Tag: Pernikahan Dini

  • Cegah Pernikahan Dini, KKN IKMB 116 IAIN Kudus Adakan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Perlindungan Anak

    Cegah Pernikahan Dini, KKN IKMB 116 IAIN Kudus Adakan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Perlindungan Anak

    Tuturmedia.com, Blora – Kelompok KKN IKMB IAIN Kudus 116 Desa Tinapan mengadakan Sosialisasi Pernikahan Dini dan Perlindungan Anak yang bertempatkan di kediaman Bapak Sunandar Kepala Dusun Kalonan Desa Tinapan. Dengan narasumber Aliya Karima mahasiswa dari Program Studi Hukum Keluarga Islam, kegiatan ini dihadiri oleh remaja perdukuhan setempat, Sabtu, (23/09/2023).

    Sosialisasi ini bertujuan guna Pencegahan Pernikahan Dini dan Perlindungan Anak menurut Undang – Undang. Diikuti sekitar 20 peserta kegiatan ini berjalan dengan lancar.

    ” Pernikahan dini tidak hanya merugikan pada diri sendiri, namun juga dapat memengaruhi generasi penerus kedepannya, ” ujar Ketua KKN IKMB 116, Siti Fariha Rosyidah.

    Tidak hanya penyampaian materi saja, kegiatan ini juga diisi dengan quiz berupa pertanyaan yang diberikan oleh pemateri dan moderator dengan doorprize menarik.

    Kegiatan sosialisasi ini juga turut dihadiri Karang Taruna Dukuh Kalonan Desa Tinapan, dan Anggota Pengadilan Agama dari warga setempat.

    Aliya Karima selaku narasumber menghimbau agar remaja yang ada di Desa Tinapan bisa lebih melek dalam menentukan masa depan.

    “Adik-adik usia sekolah menengah keatas harus bisa memahami bahwa pernikahan dini bukanlah satu-satunya jalan untuk melanjutkan kehidupan, ” ujarnya.

    (Red)

  • Cegah Pernikahan Dini dan Stunting, KKN IAIN Kudus Kelompok 80 bersama DPL Adakan Penyuluhan di Posyandu Sejahtera Satu

    Cegah Pernikahan Dini dan Stunting, KKN IAIN Kudus Kelompok 80 bersama DPL Adakan Penyuluhan di Posyandu Sejahtera Satu

    Blora – Mahasiswa Kerja Nyata IAIN Kudus kelompok 80 adakan penyuluhan bersama dosen pembimbing lapangan mengenai pencegahan pernikahan dini dan stunting di posyandu sejahtera satu kelurahan punggursugih, Ngawen Blora, Selasa (19/09/2023).

    Salah satu bentuk progja kolaborasi antara dosen pembimbing lapangan Primi Rohimi S. Sos., M.S.I dengan mahasiswa KKN mengenai penyuluhan terhadap masyarakat mengenai larangan pernikahan dini serta pencegahan stunting di kelurahan punggursugih. Serta mendukung upaya pemerintahan blora untuk mengatasi tingginya tingkat pernikahan usia dini khususnya di kecamatan ngawen.

    Sebab, kecamatan ngawen menjadi salah satu tingkat perceraiannya tinggi yang ada di kabupaten blora, yakni berjumlah 897 kasus. Hal ini menjadi salah satu penyebab dari menikah di usia dini.

    Dalam kegiatan tersebut, dijelaskan bahwa terdapat beberapa faktor penyebab pernikahan dini serta masalah stunting pada anak. Kedua hal tersebut bisa berkaitan karena, jika usia pernikahan belum matang akan menyebabkan kurangnya edukasi mengenai kehidupan pasca menikah. Sehingga akan timbul banyak masalah yang akan dihadapi hingga terjadi perceraian.

    Selain itu, stunting juga disebabkan karena kurangnya asupan bergizi pada masa pertumbuhan serta kurangnya edukasi orang tua terhadap proses pertumbuhan anak.

    Stunting menjadi salah satu masalah yang harus diperhatikan. Hal ini dikarenakan jika dibiarkan dapat berpotensi memperlambat pertumbuhan pada fisik dan perkembangan otak pada anak yang terkena stunting. Erna salah satu pegawai posyandu sejahtera satu mengatakan

    “saya sangat berterimakasih pada dosen dan mahasiswa kkn iain kudus, karena telah membuat acara penyuluhan mengenai pencehagan menikah di usia dini serta stunting. Hal ini sangat bermanfaat untuk lebih mengedukasi warga agar lebih memperhatikan gizi yang diberikan pada anak. Serta edukasi agar tidak menikah di usia dini.”

    Selain mengadakan penyuluhan, mahasiswa kkn juga memberikan sedikit asupan bergizi untuk anak seperti telur dan biscuit pada balita yang datang ke posyandu, serta edukasi pada ibu untuk lebih memperhatikan gizi yang seimbang khususbya untuk perkembangan anak.

    “ Dengan dilaksanakannya acara ini, kami sangat berterima kasih pada bu primi karena membantu mengedukasi warga punggursugih mengenai pentingnya memperhatikan gizi pada anak serta pencegahan nikah di usia dini. Harapan saya selaku koordinator acara penyuluhan ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingya dua hal tersebut” Ungkap fiqi salah satu mahasiswa KKN.

    (RED)