap pembangunan SMK Negeri Cimanggu dapat segera direalisasikan, sementara Ketua Komisi D Nike Yunita menyatakan dukungannya, namun menekankan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

    Setelah sesi pemaparan, rombongan melakukan survei langsung ke lokasi calon pembangunan SMK. Kunjungan kerja ini disambut antusias warga dan memberikan harapan baru akan hadirnya sekolah negeri di Cimanggu.

    Pengirim: Mahasiswa KKN Universitas Peradaban di Desa Karangreja Tahun 2025

  • Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Adakan Bimbel dan Kelas Literasi Rutin untuk Anak-Anak 

    Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Adakan Bimbel dan Kelas Literasi Rutin untuk Anak-Anak 

    CILACAP  – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban kelompok 4 terus berkontribusi dalam dunia pendidikan dengan mengadakan bimbingan belajar (bimbel) dan kelas literasi secara rutin setiap minggu.

    Program ini bertujuan untuk membantu anak-anak dalam memahami materi pelajaran di luar sekolah, meningkatkan keterampilan membaca dan menulis, serta membangun kepercayaan diri mereka dalam menyampaikan pendapat.

    Jadwal dan Pengajar Kegiatan 

    Bimbel dan kelas literasi ini berlangsung selama empat hari dalam seminggu di rumah induk semang Desa Jambusari, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, dengan jadwal sebagai berikut:

    – Senin: Kelas Literasi, bertujuan meningkatkan kemampuan membaca dan menulis anak-anak, diajarkan oleh Urip Purnama (Pendidikan Sekolah Dasar).

    – Selasa: Bimbel Matematika, diajarkan oleh Ade Subakti (Pendidikan Sekolah Dasar).

    – Kamis: Bimbel Bahasa Indonesia, dipandu oleh Amin Sulaiman (Pendidikan Bahasa Indonesia).

    – Jumat: Bimbel Bahasa Inggris, diajarkan oleh Nur Amalia Anissa Hidayat (Pendidikan Bahasa Inggris).

    Setiap sesi berlangsung selama satu jam setengah, dimulai pukul 18.30 hingga 20.00 WIB. Untuk mendukung efektivitas pembelajaran, Urip Purnama juga bertindak sebagai asisten pengajar dalam setiap kelas.

    Tambahan Kelas Komputer untuk Mendukung Kemampuan Digital 

    Selain bimbel dan kelas literasi, mahasiswa KKN Universitas Peradaban juga menyediakan kelas komputer gratis setelah sesi bimbel utama.

    Kelas ini dipandu oleh Tyo Hendriantoro (Sistem Informasi) dan bertujuan untuk memperkenalkan anak-anak pada keterampilan dasar penggunaan komputer, seperti mengetik, pengoperasian perangkat lunak sederhana, dan pemanfaatan internet untuk belajar.

    Antusiasme Orang Tua dan Manfaat Program

    Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, terutama para orang tua. Mereka mengaku senang karena anak-anak mereka mendapatkan tambahan ilmu di luar sekolah secara gratis.

    Seorang wali murid, Siti Rahmawati, mengungkapkan kebahagiaannya.

    “Kami sangat bersyukur dengan adanya bimbingan ini. Anak-anak tidak hanya lebih paham materi pelajaran, tetapi juga lebih percaya diri berbicara di depan kelas,”  ungkapnya.

    Kegiatan bimbel dan kelas literasi yang diinisiasi mahasiswa KKN Universitas Peradaban bukan sekadar program tambahan, tetapi menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap pendidikan anak-anak.

    Dengan pendekatan interaktif, bimbingan dari pengajar yang kompeten, serta tambahan kelas komputer, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan akademik dan keterampilan anak-anak di masa depan.

    (red)

  • Mahasiswa PPI IAIN Kudus Berdayakan Desa Ngembal Kulon Lewat Pelatihan Canva

    Mahasiswa PPI IAIN Kudus Berdayakan Desa Ngembal Kulon Lewat Pelatihan Canva

    KUDUS – Lima mahasiswa Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus berhasil meningkatkan kemampuan perangkat Desa Ngembal Kulon dalam memanfaatkan teknologi informasi.

    Mereka mengadakan penyuluhan desain grafis di Balai Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, sebagai bagian dari tugas akhir mata kuliah Politik Manajemen Pedesaan, pada Senin (16/12/2024).

    Kegiatan ini mengangkat tema “Pemanfaatan Aplikasi Canva Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Visualisasi Informasi Desa Ngembal Kulon, Kudus”.

    Penyuluhan yang berlangsung selama satu hari penuh, dari pukul 09.00 hingga 12.30 WIB, diikuti oleh seluruh perangkat desa.

    Agil Muhamad Fajar, ketua pelaksana kegiatan, menjelaskan bahwa penyuluhan ini bertujuan meningkatkan kualitas visualisasi informasi di desa. Harapannya, keterampilan yang didapat akan diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung berbagai kegiatan desa.

    “Kami berharap pelatihan ini memberikan manfaat langsung, terutama dalam promosi produk lokal dan kegiatan desa lainnya,” ujar Agil.

    Materi penyuluhan mencakup pengenalan aplikasi Canva, pembuatan akun, dan praktik langsung pembuatan desain sederhana.

    Peserta dilatih mendesain poster acara desa, peringatan hari nasional, dan pamflet ulang tahun. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan relevansi dan manfaat pelatihan ini bagi pekerjaan mereka sehari-hari.

    Dengan pelatihan ini, diharapkan Desa Ngembal Kulon dapat lebih efektif dalam menyebarkan informasi dan mempromosikan potensi desanya.

    (Red)

  • Mahasiswa PPI IAIN Kudus Sosialisasikan Pembayaran Digital QRIS kepada Pedagang di Kawasan Menara Kudus

    Mahasiswa PPI IAIN Kudus Sosialisasikan Pembayaran Digital QRIS kepada Pedagang di Kawasan Menara Kudus

    KUDUS – Mahasiswa Pemikiran Politik Islam  (PPI) IAIN Kudus angkatan 2022 sukses melaksanakan sosialisasi pembayaran digital QRIS kepada para pedagang kaki lima dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Menara Kudus pada tanggal 10 dan 11 Desember 2024. Kegiatan ini dibagi menjadi dua tim dengan tugas yang berbeda.

    Tim pertama, yang beranggotakan Luthfiy Ibrorri, Dani Listyanto, dan Virsa Indah, bertugas pada tanggal 10 Desember 2024.

    Tugas utama mereka adalah melakukan pendataan awal atau pemetaan terhadap pedagang di kawasan Menara Kudus, guna mengetahui jumlah pedagang yang telah menerapkan sistem pembayaran digital QRIS dan yang belum. Data ini menjadi dasar penting untuk pelaksanaan sosialisasi di hari berikutnya.

    Pada tanggal 11 Desember 2024, tim kedua yang terdiri dari Malika Zakia, Shofi Thowil, Tegar Satria, Garneta Malva, dan Kendy Dewanti, melanjutkan kegiatan dengan melaksanakan sosialisasi QRIS kepada para pedagang.

    Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan sistem pembayaran digital QRIS di kalangan pedagang kaki lima dan UMKM di kawasan Menara Kudus. Dengan demikian, diharapkan transaksi jual beli menjadi lebih efisien dan modern.

    Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa PPI dalam membantu perkembangan ekonomi lokal di Kudus.

    Sosialisasi QRIS diharapkan dapat mendorong peningkatan pendapatan para pedagang melalui kemudahan transaksi dan akses ke pasar yang lebih luas.

    Para mahasiswa PPI berharap program ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar Menara Kudus.

    (red)

  • Mahasiswa Al Hikmah Jepara Sukses Gelar BEM Mengabdi 2024

    Mahasiswa Al Hikmah Jepara Sukses Gelar BEM Mengabdi 2024

    JEPARA – Mahasiswa Universitas Al Hikmah Jepara berhasil melaksanakan program pengabdian masyarakat BEM Mengabdi 2024 di Dukuh Cabe, Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Jepara.

    Bertemakan “Hadir Lebih Dekat Menebar Manfaat,” kegiatan dua hari ini (14-15 Desember 2024) memberikan dampak positif di bidang kesehatan, kewirausahaan, dan lingkungan.

    Program ini diawali dengan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN 03 Batealit. Anak-anak sekolah dengan antusias mengikuti materi dan sesi kreativitas serta kewirausahaan yang dirancang untuk meningkatkan inovasi mereka.

    “Terima kasih kepada mahasiswa Universitas Al Hikmah atas kegiatan yang bermanfaat ini,” ungkap Ali Masudi, S.Pd., Wakil Kepala SDN 03 Batealit, mengapresiasi kegiatan tersebut.

    Malam harinya, warga Dukuh Cabe mendapatkan edukasi tentang pencegahan stunting dan pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

    Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, serta pembagian pakaian dan sepatu untuk anak-anak. Meskipun hujan deras mengguyur, semangat warga tetap tinggi.

    Momen haru terlihat ketika warga tetap antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan dan donor darah, bahkan hujan deras tak menyurutkan semangat mereka. Pembagian pakaian dan sepatu juga menjadi momen berharga bagi anak-anak Dukuh Cabe.

    Hari kedua, Minggu (15/12), diisi dengan senam pagi bersama warga dan kerja bakti membersihkan lingkungan, termasuk saluran air untuk mencegah banjir.

    Wakil Rektor 3 Universitas Al Hikmah Jepara, Resty Prima Kartika, S.SiT., M.Kes., menekankan pentingnya pengabdian masyarakat sebagai tanggung jawab mahasiswa

    “Kegiatan ini adalah wujud nyata dari implementasi Tridarma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

    Presiden BEM Universitas Al Hikmah, Ayu Widiyawati, berharap program ini dapat berkelanjutan, sementara Ketua panitia, Bidzikril Khakim, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung.

    “Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk program-program serupa di masa mendatang,” katanya.

    BEM Mengabdi 2024 tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Dukuh Cabe, tetapi juga menginspirasi kegiatan pengabdian serupa di masa depan.

    Kegiatan yang berakhir Minggu siang meninggalkan kesan mendalam bagi mahasiswa dan warga setempat. Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan oleh mahasiswa Al Hikmah patut diapresiasi.

    (red)

  • Mahasiswa UMK Demo, Tuntut Perbaikan Layanan IT Kampus

    Mahasiswa UMK Demo, Tuntut Perbaikan Layanan IT Kampus

    KUDUS – Kekecewaan mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) terhadap layanan IT kampus yang sering error memuncak.

    Aliansi Mahasiswa Bergerak UMK menggelar demonstrasi pada Rabu (13/11/2024), menuntut perbaikan layanan IT yang dinilai menghambat hak-hak mereka sebagai mahasiswa.

    Presiden BEM UMK, Helmi Yahya, menyatakan bahwa audiensi sebelumnya dengan pihak kampus tidak menunjukkan komitmen nyata untuk memperbaiki layanan IT.

    “Kami sudah bertemu dengan pimpinan pada 24 Agustus dan 6 November, namun tidak ada perubahan signifikan,” ujar Helmi.

    Aliansi mahasiswa menuntut restrukturisasi Lembaga Sistem Informasi (LSI) dengan tenggat waktu tiga hari untuk mengeluarkan surat putusan. Mereka juga mendesak Rektor UMK untuk memberikan solusi konkret dalam satu hari.

    Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, mahasiswa mengancam akan mengajukan permohonan anggaran ke Forkopimda untuk pembelian server yang lebih baik dan akan melakukan boikot pembayaran UKT secara masif.

    Menanggapi tuntutan mahasiswa, Wakil Rektor III UMK, Sugeng Slamet, menyatakan bahwa rapat pada 14 November menghasilkan langkah tindak lanjut, seperti penunjukan Dekan Fakultas Teknik sebagai koordinator perbaikan layanan IT, sinkronisasi aplikasi, dan intensifikasi log gangguan. Pihak kampus juga akan menjadwal ulang aktivitas akademik untuk mencegah gangguan sistem.

    Aksi demonstrasi ini menunjukkan kekecewaan mahasiswa terhadap kinerja layanan IT kampus yang dinilai tidak memadai. Keberhasilan pihak kampus dalam memenuhi tuntutan mahasiswa akan menjadi penentu bagi kelancaran proses belajar mengajar di UMK.

    (red)