Demi Meningkatkan Antusiasme Siswa dalam Menerima MBG, SPPG Purworejo Margoyoso Pati Kenakan Kostum Tari Jaranan saat Pendistribusian

Pati73 Dilihat

PATI ― Pada Kamis (15 Januari 2026), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purworejo, Margoyoso, Pati, yang berada di bawah naungan Yayasan Bintang Mulya Saka, melakukan pendistribusian menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengenakan kostum tari jaranan ke 14 sekolah di Desa Purworejo, Desa Purwodadi, dan Desa Ngemplak Lor, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Program MBG merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN).

Program ini bertujuan memberikan makanan bergizi gratis bagi anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Selain itu, program ini juga berfungsi untuk menurunkan angka stunting dan malnutrisi, meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan petani dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rantai pasok sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

SPPG Purworejo Margoyoso Pati telah memasuki masa operasional selama lima bulan, namun baru kali pertama melakukan kegiatan pendistribusian menu MBG dengan mengenakan kostum. Sehari-hari, pendistribusian menu MBG dilakukan oleh dua sopir dan dua petugas navigasi yang mengenakan seragam relawan seperti biasanya. Meskipun demikian, para siswa sekolah penerima manfaat (PM) program ini selalu bersemangat menerima menu MBG dari SPPG Purworejo.

Inisiasi kegiatan ini muncul atas arahan Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, yang mengusulkan penggunaan kostum Power Ranger saat pendistribusian menu MBG untuk menarik minat siswa, khususnya agar mereka bersemangat makan menu MBG setiap hari. Dengan tujuan yang sama, SPPG Purworejo Margoyoso Pati sedikit mengubah konsep kostumnya dengan menggunakan kostum tari jaranan.

Nadia Ma’unatul Laili, Kepala Lapangan SPPG Purworejo, menyebutkan, “Kami ingin memberikan kesan istimewa di hati para siswa dengan mendistribusikan menu MBG sambil mengenakan kostum tari jaranan. Selain untuk meningkatkan antusiasme siswa dalam menerima MBG, kami juga bertujuan mengenalkan kostum tari jaranan yang merupakan salah satu seni budaya tradisional khas Nusantara. Untuk mendukung tujuan tersebut, pada hari itu kami juga menyajikan menu nasi pecel yang merupakan salah satu kuliner tradisional khas Nusantara.”

Hal ini dikonfirmasi oleh salah satu guru dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) Purwodadi, Muhammad Afif.

Ia mengatakan, “Kami sangat menerima baik program MBG ini, terlebih ketika pendistribusian dilakukan oleh SPPG Purworejo dengan cara unik yaitu mengenakan kostum tari jaranan. Para siswa kami sangat antusias ketika mengetahui mobil MBG datang dengan para sopirnya yang mengenakan kostum tari jaranan. Selain mengetahui seni budaya Indonesia, mereka juga menjadi lebih bersemangat untuk menghabiskan menu MBG yang disajikan.”

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *