Fashion Arrafi Kudus Tampilkan Perpaduan Budaya dan Modern, Hadirkan Deretan Artis Ibu Kota

Kudus54 Dilihat

KUDUS – Perhelatan fesyen bertajuk Fashion Arrafi yang digelar di Kabupaten Kudus berlangsung sangat meriah. Acara ini menampilkan deretan artis ibu kota serta pertunjukan yang memadukan kekayaan budaya dengan tren masa kini. Kehadiran acara ini tidak hanya menjadi daya tarik tersendiri bagi warga, tetapi juga menjadi bukti semakin kreatif dan berkembangnya industri fesyen lokal.

Pemilik Fashion Arrafi, Farichah Hanim atau yang akrab disapa Bunda Hanim, menyampaikan bahwa pihaknya sengaja mengundang sejumlah seniman dan aktor yang selama ini telah menjalin hubungan baik dengannya. Kehadiran tokoh-tokoh publik ini diharapkan dapat memberikan suasana baru serta menambah semarak perhelatan tersebut.

Beberapa nama yang hadir antara lain Arya Saloka, Iqbal Fauzi, Fara Shakila, Elly Sugigi, Saipul Jamil, Rizky Ridho DA, serta puluhan aktor lainnya, termasuk sejumlah talenta binaan aktor Reza Rahadian.

“Karena mereka memang sudah menjadi bagian dari circle saya. Hubungan kami sudah seperti teman, keluarga, bahkan seperti anak sendiri,” ujar Bunda Hanim.

Ia menjelaskan bahwa jumlah tamu yang diundang sebenarnya cukup banyak. Namun pada sesi awal masih terlihat beberapa kursi yang kosong. Kondisi itu diduga karena konsep acara yang menyediakan area makan di sekitar kolam renang, sehingga sebagian tamu memilih menikmati hidangan terlebih dahulu sebelum masuk ke area panggung utama.

Dalam penyelenggaraannya, Fashion Arrafi mengusung dua konsep utama. Sesi pertama mengangkat tema Belanda yang dikemas melalui peragaan busana dan pertunjukan teatrikal. Sementara sesi kedua menampilkan gaya Korea yang dipadukan dengan sentuhan kebaya sebagai ciri khas busana tradisional.

Meski mengangkat tema modern, jenis hiburan yang ditampilkan tetap disesuaikan dengan selera masyarakat Kudus. Oleh karena itu, panggung hiburan diisi dengan pertunjukan musik dangdut agar suasana semakin hidup dan dapat dinikmati oleh semua kalangan.

“Konsep Korean style kami modifikasi dengan unsur kebaya. Tetapi hiburannya tetap dangdut karena masyarakat Kudus sangat menikmati musik ambyar dan dangdutan,” katanya.

Selain menampilkan koleksi busana terbaru Fashion Arrafi, acara ini juga melibatkan anak-anak sebagai model. Salah satunya adalah Mohammad Iyas Al-Muzanni, putra dari Bunda Hanim. Anak berusia 10 tahun itu tampil memperagakan busana di atas panggung bersama para model profesional lainnya.

Sementara itu, aktor Iqbal Fauzi menjadi salah satu figur publik yang paling banyak menyita perhatian pengunjung selama perhelatan berlangsung. Kehadirannya disambut antusiasme tinggi oleh para tamu yang berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan untuk berfoto dan menyapa langsung sang aktor.

Bunda Hanim menambahkan bahwa menghadirkan artis ibu kota dalam acara Fashion Arrafi bukanlah hal yang baru. Kebiasaan ini sudah dilakukan sejak lama, baik dalam acara keluarga maupun kegiatan fesyen, bahkan sebelum tren melibatkan artis di berbagai acara menjadi populer seperti saat ini.

“Usai kegiatan, para artis dijadwalkan mengikuti agenda makan malam bersama sebelum kembali melanjutkan aktivitas masing-masing,” katanya.

Selaku Ketua Komunitas Fashion Kudus (KFK), Bunda Hanim juga berharap semakin banyak masyarakat maupun pelaku usaha di Kudus yang berani menyelenggarakan kegiatan kreatif serupa dengan melibatkan figur nasional. Langkah ini dinilai dapat memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong kemajuan sektor ekonomi kreatif.

Ia juga menilai perkembangan dunia fesyen di Kudus saat ini semakin positif, dengan bermunculannya berbagai merek lokal yang menawarkan karya inovatif dan mampu bersaing secara sehat.

“Kondisi itu menjadi inspirasi untuk terus menghadirkan karya-karya baru sekaligus memperkuat posisi Kudus sebagai daerah yang memiliki potensi besar di industri fesyen,” pungkasnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *