Golkar Demak Perkuat Basis Akar Rumput, Siap Rebut Kemenangan Pemilu

Demak26 Dilihat

DEMAK – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Demak tengah membangun kekuatan dan mematangkan strategi politik guna menghadapi Pemilihan Umum Legislatif yang akan datang.

Semangat baru partai berlambang pohon beringin ini terasa semakin kuat dengan masuknya berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kepemudaan, lingkungan pesantren, komunitas seni, hingga kelompok Karang Taruna yang kini bergabung dan memperkaya barisan kader partai.

Ketua DPD Partai Golkar Demak, Siswanto, menyampaikan bahwa struktur kepengurusan baru yang kini berjalan telah diisi oleh banyak wajah baru dengan latar belakang organisasi yang sangat beragam. Keberagaman ini, menurutnya, merupakan aset berharga yang akan memperkokoh konsolidasi partai hingga ke tingkat terbawah atau akar rumput.

“Hari ini Golkar menerima banyak energi positif baru. Ada dari alumni Pondok Pesantren Fatkhul Huda, HMI, Karang Taruna, komunitas seni, dan berbagai kelompok masyarakat lainnya,” ujar Siswanto saat memimpin kegiatan pendidikan politik dan silaturahmi antar pengurus di Demak.

Kehadiran kader-kader baru yang membawa pengalaman dari berbagai organisasi tersebut dinilai sebagai sinyal positif yang menandai kebangkitan Partai Golkar di wilayah Demak. Siswanto menaruh harapan besar agar tambahan kekuatan ini mampu mendongkrak capaian partai meraih hasil yang jauh lebih baik pada kontestasi pemilu mendatang.

Ia mengakui bahwa dalam beberapa ajang politik terakhir, Golkar Demak sebenarnya telah menunjukkan tren yang positif dan terus meningkat. Namun, satu target utama yang masih menjadi fokus utama dan harus diperjuangkan adalah meraih kemenangan tertinggi pada Pemilu Legislatif nanti.

“Kita sudah menang di berbagai pilkada maupun kontestasi lain. Tinggal pileg yang harus kita perjuangkan bersama agar Golkar bisa menjadi juara,” katanya tegas.

Dalam kesempatan yang sama, Siswanto juga memberikan pesan khusus kepada para kader muda agar tidak hanya mengandalkan semangat dan energi saja, tetapi juga harus dibekali dengan kemampuan menganalisis situasi politik serta dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Seorang politisi, menurutnya, harus peka terhadap berbagai persoalan yang ada di masyarakat agar setiap langkah dan kebijakan organisasi yang diambil selalu tepat sasaran dan bermanfaat.

“Boleh muda, tapi harus cerdas. Cerdas itu harus mampu membaca keadaan, membaca peristiwa politik, dan memahami kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara kegiatan, M Debby Rizani, menyebut momen pendidikan politik ini sebagai langkah awal yang sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi di antara para pengurus baru DPD Golkar Demak.

Dengan masuknya kader-kader dari latar belakang yang beragam, Debby berharap akan lahir warna baru dan ide-ide segar yang mampu memajukan kinerja partai.

“Ini menjadi awal yang baik untuk saling mengenal dan bersama-sama menjaga marwah Partai Golkar di Kabupaten Demak,” ujar Debby.

Ia juga berharap seluruh jajaran pengurus dapat menjaga kekompakan dan menghadirkan program-program kerja yang nyata dan bermanfaat bagi masyarakat luas, sehingga keberadaan partai ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh publik.

Lebih lanjut, Debby juga menyinggung serangkaian kegiatan sosial yang telah dilakukan Golkar Demak sebelumnya. Salah satunya adalah tindakan partai yang memfasilitasi rombongan Bhiksu Thudong yang melintas di wilayah Demak beberapa waktu lalu. Kegiatan lintas iman ini dinilai penting sebagai bentuk pembangunan citra partai yang terbuka, inklusif, dan dekat dengan semua kalangan tanpa membeda-bedakan.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Demak, Sutrisno, menginginkan kepengurusan baru ini mampu mengembalikan kejayaan masa lalu. Ia menargetkan agar Golkar Demak bisa kembali meraih prestasi gemilang seperti saat partai ini mampu mengantarkan wakilnya menduduki hingga 20 kursi di legislatif.

Sutrisno juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dan komunikasi yang terus-menerus dengan para sesepuh partai serta tokoh masyarakat di setiap wilayah. Pengalaman dan jaringan mereka dianggap sebagai bekal utama untuk memperluas basis dukungan politik.

“Silaturahmi dengan para sesepuh jangan sampai putus. Pengalaman mereka penting untuk membina dan memperluas jaringan masyarakat,” katanya.

Selain bergerak di jalur politik elektoral, Sutrisno juga meminta seluruh kader untuk aktif berperan dalam kegiatan sosial, lingkungan pesantren, dunia seni, hingga gerakan kepemudaan. Pendekatan melalui jalur sosial dan budaya dinilai sebagai cara paling efektif untuk membangun kedekatan emosional dengan warga sekaligus memperkuat militansi kader di tingkat bawah.

Pengurus Partai Golkar Demak lainnya, Sodikin, menilai semangat kebersamaan yang mulai tumbuh subur di tubuh partai merupakan sinyal positif yang sangat kuat untuk menyongsong agenda politik ke depan. Baginya, kekompakan antar kader adalah modal paling besar yang akan menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar.

“Kalau seluruh kader tetap solid dan terus bergerak bersama masyarakat, saya optimistis Golkar Demak bisa semakin besar dan lebih dipercaya masyarakat,” pungkasnya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *