Banyak Jenisnya! Kelinci Anggora hingga Rex Dijual di Dandangan Kudus 2026

Kudus52 Dilihat

KUDUS — Event tahunan Dandangan kembali menghibur masyarakat Kudus jelang Ramadan 2026. Acara yang menjadi magnet wisata dan ekonomi rakyat ini diisi oleh ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai bidang, mulai dari kuliner khas daerah, produk kerajinan tangan, hingga penjual hewan peliharaan yang menarik banyak perhatian.

Di antara beragam lapak yang ada, salah satu yang paling diminati pengunjung adalah lapak hewan peliharaan milik Aji. Ia menawarkan berbagai pilihan hewan peliharaan mulai dari yang kecil seperti hamster dan marmut, hingga kelinci dengan berbagai jenis, serta perlengkapan pendukung seperti kandang khusus.

“Yang kami jual hamster, kelinci, marmut, sama kandang-kandang hamster seperti itu,” ujarnya.

Harga produk yang ditawarkan bervariasi sesuai dengan jenis dan ukuran hewan. Untuk hamster, harga mulai dari Rp30 ribu hingga Rp55 ribu. Sementara kelinci memiliki rentang harga yang lebih luas, mulai dari Rp65 ribu hingga sekitar Rp250 ribu tergantung pada jenis dan ukuran tubuhnya.

“Kalau hamster mulai Rp30 ribu, ada Rp35 ribu sampai Rp55 ribu. Kalau kelinci mulai Rp65 ribu sampai Rp250 ribu tergantung jenis dan besarnya,” jelasnya.

Menurut Aji, jenis kelinci yang dijual di lapaknya cukup beragam, antara lain kelinci Anggora, Persia, Flemish Giant, Netherland, Mini Dutch, hingga Rex yang memiliki ciri khas bulu yang unik.

Selain melakukan penjualan, Aji juga aktif berbagi pengetahuan tentang cara merawat hewan peliharaan, terutama untuk kelinci yang banyak diminati pengunjung. Ia menyampaikan bahwa perawatan kelinci tidak sesulit yang dibayangkan selama aspek pakan dan kebersihan kandang tetap terjaga dengan baik.

“Sebenarnya kelinci itu mudah dirawat. Makanannya jangan terlalu banyak, dan yang penting kebersihan kandang dijaga supaya tidak gampang sakit,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pemberian pakan perlu disesuaikan dengan jenis makanan yang diberikan. Jika kelinci diberi pelet kering sebagai makanan utama, maka perlu diberikan akses air minum yang cukup. Namun jika pakan utama adalah sayuran segar, biasanya kandungan air di dalamnya sudah cukup untuk kebutuhan harian kelinci.

“Kalau makannya pelet kering boleh dikasih minum. Tapi kalau sayur biasanya tidak perlu banyak air karena sudah ada kadar airnya,” jelasnya.

Menurut Aji, kebersihan kandang merupakan faktor krusial untuk mencegah munculnya berbagai penyakit pada kelinci, seperti infeksi jamur di telinga atau masalah kulit akibat kelembapan dan kotoran yang menumpuk.

“Kalau kandang tidak rutin dibersihkan bisa bau dan kelinci gampang sakit, misalnya jamur di telinga. Jadi harus rajin bersihkan kandang dan ganti makanan,” katanya.

Keberadaan lapak UMKM seperti milik Aji tidak hanya memperkaya ragam produk di Dandangan 2026, tetapi juga berperan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya perawatan yang tepat untuk hewan peliharaan.

Event tahunan Dandangan ini kembali menunjukkan peranannya sebagai ruang bertemunya aktivitas ekonomi rakyat dan sarana hiburan bagi masyarakat menjelang kedatangan bulan suci Ramadan.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *