Tag: Pilkada

  • Kemenangan Lutfi-Yasin di Pilkada Jateng 2024 Disambut Syukuran Meriah di Kudus

    Kemenangan Lutfi-Yasin di Pilkada Jateng 2024 Disambut Syukuran Meriah di Kudus

    KUDUS – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi dan Taj Yasin Maimoen, resmi dinyatakan sebagai pemenang dalam Pilkada Jateng 2024.

    Kemenangan mereka disambut dengan syukuran meriah di Rumah Pemenangan Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kudus, yang dihadiri oleh ratusan pendukung dan relawan, termasuk Ketua Koordinator Kabupaten (Korkab) Pemenangan Kudus, Didik HS.

    Didik HS mengungkapkan rasa syukurnya atas perjuangan para relawan yang telah bekerja keras untuk kemenangan Lutfi-Yasin.

    Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim pemenangan di tingkat Kecamatan (KORCAM), Desa (KORDES), serta semua relawan yang terlibat.

    “Ini adalah kemenangan kita bersama. Saya berterima kasih atas semua usaha keras yang telah dilakukan untuk memastikan pasangan Lutfi-Yasin menang di Kudus,” ujar Didik, pada Sabtu (14/12/2024).

    Didik mengungkapkan bahwa Kudus mencatatkan hasil gemilang dengan perolehan suara 71 persen, melampaui target awal yang berkisar antara 65-70 persen .

    Dengan hasil ini, Kudus menjadi daerah dengan dukungan tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Jepara.

    Meskipun demikian, Didik menyadari adanya beberapa gejolak kecil di kalangan masyarakat pasca-pemilihan. Namun, ia optimis situasi tersebut bisa dikelola dengan baik.

    Selanjutnya, Didik menegaskan bahwa koordinasi antar relawan dan pihak terkait akan terus dilanjutkan untuk memastikan visi dan misi pasangan Lutfi-Yasin dapat terlaksana dengan baik, termasuk program-program seperti bedah rumah, penguatan UMKM, dan pembangunan fasilitas publik. Rencananya, acara koordinasi lebih lanjut akan digelar pada 18 Desember di Solo.

    Syukuran ini juga bertujuan mempererat persaudaraan antar relawan yang telah bekerja keras selama masa kampanye.

    Dengan berakhirnya acara syukuran, para relawan kembali bersemangat untuk mendukung implementasi program Lutfi-Yasin sebagai gubernur nanti.

    “Acara sederhana ini adalah bentuk rasa syukur dan juga penguatan hubungan antar semua pihak yang terlibat,” pungkasnya.

    (red)

  • Perisai Demokrasi Bangsa Jepara Siap Awasi Pilkada 2024: Audiensi dengan Bawaslu

    JEPARA – Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) Kabupaten Jepara, dengan sembilan anggotanya, melakukan audiensi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jepara pada Senin, 25 November 2024.

    Audiensi ini merupakan langkah persiapan untuk pemantauan Pilkada Jepara 2024. Ketua Bawaslu Jepara, Sujiantoko, S.H., MM., menyambut baik kedatangan mereka.

    Ketua PDB Kabupaten Jepara, Hamam Nasirudin, menjelaskan rencana strategi pemantauan yang telah disusun.

    “Sebelumnya kami sudah mendapatkan Bimtek dari Perisai Demokrasi Bangsa Pusat terkait teknis pemantauan dan pelaporan, namun kami masih membutuhkan informasi dan arahan terkait strategi pemantauan mengingat Bawaslu Jepara memiliki pengalaman yang signifikan,” ujarnya.

    Ia menekankan pentingnya arahan dari Bawaslu untuk menyempurnakan strategi mereka.

    Hamam juga menyampaikan secara detail tujuan dan sasaran pemantauan PDB, berharap diskusi ini dapat mengantisipasi potensi kekurangan dan celah selama proses pengawasan.

    Sujiantoko menyampaikan apresiasinya atas peran PDB.

    “Saya apresiasi kepada Perisai Demokrasi Bangsa sebagai pemantau pemilu satu-satunya di Pilkada Jepara ini, mengingat partisipasi publik dalam pemantauan tahun ini berkurang,” katanya.

    Namun, beliau juga mengingatkan akan beratnya tugas pemantauan.

    “Tugas pemantau ini berat bukan karena fisik, tapi lebih kepada menjaga independensi, integritas dan kemandirian finansial. Menjalankan kerja pemantauan dan membuat laporan membutuhkan taktik dalam menyikapi tuntutan yang ada,” tambah Sujiantoko.

    PDB Jepara memiliki rencana untuk menyebarkan anggotanya ke sembilan kecamatan.

    “Kami memiliki anggota yang tersebar di 9 kecamatan dan nantinya akan memantau di beberapa TPS di masing-masing kecamatan mengingat terbatasnya sumber daya yang dimiliki,” jelas Hamam.

    Terbatasnya sumber daya ini menjadi tantangan tersendiri bagi mereka.

    Sebagai arahan akhir, Sujiantoko menyarankan fokus pada pengawasan saat pencoblosan.

    “Untuk pemantauan, alangkah baiknya fokus pada saat pencoblosan dan memperhatikan kebenaran prosedur dan adanya pelanggaran. Jika ditemukan ketidaksesuaian, bisa dilaporkan atau dicatat sebagai bahan laporan,” pesannya.

    Beliau juga membuka peluang kerjasama pasca Pilkada.

    “Untuk rencana tindak lanjut pasca Pilkada, Bawaslu terbuka untuk diskusi dan membutuhkan partner untuk pengembangan demokrasi, seperti memberikan pendidikan politik dan evaluasi. Namun, untuk saat ini, fokus dulu pada pemantauan,” tutup Sujiantoko.

    Kerjasama ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan meningkatkan kualitas demokrasi di Jepara.

    (red)

  • Relawan Tani Merdeka Kudus Dukung Penuh Paslon Pilihan Prabowo di Pilkada 2024

    KUDUS – Ratusan relawan Tani Merdeka Kabupaten Kudus mendapat arahan strategis dari Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, sekaligus Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono.

    Dalam apel kesiapan di Rumah Aspirasi Hj. Sri Hartini, Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Jumat (22/11/2024), Sudaryono meminta para relawan untuk memenangkan pasangan calon (paslon) yang didukung Presiden Prabowo Subianto dalam Pilkada 2024.

    Sudaryono secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Luthfi-Yasin, dan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus nomor urut 2, Hartopo-Wahib.

    Ia menekankan pentingnya peran relawan tidak hanya dalam kampanye, tetapi juga dalam mengawal seluruh proses pemilihan, termasuk penghitungan dan rekapitulasi suara.

    “Saya minta seluruh relawan terus bergerak merebut simpati masyarakat dan mengamankan suara yang ada,” tegasnya.

    Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Kudus, Ahmad Fatchul Aziz, menambahkan bahwa dukungan terhadap paslon pilihan Prabowo bertujuan untuk menjaga kesinambungan program pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.

    “Dengan mendukung paslon pilihan Presiden Prabowo, kami berharap program-program nasional, terutama di bidang pertanian, bisa berjalan lancar. Salah satunya adalah subsidi pupuk dan penghapusan RDKK,” ujarnya.

    Ia juga menyebutkan program penghapusan kredit petani sebagai salah satu kebijakan yang diperjuangkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

    Menjelang hari pemungutan suara pada 27 November 2024, Aziz melaporkan bahwa konsolidasi Tani Merdeka telah menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dari tingkat kabupaten hingga desa-desa.

    “Kami sudah melakukan konsolidasi dari tingkat kabupaten hingga akar rumput di desa-desa,” tandasnya.

    (red)

  • Polres Demak Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Pilkada 2024

    DEMAK – Kepolisian Resor (Polres) Demak menggelar apel kesiapan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam rangka menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

    Apel yang digelar di Mapolres Demak, Sabtu (23/11/2024), dipimpin langsung oleh Wakapolres Demak, Kompol Aldino Agus Anggoro.

    Wakapolres Aldino menekankan pentingnya pengamanan yang maksimal untuk memastikan kelancaran proses pemungutan suara. Apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapsiagaan personel dan peralatan dalam menghadapi puncak tahapan Pilkada 2024.

    “Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Mantap Praja 2024, yang mencakup seluruh tahapan Pilkada, dari pendaftaran hingga pelantikan,” ungkap Aldino.

    Untuk pengamanan TPS, Polres Demak menerapkan pola ‘2.6.12’: dua petugas Polri mengamankan enam TPS, dibantu oleh 12 anggota Linmas.

    Sebanyak 725 personel dilibatkan, dengan 596 personel bertugas langsung di TPS, sementara sisanya mendukung pengamanan di tingkat kelurahan dan desa.

    Aldino juga menyoroti 44 TPS rawan di empat kecamatan (Sayung, Karangtengah, Bonang, dan Wedung) yang berpotensi terdampak banjir rob. Pergeseran petugas ke TPS akan dilakukan pada Senin, 25 November 2024.

    “Diharapkan setiap personel menguasai daerah dan karakteristik wilayahnya,” tambah Aldino.

    Dengan langkah-langkah pengamanan yang telah disiapkan, Polres Demak berharap Pilkada 2024 di Demak dapat berjalan aman, tertib, dan demokratis, serta memastikan hak suara masyarakat tersalurkan dengan baik.

    (red)

  • Perisai Demokrasi Bangsa Resmi Terakreditasi Awasi Pilkada di Empat Provinsi

    NASIONAL – Organisasi pemantau pemilu, Perisai Demokrasi Bangsa, resmi mendapatkan akreditasi untuk mengawasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di empat provinsi dan 18 kabupaten/kota di Indonesia.

    Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Perisai Demokrasi Bangsa, M. Rikza Hasballa, Sabtu (23/11/2024).

    Provinsi-provinsi yang akan menjadi fokus pemantauan meliputi Jawa Tengah, DKI Jakarta, Bengkulu, dan Kalimantan Selatan.

    Sementara itu, kabupaten/kota yang termasuk dalam cakupan pengawasan Perisai Demokrasi Bangsa antara lain Pati, Jepara, Kudus, Blora, Grobogan, Demak, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Batang, Kota Tegal, Brebes, Banyumas, Purbalingga, Purworejo, Sukoharjo, Kota Salatiga, dan Kota Balikpapan (Kalimantan Timur).

    “Terakreditasinya Perisai Demokrasi Bangsa merupakan kepercayaan besar yang akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegas M. Rikza Hasballa.

    “Kami berkomitmen untuk bekerja secara profesional, independen, dan objektif demi Pilkada yang jujur, adil, dan demokratis,” imbuhnya.

    Perisai Demokrasi Bangsa akan menerjunkan tim pemantau terlatih dan berpengalaman untuk mengawasi seluruh tahapan Pilkada, dengan fokus utama pada proses pemungutan dan penghitungan suara.

    Tim ini akan mencatat potensi pelanggaran dan melaporkan temuannya kepada pihak berwenang.

    “Harapan kami, kehadiran Perisai Demokrasi Bangsa dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga integritas dan kredibilitas Pilkada di Indonesia. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik,” ucapnya.

    Organisasi tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk turut aktif mengawasi jalannya Pilkada Serentak 2024 dan melaporkan setiap potensi pelanggaran yang ditemukan.

    Dengan pengawasan ketat dari berbagai pihak, diharapkan Pilkada 2024 dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang amanah.

    (Red)

  • Mantan Bupati Pati, Haryanto: Wahyu-Suharyono Siap Membangun Pati Lebih Baik

    PATI – Ribuan warga Pati memadati halaman parkir Stadion Joyokusumo pada Kamis (21/11/2024) dalam acara “Hajatan Rakyat Menjemput Kemenangan.” Acara yang dimeriahkan oleh orkes dangdut New Pallapa ribuan massa yang datang dari berbagai penjuru Kabupaten Pati.

    Acara tersebut turut dihadiri dan diramaikan oleh mantan Bupati Pati, Haryanto, yang kini menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI.

    Sebagai pemimpin barisan relawan Laskar Pelangi, Haryanto memberikan orasi yang berapi-api, mengajak masyarakat untuk memenangkan pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Wahyu – Suharyono, dalam Pilkada 2024.

    Haryanto menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan di antara pendukung paslon 02 untuk meraih kemenangan.

    “Tinggal seminggu lagi, kita harus bersatu padu meraih kemenangan. Kuncinya menang adalah bersatu padu dari partai pengusung, juga relawan,” tegasnya.

    Ia juga mengingatkan warga Pati untuk tidak salah memilih pada 27 November mendatang.

    “Coblos nomor 2, jangan sampai keliru pilih pemimpin. Kalau salah nanti nunggunya lima tahun lagi,” imbuhnya.

    Haryanto memaparkan alasan di balik dukungannya kepada Wahyu – Suharyono, yang menurutnya memiliki rekam jejak dan visi yang mumpuni untuk membangun Pati.

    “Kenapa kita milih Wahyu-Suharyono. Kalau Pak Wahyu ini orang muda, cerdas, ganteng, ekonomi mapan, visioner, kedepan akan membangun Pati lebih baik. Pak Suharyono sudah berpengalaman di birokrasi selama 32 tahun jadi siap mendampingi, berkolaborasi memimpin Kabupaten Pati,” jelasnya.

    (Red)

  • Perisai Demokrasi Bangsa Koordinasi dengan Bawaslu Jepara untuk Awasi Pilkada

    JEPARA – Setelah resmi terakreditasi sebagai pemantau Pilkada Kabupaten Jepara oleh KPU, Perisai Demokrasi Bangsa langsung berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten Jepara.

    Koordinasi yang dilakukan pada pukul 15.00 WIB ini membahas teknis pemantauan Pilkada, termasuk upaya menanggulangi ujaran kebencian di media sosial.

    Ketua Perisai Demokrasi Bangsa, Hamam Nasirudin, menjelaskan bahwa sebelum terakreditasi, pihaknya telah melakukan pemantauan awal di media sosial, fokus pada postingan-postingan yang mengandung ujaran kebencian dan memetakan strategi pemantauan selama pilkada.

    “kami masih membutuhkan banyak sekali arahan dan akses untuk memaksimalkan kerja-kerja kami sebagai pemantau sehingga hasil akhir nantinya menambah kondusifitas Pilkada Jepara,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Bawaslu Jepara, Sujiantoko, memberikan arahan terkait pemantauan Pilkada. Ia mencatat peningkatan signifikan postingan bernada ujaran kebencian setelah debat kedua pasangan calon bupati.

    “Sesaat dan setelah debat kedua Paslon Bupati Jepara memang diketahui intensitas postingan-postingan yang berkonotasi ujaran kebencian naik secara signifikan dan sudah ada beberapa laporan yang masuk di kami yang sedang kami proses,” ujar Sujiantoko.

    Sujiantoko menjelaskan bahwa pemantauan meliputi aktivitas media sosial yang berafiliasi resmi dengan paslon dan aktivitas terkait Pilkada Jepara.

    Laporan terkait hoax, hate speech, dan fitnah dapat diajukan ke Bawaslu, namun prosesnya terhambat oleh banyaknya akun anonim. Bawaslu hanya dapat memproses laporan yang memenuhi unsur, termasuk identitas pelapor.

    Untuk mengatasi masalah akun anonim, Bawaslu telah berkoordinasi dengan Kepolisian dan Kominfo Jepara.

    “kami sudah berkoordinasi dengan Kepolisian dan Kominfo Jepara mengenai hal ini dan untuk eksekusinya terkait akun-akun anonym itu yang terindikasi ujaran kebencian bisa di laporkan ke Kominfo untuk di proses dan dilakukan pemblokiran,” ungkap dia.

    Menanggapi arahan tersebut, Hamam Nasirudin mengajukan audiensi kepada Bawaslu Jepara untuk mendapatkan arahan lebih lanjut terkait pemantauan pra, saat, dan pasca pencoblosan.

    “Melihat situasi pilkada kami merasa membutuhkan arahan dari Bawaslu Jepara untuk menjadi bahan persiapan kami untuk melakukan pemantauan terutama pra pencoblosan, pencoblosan dan paska pencoblosan,” ujar Hamam.

    (Red)

  • Perisai Demokrasi Bangsa, Satu-satunya Lembaga Pemantau Pilkada Jepara, Terima Akreditasi dan ID Card

    JEPARA – Perisai Demokrasi Bangsa Kabupaten Jepara resmi menjadi pemantau Pilkada Kabupaten Jepara setelah menerima akta akreditasi dan ID card pemantau dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara.

    Penyerahan dilakukan di kantor KPU dan dilanjutkan dengan foto bersama Ketua KPU, staf, dan salah satu komisioner. Proses pendaftaran telah berlangsung sejak September lalu.

    Ketua Perisai Demokrasi Bangsa Jepara, Hamam Nasirudin, menyampaikan temuan mereka, terutama terkait maraknya ujaran kebencian di media sosial selama masa pilkada.

    “kami sebelumnya menemukan banyak sekali postingan-postingan bernada ujaran kebencian di sosial media dan kami sudah mendata beberapa untuk menjadi bahan diskusi terutama dengan KPU Kabupaten Jepara mengenai Langkah yang bisa diambil,” ujarnya saat berdialog dengan ketua KPU Kabupaten Jepara.

    Ketua KPU Kabupaten Jepara, Ris Andi Kusuma, mengakui peningkatan trafik ujaran kebencian di media sosial, khususnya setelah debat kedua pasangan calon.

    “Kami memang menyadari banyak sekali postingan-postingan bernada ujaran kebencian itu banyak muncul terutama setelah debat kedua Paslon dan memang untuk penindakan seperti merupakan ranahnya Bawaslu sehingga kami berkoordinasi dan menyarankan teman-teman pemantau untuk juga berkooridinasi dengan Bawaslu terkait hal itu” jelasnya.

    Perisai Demokrasi Bangsa Jepara menekankan pentingnya koordinasi antar lembaga seperti Bawaslu, KPU, Kepolisian, dan lainnya dalam proses pemantauan pilkada untuk memastikan efektivitas pengawasan.

    Perisai Demokrasi Bangsa tercatat sebagai satu-satunya lembaga pemantau yang terdaftar di KPU Kabupaten Jepara.

    (Red)

  • Luthfi-Yasin Raih Dukungan Solid dari Ponpes di Demak, Target Menang 99 Persen

    DEMAK – Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor 2, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), terus mendapatkan dukungan kuat menjelang Pilgub Jateng 27 November 2024.

    Kali ini, dukungan datang dari tiga pondok pesantren (ponpes) besar di Brumbung Mranggen Demak, yaitu Ponpes Asyarifah 2, PP Tahfidz dan Kitab Ibrohimiyyah 1, dan PP Al Mubarok.

    Dukungan Total dari Ponpes Asyarifah 2

    Pengasuh Ponpes Asyarifah 2, KH Ahmad Lafif, menyatakan dukungan penuh untuk memenangkan Gus Yasin untuk periode kedua. Ia menegaskan bahwa seluruh keluarga pondok dan alumni siap bergerak untuk memenangkan pasangan Luthfi-Yasin.

    “Meniko Gus Yasin calon wakil gubernur Jawa Tengah. Insya Allah kita siap lanjutkan untuk periode kedua. Semua keluarga pondok dan alumni tidak akan diam, kami akan mengajak semua orang untuk memilih paslon 2 Luthfi-Yasin,” ujar KH Ahmad Lafif di hadapan para santri.

    KH Ahmad Lafif menekankan bahwa dukungan ini merupakan bentuk penghormatan santri kepada guru dan sebagai bentuk “nyadong” (meminta) berkah dari Gus Yasin. Ia juga menyatakan keyakinan bahwa Gus Yasin akan menang dengan persentase 99%.

    “Kita dengar kabar Gus Yasin maju lagi, tidak ada kata lain kecuali alhamdulilah, Gus Yasin mau memimpin Jateng, sehingga membawa manfaat yang lebih banyak. Gus Yasin teng Jakarta (DPD). Ini kabar menggembirakan bagi kami. Sabagai santri kita samikna wa’atokna (kami dengar kami taat). Insya Allah Mranggen Demak solid, insyaa Alloh Gus Yasi 99 persen menang,” tegas Pak Kyai diamini para santri dan alumni.

    Untuk memastikan kemenangan, Ponpes Asyarifah 2 akan memulangkan para santri agar dapat memilih dan mengajak orang tua, saudara, dan tetangga untuk memilih pasangan Luthfi-Yasin.

    Dukungan dari PP Tahfidz dan Kitab Ibrohimiyyah 1 

    Pengasuh PP Tahfidz dan Kitab Ibrohimiyyah 1, KH Imam Suyuti, juga menyatakan dukungan penuh untuk pasangan Luthfi-Yasin. Ia menekankan pentingnya peran ulama dalam pemerintahan dan mendukung Gus Yasin yang telah terbukti menjalankan amanah dengan baik selama 5 tahun sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah.

    “Kyai harus memperkuat ulama ada di pemerintahan, politik bisa untuk memperjuangkan agama Allah. Mugi-mugi Alloh ridho kagem Gus Yasin. Kyai-kyai meh arep menjadikan siapa kalau buka Gus Gus Yasin,” tanyanya di depan ribuan santri.

    KH Imam Suyuti juga mengapresiasi program-program Gus Yasin yang pro-pesantren, seperti bantuan sarana prasarana dan insentif guru madin. Ia juga mencontohkan bagaimana Gus Yasin memperjuangkan pesantren ketika kebijakan full day school diterapkan.

    “Program wis apik. Lha lek abangan arep ngerti pesantren opo yo bisa, wis ora mungkin. Nakanya yang mengerti pesantren ya hanya Gus Yasin. Contohnya ketika ada kebijakan, full day school, kita menolak karena anak madin tidak bisa belajar sore, ya Gus Yasin yang memperjuangkan,” ujarnya.

    Untuk memastikan kemenangan, PP Tahfidz dan Kitab Ibrohimiyyah 1 juga akan memulangkan seluruh santri saat coblosan. Santri yang lebih muda akan pulang untuk memberi tahu orang tua agar memilih Gus Yasin, sementara santri yang memiliki hak pilih akan mengajak orang lain untuk memilih pasangan Luthfi-Yasin.

    Dukungan dari PP Al Mubarok

    KH Abdulloh Ashib, pengasuh PP Al Mubarok, juga menyatakan dukungan penuh untuk pasangan Luthfi-Yasin. Ia menyampaikan dukungan ini saat Gus Yasin sowan ke ponpesnya pada Senin malam.

    Gus Yasin yang didampingi Ning Nawal Yasin terharu dengan dukungan kuat yang diterimanya dari ponpes-ponpes di Demak. Ia meminta doa agar diberi amanah oleh Gusti Allah untuk memimpin kembali sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah bersama Cagub Ahmad Luthfi.

    “Mohon doa-doanipun poro Yai dan semua santri, Kulo lan Mas Luthfi saged memimpin JawanTengah. Sehingga bisa manfaat untuk kemajuan Jawa Tengah, dengan ridho dan berkahipun Gusti Alloh SWT,” ujar Gus Yasin.

    Dukungan kuat dari ponpes-ponpes di Demak ini menunjukkan bahwa pasangan Luthfi-Yasin memiliki basis dukungan yang kuat di kalangan masyarakat Jawa Tengah, khususnya di kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Dukungan ini diharapkan dapat menjadi modal kuat bagi pasangan Luthfi-Yasin untuk memenangkan Pilgub Jateng 2024.

    (red)

  • Jelang Pilkada 2024, Mafindo Semarang Ajak Lansia Cerdas Memilih

    SEMARANG – Mafindo Semarang menyelenggarakan seminar bertajuk “Lansia Cerdas Memilih dan Bugar Digital” sebagai bagian dari kampanye untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.

    Seminar ini menekankan pentingnya peran lansia dalam proses demokrasi, mengingat jumlah mereka yang mencapai 27 juta jiwa di Indonesia, seperti yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

    Fiskal Purbawan, Wakil Koordinator Mafindo Semarang, menegaskan bahwa suara lansia memiliki nilai penting dan tidak boleh diabaikan.

    “Dalam Pilkada 2024, peran lansia tidak bisa dikesampingkan. Mereka adalah bagian dari warga negara yang memiliki hak pilih yang sah,” ujar Fiskal.

    Ia menekankan perlunya kerja sama dari semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan penyelenggara Pilkada, untuk memfasilitasi partisipasi aktif lansia.

    Novi Maria Ulfah, Komisioner KPU Kota Semarang, memberikan panduan bagi lansia untuk menjadi pemilih yang rasional.

    “Jadilah pemilih yang rasional. Artinya lihat rekam jejaknya, amati dan catat visi misi dan program kerja selama kampanye, memilih tanpa tekanan dan intimidasi,” terang Novi.

    Ia juga mengingatkan pentingnya menghindari hoaks dan ujaran kebencian serta menghargai perbedaan pilihan.

    Nani Hidayati, relawan Mafindo, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital lansia dalam menghadapi hoaks yang marak selama masa kampanye.

    “Partisipasi dalam pesta demokrasi serentak Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024 sekaligus mewaspadai beredarnya hoaks selama masa kampanye merusak kredibilitas dan reputasi dari seseorang atau lembaga. Melalui kegiatan semacam ini menjadi penting, agarlansia bisa bugar digital dalam menghadapi hoaks di Pemilukada 2024,” terang Nani.

    Seminar ini dihadiri oleh 70 peserta lansia yang aktif berdiskusi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kesadaran dan kearifan masyarakat, khususnya lansia, dalam menyambut pesta demokrasi pada 27 November mendatang. Pemahaman yang mendalam dan kesadaran politik yang tinggi akan menjadi kunci keberhasilan demokrasi di masa depan.

    (red)

Exit mobile version