Siap Kolaborasi, Posko 73 KKN UIN Walisongo Mulai Pengabdian di Karangtowo

Demak31 Dilihat

DEMAK – Semangat pengabdian nyata dari kampus menuju masyarakat mulai terasa di wilayah Kabupaten Demak yang dikenal sebagai Kota Wali. Hal ini terlihat jelas dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN MIT) gelombang ke-22 Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang tahun 2026.

Salah satu momen penerimaan yang berlangsung penuh kehangatan terjadi di Desa Karangtowo, Kecamatan Karangtengah. Para mahasiswa Posko 73 disambut secara resmi oleh perangkat desa, tokoh agama, pengurus lembaga kemasyarakatan, serta warga setempat.

Kedatangan kelompok ini merupakan bagian dari pengerahan total 1.301 mahasiswa UIN Walisongo yang akan ditempatkan di 87 desa yang tersebar di lima kecamatan di Demak. Mengusung tema utama “Pemberdayaan Masyarakat melalui Ekonomi Kreatif, Literasi Kesehatan, dan Inovasi Sosial Berbasis Desa”, Posko 73 berkomitmen menyusun dan menjalankan program yang tepat sasaran sesuai kebutuhan riil warga Karangtowo.

Acara penerimaan digelar di Balai Desa Karangtowo pada Selasa, 21 Juli 2026, dengan kehadiran jajaran aparatur desa, Dosen Pendamping Lapangan, serta tokoh masyarakat setempat.

Dosen Pendamping Lapangan Posko 73, Mustopa, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah desa dan seluruh warga yang telah menerima mahasiswa dengan penuh ketulusan. Ia juga mengingatkan peserta KKN untuk senantiasa menjaga etika serta nama baik almamater, sekaligus menerapkan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah secara langsung di tengah masyarakat.

“KKN bukan sekadar menggugurkan kewajiban akademik, melainkan ruang belajar yang sesungguhnya (lab of society). Kami menitipkan anak-anak kami di Desa Karangtowo ini. Bimbing mereka, arahkan jika ada kekeliruan, dan semoga kolaborasi antara akademisi dan masyarakat ini mampu melahirkan program yang maslahat dan berkelanjutan,” pesan Mustopa.

Sementara itu, Kepala Desa Karangtowo Suwono menyambut baik kedatangan mahasiswa dan membuka kesempatan seluas-luasnya untuk bekerjasama memajukan desa. Ia berharap para mahasiswa dapat menyatu dengan kehidupan warga serta memahami budaya lokal yang ada.

“Kami atas nama pemerintah dan warga Desa Karangtowo mengucapkan selamat datang dan siap membersamai adik-adik mahasiswa Posko 73. Silakan beradaptasi, berbaur dengan tradisi keagamaan dan sosial yang kuat di sini, serta hadirkan inovasi yang bisa mengangkat potensi desa,” ujarnya.

Koordinator Desa Posko 73, Muhammad Miftahul Khoir, turut mengucapkan terima kasih atas dukungan dari pihak kampus serta sambutan hangat warga. Ia memohon arahan dan bimbingan agar seluruh rencana kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata.

“Kami mohon bimbingan dari bapak/ibu semua. Harapan kami, kehadiran Posko 73 mampu menjadi mitra strategis masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian kreatif, literasi, serta merajut kebersamaan dalam kegiatan sosial keagamaan di Desa Karangtowo,” ungkapnya.

(red)