Perayaan Kue Bulan 2026 di Kudus, Dorong Penguatan Moderasi Beragama dan Pembangunan Ikon Kampung Moderasi

Kudus98 Dilihat

KUDUS — Perayaan Kue Bulan dan Doa Syukur Tahun 2026 dilaksanakan pada Jumat (25/9/2026) pukul 08.30 WIB di lokasi pembangunan Ikon Kampung Moderasi Beragama, kawasan Tanjungkarang Jati, Kabupaten Kudus. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat toleransi, kerukunan, dan moderasi beragama di tengah kehidupan bermasyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, H. Shony Wardana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi karena penyelenggaraan perayaan ini dari tahun ke tahun semakin dihadiri banyak peserta. Hal itu dinilainya sebagai indikator semakin tumbuhnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga moderasi beragama.

Shony juga memohon dukungan dari berbagai pihak agar pembangunan Ikon Kampung Moderasi Beragama Kabupaten Kudus dapat segera terwujud.

«“Mohon bantuan dan dukungannya dari semua pihak dalam pembangunan Ikon Kampung Moderasi Beragama Kabupaten Kudus agar bisa secepatnya terealisasi sebagai ruang perjumpaan semua agama,” ujar Shony.»

Ia berharap proses pengalihan status tanah bengkok kepala desa menjadi aset desa dapat berjalan lancar dan dimudahkan.

Selain itu, Shony menekankan perlunya generasi muda, khususnya Generasi Z, dibekali pemahaman yang kuat tentang moderasi beragama. Langkah ini penting agar mereka tidak mudah terprovokasi oleh pihak yang berupaya memecah belah persatuan bangsa dan merusak kerukunan antarumat beragama.

“Yang paling penting adalah bagi anak muda (generasi Z) untuk dibekali ilmu moderasi beragama agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak lain yang ingin memecah belah bangsa Indonesia, yakni memudarkan kerukunan antarumat beragama,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga sikap toleransi dan saling menghormati, nilai yang sejalan dengan ajaran Sunan Kudus yang menekankan prinsip tepo seliro.

“Kita semua harus selalu menjaga toleransi (tepo seliro) seperti ajaran Sunan Kudus,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kudus yang diwakili oleh Kepala Kesbangpollinmas Kabupaten Kudus menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan ikon tersebut. Pemkab Kudus juga meminta instansi terkait untuk membantu proses pengurusan akses jalan, lahan, serta kebutuhan lain yang diperlukan.

“Pemerintah Kabupaten Kudus sangat mendukung pembangunan Ikon Kampung Moderasi Beragama Kabupaten Kudus. Kami mohon semua dinas terkait yang hadir pada hari ini bisa membantu dalam proses pengurusan jalan, tanah, dan lain sebagainya. Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Perayaan Kue Bulan dan Doa Syukur 2026 ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan semakin mempererat hubungan antarwarga dan memperkuat komitmen bersama menjaga kerukunan hidup antarumat beragama di Kabupaten Kudus. Pembangunan Ikon Kampung Moderasi Beragama di Tanjungkarang Jati pun diharapkan kelak menjadi ruang pertemuan lintas umat beragama serta simbol penguatan budaya toleransi di Kudus.

(red)