Tag: Pilkada

  • Relawan Lutfi-Yasin Kudus Gencar Sosialisasi Lewat Senam dan Door-to-Door

    Relawan Lutfi-Yasin Kudus Gencar Sosialisasi Lewat Senam dan Door-to-Door

    KUDUS – Tim relawan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi dan Gus Yasin, di Kabupaten Kudus terus bergerak aktif dalam mempromosikan pasangan tersebut.

    Ketua Relawan Tim Pemenangan Lutfi-Yasin Kudus, Didik HS, mengungkapkan bahwa kegiatan relawan telah menjangkau hingga tingkat desa. Sejak Agustus 2024, mereka melakukan canvassing dari rumah ke rumah, memperkenalkan program unggulan Ahmad Lutfi dan Gus Yasin melalui pembagian kaos, stiker, dan pamflet.

    “Pergerakan ini terus kami lakukan sejak penetapan Calon Gubernur, dengan tambahan agenda senam yang dibagi dalam empat daerah pemilihan (dapil) di Kudus,” ujar Didik.

    Kegiatan senam ini diadakan sebagai bagian dari upaya sosialisasi, dengan jumlah peserta yang mencapai 3.000-4.000 orang per dapil. Terakhir, kegiatan senam diadakan di lapangan Desa Jepang, Kecamatan Mejobo.

    Hadiah yang diberikan kepada peserta senam pun bervariasi. Di Tanjungrejo, hadiah utama berupa sepeda gunung disertai dengan hadiah elektronik, sementara di kegiatan selanjutnya hadiah berupa sembako.

    Selain itu, kegiatan senam ini juga melibatkan banyak ibu-ibu, yang diingatkan untuk mendukung pasangan Lutfi-Yasin dalam pemilihan gubernur mendatang.

    Selain senam, relawan juga mengumpulkan simpul-simpul relawan yang tersebar di Kudus, seperti Komando Pak Lutfi, Simpul Lindu Aji, Gerakan Cinta Lutfi, serta advokat untuk Pak Lutfi. Didik sebagai koordinator kabupaten menyebutkan pentingnya mengakomodasi semua simpul relawan ini agar mereka bisa bekerja sama secara maksimal.

    “Kami lebih fokus pada kegiatan kampanye, dan kolaborasi dengan tim Gus Yasin juga menjadi bagian penting dalam upaya pemenangan ini,” jelas Didik.

    (red)

  • PDB: Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN di Pati, Tanda Bahaya bagi Demokrasi

    PATI – Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) mengecam keras dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada 2024 di Kabupaten Pati. Hal ini menyusul beredarnya foto tiga ASN yang diduga berpose bersama salah satu pasangan calon bupati-wakil bupati Pati.

    Ketua Pemantau Pemilihan PDB, M. Rikza Hasballa, menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut.

    “Isu netralitas ASN dalam Pilkada merupakan perhatian serius bagi PDB,” tegasnya.

    Ia menegaskan bahwa netralitas ASN merupakan pilar penting dalam penyelenggaraan Pilkada yang demokratis dan berintegritas.

    “Kejadian ini sangat memprihatinkan karena dapat memicu ketidakpercayaan publik terhadap proses Pilkada yang sedang berlangsung,” imbuhnya.

    Rikza mengingatkan bahwa netralitas ASN merupakan kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang No 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

    “ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi politik dan tidak boleh menggunakan jabatannya untuk mendukung atau menentang calon tertentu,” tegasnya.

     PDB berkomitmen untuk mengawasi netralitas ASN dalam Pilkada di Pati. “Kami akan melakukan pemantauan secara ketat dan melaporkan setiap dugaan pelanggaran kepada pihak berwenang,” ujarnya.

    Ia juga menyatakan akan bekerja sama dengan lembaga pengawas pemilu lainnya, seperti Bawaslu, untuk memastikan Pilkada berjalan dengan adil dan demokratis.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi netralitas ASN dalam Pilkada. Laporkan setiap dugaan pelanggaran kepada PDB atau lembaga pengawas pemilu lainnya. Mari kita jaga integritas Pilkada di Pati agar tercipta proses demokrasi yang jujur dan adil,” ajaknya.

    (Red)

  • Perisai Demokrasi Bangsa Gelar Silaturahmi Nasional, Siap Pantau Pilkada Serentak 2024 Se-Indonesia

    Jum’at, 11 Oktober 2024. Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) menggelar Silaturahmi Nasional secara virtual, sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan diri mengawal Pilkada Serentak 2024. Acara ini dihadiri oleh pengurus dan anggota PDB dari seluruh Indonesia, yang mewakili masing-masing provinsi dan kabupaten/kota.

    Silaturahmi Nasional ini menjadi momen penting bagi PDB untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar pengurus dan anggota di seluruh Indonesia. PDB berkomitmen untuk menjalankan peran sebagai pemantau independen dalam Pilkada Serentak 2024, dengan fokus pada pengawasan terhadap proses demokrasi di tingkat daerah.

    Ketua Perisai Demokrasi Bangsa, M. Rikza Hasballa, dalam sambutannya menegaskan bahwa PDB siap mengawal Pilkada Serentak 2024 secara profesional dan independen. “Kami berkomitmen untuk memastikan terselenggaranya Pilkada yang demokratis, jujur, dan adil,” ujar Rikza. “PDB akan menjadi mata dan telinga masyarakat dalam mengawasi jalannya Pilkada, sehingga proses demokrasi dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas.”

    Acara ini juga menjadi kesempatan bagi PDB untuk membahas strategi pemantauan Pilkada Serentak 2024.

    Perisai Demokrasi Bangsa akan fokus pada beberapa aspek penting, seperti:

    1. Transparansi dan Akuntabilitas: PDB akan mengawasi proses pemilihan, mulai dari tahapan kampanye, hingga penghitungan suara, untuk memastikan berlangsungnya proses yang transparan dan akuntabel.

    2. Netralitas Aparatur Negara: PDB akan memantau netralitas aparatur negara, khususnya TNI dan Polri, dalam pelaksanaan Pilkada. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang kondusif dan bebas dari intervensi pihak tertentu.

    3. Partisipasi Masyarakat: PDB akan mendorong partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi, dengan memberikan edukasi dan informasi terkait Pilkada. PDB juga akan memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan mengawasi jalannya Pilkada.

     

    Silaturahmi Nasional ini dihadiri oleh perwakilan PDB dari 6 Provinsi & 18 Kabupaten/Kota Se-Indonesia. Jumlah persebaran daerah tersebut akan terus bertambah karema tingginya antusias pemuda yang ingin bergabung dengan PDB, Hal ini menunjukkan komitmen PDB untuk mengawasi Pilkada Serentak 2024 secara menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia.

    PDB berharap, melalui Silaturahmi Nasional ini, seluruh anggota PDB dapat bekerja sama secara efektif dan efisien dalam mengawal Pilkada Serentak 2024. PDB berkomitmen untuk menjalankan peran sebagai pemantau independen yang kredibel dan profesional, guna memastikan terselenggaranya Pilkada yang demokratis, jujur, dan adil.

  • Patroli Gabungan TNI-Polri dan Satpol PP Jaga Kondusivitas Jelang Pilkada Demak

    DEMAK – Polres Demak, bersama TNI dan Satpol PP, menggelar patroli skala besar di wilayah hukum Polres Demak pada Sabtu malam (28/9/2024).

    Tim gabungan ini menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat untuk menyisir wilayah-wilayah yang dianggap rawan di Kabupaten Demak.

    Wakapolres Demak, Kompol Aldino Agus Anggoro, menjelaskan bahwa patroli gabungan ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang Pilkada serentak 2024.

    “Patroli gabungan ini merupakan upaya untuk menjaga kondusivitas wilayah menjelang pelaksanaan Pilkada,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Aldino mengungkapkan bahwa patroli ini juga bertujuan untuk mencegah berbagai gangguan Kamtibmas yang tengah marak terjadi, seperti peredaran minuman keras (miras), balap liar, dan kejahatan jalanan.

    “Kami ingin memastikan bahwa wilayah Demak aman dari berbagai ancaman yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.

    Selain melakukan patroli, personel gabungan juga memberikan imbauan kepada warga masyarakat dan remaja yang sedang berkumpul di tempat umum.

    “Kami menasehati warga agar tidak beraktivitas larut malam dan mengimbau mereka untuk tidak melakukan pelanggaran hukum, termasuk tindak pidana,” tambahnya.

    Patroli skala besar ini melibatkan 150 personel gabungan dari Polres Demak, Kodim 0716/Demak, dan Satpol PP.

    “Kami berharap dengan adanya patroli gabungan ini, Kabupaten Demak tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

    (Adm)

  • 166 Anggota Perisai Demokrasi Bangsa Siap Awasi Pilkada 2024 di Seluruh Jawa Tengah

    SEMARANG – Tim pemantau Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2024, Perisai Demokrasi Bangsa, resmi mendaftarkan diri ke KPU Jawa Tengah pada Kamis (29/08/2024).

    Berkas pendaftaran diterima langsung oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Tengah, Akmaliyah.

    Ketua umum Perisai Demokrasi Bangsa, Muhammad Rikza Hasballa mengatakan, bahwa timnya adalah pemantau pemilihan pertama yang mendaftarkan diri sebagai masyarakat yang peduli akan berlangsungnya proses Pilkada tahun 2024 di Jawa Tengah.

    Ia menyebutkan bahwa ada 166 anggotanya yang tersebar di 27 kabupaten/kota se-Jawa Tengah yang berkasnya dinyatakan lengkap oleh KPU.

    “Kami tinggal menunggu diterbitkannya sertifikat akreditasi pemantau pemilihan dan kartu tanda pengenal,” katanya.

    Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Tengah, Akmaliyah menghimbau para Pemantau Pilkada agar menunggu proses sertifikat akreditasi pemantau pemilihan sekitar satu sampai dua minggu ke depan. Jika sudah siap, pihaknya akan melakukan serah terima di kantor KPU Jateng.

    “Saya harap pemantau dapat aktif menyukseskan Pilkada dengan memberikan saran dan kritik, baik kepada peserta Pilkada dan Kami (pelaksana teknis) sendiri,” ujarnya.

    (Red)

  • PPK Winong Sosialisasikan Pilkada Serentak 2024 di Acara Senam dan Jalan Sehat

    PATI – Pada tanggal 15 Agustus 2024, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Winong mengadakan kegiatan Sosialisasi Pilkada Serentak Tahun 2024 di acara Senam dan Jalan Sehat se-Kecamatan Winong dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 79.

    Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai lintas sektor terkait, termasuk Forkopimcam, Kepala Desa, unsur organisasi kemasyarakatan dan Siswa siswi SMA/SMK sederajat di lingkungan Kecamatan Winong.

    Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai proses dan tahapan Pilkada Serentak 2024 kepada seluruh peserta.

    Selain itu, sosialisasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif dan kesadaran masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2024 untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati

    Dalam acara tersebut, Muhammad Ittakillahi Robbah ketua PPK Kecamatan Winong menyampaikan terkait tahapan penyelenggaraan pilkada ini. Tachil nama sapaan nya menekankan pada pemilihan akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024.

    “ Jangan lupa bapak/ ibu, rekan-rekan untuk datang ke TPS terdekat untuk menggunakan hak pilih anda pada tanggal 27 November 2024 mendatang” tandasnya.

    Imbuhan Ketua PPK Kecamatan Winong ini juga menjelaskan berbagai aspek penting terkait Pilkada, termasuk peraturan dan perundang-undangan yang harus dipatuhi, strategi kampanye yang sehat dan bersih, serta pentingnya menjaga netralitas dan profesionalisme dalam penyelenggaraan pemilu.

    Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semua pihak yang terlibat dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, sehingga Pilkada Serentak Tahun 2024 dapat berlangsung secara demokratis, jujur, dan adil. Mari kita semua berpartisipasi aktif dan mendukung suksesnya Pilkada ini demi masa depan yang lebih baik.

    (Red)

  • Jelang Pilkada, Stikom Semarang Edukasi Pemilih Pemula

    TUTURMEDIA.COM, SEMARANG – Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang bersama Jaringan Pegiat Literasi Digital (JAPELIDI) menggelar Sekolah Kebangsaan Tular Nalar 3.0 di Madrasah Aliyah Syaroful Millah Semarang pada Selasa (23/7/2024).

    Kegiatan ini diinisiasi oleh MAFINDO dan didukung oleh Google.org dengan Love Frankie sebagai mitra pelaksana, telah muncul sebagai platform online pembelajaran utama yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengidentifikasi dan menyikapi hoaks melalui literasi digital dan pemikiran kritis.

    Diketahui, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) adalah organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk memerangi misinformasi dan hoaks. Mereka berdiri pada tahun 2016, MAFINDO memiliki lebih dari 95.000 anggota online dan 1.000 sukarelawan.

    Selain itu, kegiatan Sekolah Kebangsaan tersebut diikuti oleh 103 siswa pemilih pemula berusia 16-17 tahun berasal dari dua perwakilan Madrasah Aliyah yaitu MA Syaroful Millah dan MA Infarul Ghoy Semarang.

    Koordinator STIKOM Semarang JAPELIDI Desy Erika, S.I.Kom, M.A menyampaikan, kegiatan ini mengadopsi metode micro teaching. Dimana, satu fasilitator mendampingi 10 peserta. Melalui sesi diskusi yang seru peserta diajak untuk berdiskusi dan berpikir kritis dalam mengantisipasi informasi hoaks menjelang Pilkada

    Dengan cara mengenali 3 IDE yang sering dijumpai dalam konten Hoaks. Yaitu Kacau Isi, Kacau Diri dan Kacau Emosi. Selain itu peserta juga dibekali dengan pengetahuan mengenai Pemilu Pilkada dan Demokrasi.

    Kegiatan Sekolah Kebangsaan ini diharapkan dapat menjadi imun bagi Pemiluh pemula dalam mengantisipasi informasi Hoaks menjelang Pemilu Pilkada 27 November 2024 mendatang.

    (Adm)

  • Perisai Demokrasi Bangsa Laporkan Hasil Pemantauan Pemilu 2024 ke Bawaslu Jateng

    SEMARANG – Lembaga Pemantau Pemilihan Umum (Pemilu) Perisai Demokrasi Bangsa melakukan kunjungan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk melaporkan hasil pemantauan Pemilu 2024, pada Kamis (30/5/2024).

    Ketua Perisai Demokrasi Bangsa, M Rikza Hasballa, menyampaikan sejumlah saran dan rekomendasi terkait hasil pemantauan tersebut.

    Rikza menyoroti kesiapan penyelenggara pemilu baik dari segi teknis maupun pengawasan. Dia juga mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu untuk menemukan formula yang cepat dan tepat dalam proses penghitungan suara guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi tanpa berlarut-larut.

    “Kami masih menemukan di TPS berbagai daerah, masih penghitungan suara berlangsung hingga dini hari. Sudah tidak kondusif tidak steril KPPS sudah banyak yang lelah, saksi yang tertidur, dan pengawas sudah tidak fokus mengawasi,” terangnya.

    Selain itu, ia juga mendukung Bawaslu Jateng untuk membuka ruang-ruang partisipasi masyarakat dalam konteks pengawasan partisipatif. Baik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan datang maupun non tahapan lainnya.

    “Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih atas kesempatannya sebagai lembaga pemantau pemilu,” jelas Rikza.

    Kedatangan Perisai Demokrasi Bangsa diterima oleh Komisioner Bawaslu Jateng, Nur Kholiq selaku Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat.

    Rikza mengungkapkan, Perisai Demokrasi Bangsa mendapatkan apresiasi positif karena telah menjadi pemantau pemilu yang pertama menyerahkan laporan hasil pemantauan.

    “Ini adalah wujud peran nyata kami dari unsur masyarakat dalam konteks pengawasan partisipatif berperan dalam Pemilu dan di Pilkada yang akan datang,” tegasnya.

    Dalam waktu dekat, Perisai Demokrasi Bangsa juga akan mengusulkan MoU dengan Bawaslu Jateng terkait upaya-upaya partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilihan.

    “Harapannya, MoU bisa berlangsung untuk saling bersinergi dan memberikan dampak positif bagi semua pihak. Perisai Demokrasi Bangsa sebagai salah satu mitra strategis Bawaslu bisa tetap menjalin kemitraan pasca pemilu maupun nanti ketika non tahapan,” pungkasnya.

    (Red)

  • Bacagub Jateng Makan Bersama Dengan Masan dan Sandung di Pasar Mejobo

    KUDUS – Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Jawa Tengah Sudaryono makan bersama dengan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kudus Masan dan Kader Gerindra Sandung Hidayat di Pasar Brayung Mejobo, pada Selasa (28/5/2024). Pertemuan mereka ditengah kerumunan pedagang pasar sangat hangat.

    Tampak Sudaryono tengah mengitari Pasar Brayung Mejobo untuk menemui para pedagang yang menunggunya. Saat ke pasar, dia juga diajak untuk foto bersama para warga yang tampak menunggu di lapak jualannya. Barulah setelah itu, dia menyantap makan di warung yang disusul dengan Masan dan Sandung Hidayat

    Menanggapi hal itu Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jateng, Sudaryono mengaku sudah lama kenal baik dengan Masan yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kudus tersebut. Meskipun berbeda partai, bukan berarti harus saling bermusuhan.

    “Saya kenal beliau karena sahabat. Kita kenal baik dari dulu. Jadi beliau orangnya baik. Beliau juga menyatakan diri maju sebagai Cabup Kudus. Saya kira hal ini salah satu alternatif yang barangkali menjadi pertimbangan,” ungkapnya, kemarin.

    Terlebih untuk DPC Partai Gerindra Kudus juga sudah membuat proses penjaringan untuk Cabup Cawabup. Bahkan, ada sebelas pendaftar dari berbagai kalangan yang sudah mengumpulkan berkas administrasi persyaratan untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

    “Saya kira DPC Gerindra sudah membuat penjaringan. Sudah ada 11 pendaftar datang.

    Kabupaten penjaringan, penjaringan provinsi, keputusan ada di DPP. Mekanismenya itu ada,” ujarnya.

    Disisi lain, selaku Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), dirinya pun tak lupa untuk memberikan perhatian dan menyambangi pedagang di Pasar Brayung Mejobo. Sebab, banyak pedagang yang telah menerima manfaat dari warung juang yang digagas dari DPD Partai Gerindra Jateng.

    “Nah, jadi pinjaman tanpa bunga yang sudah berjalan sekian tahun alhamdulillah manfaatnya dirasakan temen pedagang meski hanya ratusan ribu saja. Tapi merata dan manfaatnya merata saya bersyukur,” tuturnya.

    Lebih lanjut, banyak pedagang pasar yang minta program itu diteruskan dan banyak yang minta untuk nominalnya ditambahi. Dengan begitu, program itu sangat baik.

    “Setiap lawatan ke setiap kota saya selalu menyempatkan untuk menyambangi pedagang pasar yang punya banyak anggota disitu,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kudus, Masan menjawab pertanyaan awak media ihwal mendampingi Sudaryono selaku Ketua DPD Partai Gerindra Jateng saat berkunjung ke Pasar Brayung Mejobo kemarin. Apakah itu bisa dikatakan sinyal arahan dari DPP Partai Gerindra atau tidak.

    “Kalau sinyal ya tidak, itukan teman baik. Butuh nya menjalin komunikasi dengan teman baik. Supaya dalam berpikir untuk kemajuan Kudus itu sama,” ujarya.

    Dirinya juga setuju dengan Sudaryono yang ingin memiliki iktikat baik dalam membenahi pasar yang ada di Kota Kretek jikalau terpilih menjadi Gubernur Jateng. Hal itu dilakukan agar pasar kedepan dapat menciptakan pusat perekonomian yang baru.

    (Adm)

  • Penjaringan Pendaftaran Pilkada DPD Partai Golkar Kudus Masih Abu-abu

    KUDUS – Penjaringan pendaftaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kudus masih abu-abu. Sebab, pimpinan partai berlambang pohon beringin itu juga masih melihat situasi atau kondisi arah peta politik di Kota Kretek.

    Ketua DPD Partai Golkar Kudus, Tri Erna Sulistyowati menyampaikan, untuk penjaringan pendaftaran Cabup Cawabup di Kota Kretek akan dibuka secepatnya. Atau melihat kondisi dan situasi di lapangan. Mengingat, ada kader partai yang juga muncul di bursa Bacabup Kudus.

    “Mungkin nanti kita akan membuka secepatnya. Bisa juga penjaringannya melihat situasi. Terlebih kita juga sudah ada kader yang muncul. Meskipun begitu, penjaringan menyesuaikan dalam arti tanda kutip,” kata dia sembari tertawa.

    Disinggung awak media ihwal kapan rencana dibukanya pendaftaran penjaringan di Pilkada Kudus, Erna mengatakan untuk hasilnya menunggu akhir Mei 2024. Ia juga ditanya arah DPD Partai Golkar apakah menginginkan cabup atau cawabup.

    “Kita melihat nanti saja. Ya tunggu dan liat saja pada akhir Mei 2024,” ujarnya.

    Dia juga menjelaskan terkait namanya yang masuk bursa Bacabup Kudus 2024. “Bisa saja. Karena kita sebagai ketua partai kalau memang DPP menghendaki harus dijalani. Mau tidak mau harus maju,” sebutnya.

    Kendati demikian, meskipun kursi DPD Partai Golkar Kudus menurun, tetapu suara pemilihnya bertambah. Artinya jaringan ke masyarakat juga lebih bisa bertambah.

    (Adm)

Exit mobile version