SEMARANG – Salah satu agenda yang paling dinantikan dalam rangkaian acara ASTUNGKARA Vol V , yaitu tradisi Api Unggun, sukses digelar di Lapangan Trisobo Park, Boja, Sabtu malam (10/10/2026). Mengusung konsep baru, gelaran tahun ini menghadirkan dan melibatkan langsung para alumni Organisasi Daerah Keluarga Mahasiswa Rembang Semarang (KAMARESA) angkatan 2014, 2020, dan 2022, serta dihadiri oleh ratusan mahasiswa asal Rembang yang menempuh pendidikan di Semarang.
Ketua Umum KAMARESA, Badi’ul Hikam, secara resmi membuka rangkaian acara sekaligus menyalakan api utama. Dalam berbagai hal, ia menekankan pentingnya rasa kekeluargaan dan persaudaraan di dalam wadah KAMARESA.
“KAMARESA bukan sekadar tempat bertarung atau teman bermain saja, melainkan saudara dan rumah tempat kita berasal,” ujar Hikam.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan angkatan 2024, Mirna Wahidatun, juga memberikan motivasi kepada seluruh anggota aktif untuk selalu merawat semangat belajar di perguruan tinggi.
“Saya berpesan kepada kalian semua, tetaplah berjuang dan kobarkan semangat dalam menuntut ilmu di UIN Walisongo layaknya kobaran api yang menyala di depan kita ini. Dan yang paling penting, jangan pernah melupakan KAMARESA,” tegas Mirna.
Pesan hangat juga disampaikan oleh Mas Verry, Demisioner Pengurus KAMARESA yang hadir mewakili Alumni Angkatan 2014. Ia mengingatkan agar para kader muda tidak melupakan akar kedaerahan mereka meskipun aktif di berbagai dinamika kampus.
“Di mana pun kalian berkembang dan tumbuh—baik di organisasi intra maupun ekstra seperti PMII, HMJ, ataupun UKM—jangan pernah melupakan KAMARESA. KAMARESA adalah wadah untuk kalian kembali ke tempat asal kalian, yaitu Rembang,” tutur Verry.
Melalui gelaran ASTUNGKARA Vol V dan prosesi api puncak ini, KAMARESA berharap seluruh anggotanya senantiasa menjaga tali silaturahmi, saling merangkul, dan membawa nama baik daerah asal di manapun mereka berkiprah.
Kontributor: Devinaa
