Tag: Gus Yasin

  • Pelantikan PWI Jateng 2025-2030: Gus Yasin Dorong Peran Wartawan Sebagai Elemen Utama Pembangunan

    Pelantikan PWI Jateng 2025-2030: Gus Yasin Dorong Peran Wartawan Sebagai Elemen Utama Pembangunan

    SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mengajak wartawan khususnya yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, untuk berkolaborasi dalam pembangunan wilayah. Sebab pembangunan tidak bisa hanya dikerjakan oleh pemerintah.

    Hal itu dikatakan Gus Yasin, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, dalam pelantikan pengurus PWI Jawa Tengah Periode 2025-2030, di Wisma Perdamaian Semarang, Selasa 2 Desember 2025.

    “Kita tahu bahwa pembangunan Jawa Tengah tidak mungkin dilakukan oleh pimpinan-pimpinan atau hanya sekedar Forkopimda. Kita harus melibatkan seluruh elemen yang ada di Jawa Tengah termasuk yang paling utama adalah wartawan,” katanya.

    Dengan upaya itu, kata dia, kebersamaan antara Pemerintah Provinsi Jateng dan PWI Jawa Tengah akan membantu dalam pembangunan wilayah. PWI berperan memberitakan dan menyuarakan saran-saran terhadap Pemerintah Provinsi Jateng, dan di 35 kabupaten/kota di dalamnya.

    “Ini sifatnya membangun. Memberikan edukasi, memberikan wacana, memiliki, memberikan pemikiran dan pandangan yang dimuat di dalam pemberitaan,” ucap Taj Yasin.

    Dirinya yakin, setiap pemberitaan wartawan yang di bawah naungan PWI akan bisa dipertanggungjawabkan. Untuk itu, kata Taj Yasin, dirinya selalu membuka ruang untuk berdiskusi kepada wartawan dan media massa. Oleh karena, kritik dan suara-suara yang sering disampaikan bersifat untuk membangun.

    Imbuh Taj Yasin, di era digitalisasi ini insan pers jangan lelah untuk mengampanyekan undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers. Di mana di dalamnya terdapat poin penting khususnya mengenai kode etik jurnalistik.

    “Karena undang-undang ini sangat strategis. Kami juga sering berkolaborasi mengajak kepada kawan-kawan (pers) yang memberikan edukasi,” ucap suami Ning Nawal itu.

    Dia juga mengatakan, insan pers dalam memproduksi pemberitaan di media massa, harus memegang integritas dan transparansi. Ini menjadi kunci yang dipegang setiap wartawan.

    Ketua PWI Jateng yang baru, Setiawan Hendra Kelana, mengatakan, kode etik jurnalistik harus tetap menjadi pedoman bagi wartawan. Anggota PWI harus menggunakan pedoman itu, agar setiap pemberitaan yang diproduksi tetap pada koridor yang benar.

    Kemudian, dia juga mengajak khususnya semua anggota dan pengurus PWI Jateng, agar adaptif terhadap era digitalisasi. Terutama terhadap gempuran teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

    “Bagaimana produk jurnalistik yang dihasilkan dengan bantuan AI ini, tetap harus mengedepankan fungsi cek dan ricek,” ucapnya.

     (Red)

  • PPP Jateng Usung Gus Yasin sebagai Calon Ketua Umum

    PPP Jateng Usung Gus Yasin sebagai Calon Ketua Umum

    SEMARANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah secara resmi menyatakan dukungannya terhadap Gus Yasin (Taj Yasin Maimoen) untuk maju sebagai Calon Ketua Umum PPP pada Muktamar ke-10.

    Dukungan ini disampaikan Ketua DPW PPP Jawa Tengah, Masruhan Samsurie, dalam acara buka bersama dengan Gus Yasin di Ponpes Fadhlul Fadhlan, Mijen, Semarang pada Kamis (13/3/2025).

    Masruhan menegaskan bahwa dukungan terhadap Gus Yasin didasarkan pada tema Muktamar “back to pesantren,” dan latar belakang Gus Yasin sebagai putra Kyai Kharismatik Mbah Maimoen Zubaer, yang lahir dan besar di Pesantren Al Anwar Sarang Rembang.

    “Kenapa Gus Yasin? Ya karena kita harus back to pesantren. Beliau putra Mbah Maimoen Zubaer, Kyai sepuh yang pernah membesarkan PPP. Gus Yasin figur yang paling layak memimpin PPP ke depan,” tegas Masruhan.

    Ia menambahkan bahwa DPW PPP Jawa Tengah merupakan yang pertama mengusulkan Gus Yasin, sekaligus menginisiasi kembalinya PPP kepada pesantren.

    “Kami ini tidak sekadar mendukung, tetapi yang mengambil inisiatif mengusulkan pertama. Berangkat dari sinilah kami akan mengantar Gus Yasin menjadi Ketua Umum,” ujarnya.

    Usulan ini akan dibawa ke Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) untuk pengusungan resmi. Masruhan menjelaskan bahwa semua DPC yang hadir menyambut baik usulan tersebut.

    “Dari pertemuan awal ini, semua sudah pada tahu, semua DPC yang hadir welcome. Langkah selanjutnya kami akan membawa inisiatif ini ke forum resmi, yaitu di Forum Rapat Wilayah DPW, dari situlah kami akan mengusung secara resmi untuk Gus Yasin,” tambahnya.

    Terkait jadwal Muktamar, Masruhan menyatakan pihaknya memantau perkembangan, dengan kemungkinan digelar bulan April pasca lebaran. Jika demikian, rapat wilayah akan segera dilakukan. Soal lokasi Muktamar, ia menyerahkan sepenuhnya kepada DPP, meskipun Jawa Tengah telah menyatakan kesiapannya.

    Masruhan juga menyoroti perlunya pergantian Ketua Umum untuk memperbaiki kondisi PPP pasca kegagalan lolos parlemen pada Pemilu 2024.

    “Ketua Umum kedepan dituntut mampu secara manajemen, leadership, termasuk dana dan upaya-upaya untuk membesarkan partai ke depan. Gus Yasin paling tepat menurut kami,” kata anggota DPRD Jateng dari PPP tersebut.

    Sementara itu, Gus Yasin sendiri, meskipun tidak secara gamblang menyatakan kesiapannya, menyatakan siap berkontribusi untuk memajukan PPP.

    “Saya belum bisa mengatakan maju atau tidak, tetapi sebagai kader siap diajak menolong partai PPP supaya maju. Ke depan PPP harus kembali ke pesantren. Kita harus merangkul kembali para Kyai, para kader, para pengurus PPP untuk bersatu membesarkan partai,” ujar Wakil Gubernur Jawa Tengah tersebut.

    (red)

  • Gus Yasin Tekankan Sinkronisasi Pembangunan di Jateng

    Gus Yasin Tekankan Sinkronisasi Pembangunan di Jateng

    SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menekankan pentingnya sinkronisasi pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam jangka menengah dan panjang.

    Hal ini disampaikan Gus Yasin saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 di Aula Muria, BPSDM Provinsi Jawa Tengah, Senin (10/03/25). Acara ini diikuti oleh para kepala dinas di Jawa Tengah.

    “Ini yang harus kita kolaborasikan, dan berjalannya lima tahun ke depan ini semua pemimpin di Indonesia ini, semua kan dilakukan pelatihan, baik itu di kedinasan, itu ada latihan kepemimpinan, kalau di lembaga kepala daerah maupun di lembaga pemerintahan itu ada retret,” ujar Gus Yasin yang mewakili Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam acara tersebut.

    Meskipun jumlah peserta PKN tahun ini mengalami penurunan, Gus Yasin berharap para peserta tetap semangat mengikuti pelatihan.

    “Mereka sebenarnya sudah menjadi pemimpin, hanya tinggal bagaimana mengaplikasikan kepemimpinan mereka. Di sini, mereka akan belajar berkolaborasi dan bertukar pikiran dalam menghadapi permasalahan, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat,” tambahnya.

    Tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan semangat dan kemampuan para peserta dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    “Yang paling penting adalah bagaimana mereka bisa lebih baik dan lebih semangat dalam melayani masyarakat,” tegas Gus Yasin.

    Senada dengan Gus Yasin, Deputi Bidang Penyelenggaraan Kompetensi LAN RI, Dr. Basseng, M.Ed., menekankan pentingnya birokrasi yang tunduk pada pemimpin terpilih.

    “Di tingkat nasional, birokrasi harus tunduk kepada Presiden, Wakil Presiden, serta seluruh kabinet. Sementara di tingkat provinsi, mereka harus patuh kepada Gubernur dan Wakil Gubernur,” katanya.

    Ia juga mengingatkan prinsip birokrasi: “When politics ends, administration begins.” Artinya, setelah proses politik selesai, yang utama adalah berjalannya administrasi, birokrasi, dan implementasi kebijakan publik.

    Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Dr. Sadimin, SPd, M.Eng., dan Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Kepamongprajaan dan Manajemen Kepemimpinan BPSDM Kemendagri, Dr. Drs. H. Budi Santosa, M.Si.

    (red)

  • Kemenangan Lutfi-Yasin di Pilkada Jateng 2024 Disambut Syukuran Meriah di Kudus

    Kemenangan Lutfi-Yasin di Pilkada Jateng 2024 Disambut Syukuran Meriah di Kudus

    KUDUS – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi dan Taj Yasin Maimoen, resmi dinyatakan sebagai pemenang dalam Pilkada Jateng 2024.

    Kemenangan mereka disambut dengan syukuran meriah di Rumah Pemenangan Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kudus, yang dihadiri oleh ratusan pendukung dan relawan, termasuk Ketua Koordinator Kabupaten (Korkab) Pemenangan Kudus, Didik HS.

    Didik HS mengungkapkan rasa syukurnya atas perjuangan para relawan yang telah bekerja keras untuk kemenangan Lutfi-Yasin.

    Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim pemenangan di tingkat Kecamatan (KORCAM), Desa (KORDES), serta semua relawan yang terlibat.

    “Ini adalah kemenangan kita bersama. Saya berterima kasih atas semua usaha keras yang telah dilakukan untuk memastikan pasangan Lutfi-Yasin menang di Kudus,” ujar Didik, pada Sabtu (14/12/2024).

    Didik mengungkapkan bahwa Kudus mencatatkan hasil gemilang dengan perolehan suara 71 persen, melampaui target awal yang berkisar antara 65-70 persen .

    Dengan hasil ini, Kudus menjadi daerah dengan dukungan tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Jepara.

    Meskipun demikian, Didik menyadari adanya beberapa gejolak kecil di kalangan masyarakat pasca-pemilihan. Namun, ia optimis situasi tersebut bisa dikelola dengan baik.

    Selanjutnya, Didik menegaskan bahwa koordinasi antar relawan dan pihak terkait akan terus dilanjutkan untuk memastikan visi dan misi pasangan Lutfi-Yasin dapat terlaksana dengan baik, termasuk program-program seperti bedah rumah, penguatan UMKM, dan pembangunan fasilitas publik. Rencananya, acara koordinasi lebih lanjut akan digelar pada 18 Desember di Solo.

    Syukuran ini juga bertujuan mempererat persaudaraan antar relawan yang telah bekerja keras selama masa kampanye.

    Dengan berakhirnya acara syukuran, para relawan kembali bersemangat untuk mendukung implementasi program Lutfi-Yasin sebagai gubernur nanti.

    “Acara sederhana ini adalah bentuk rasa syukur dan juga penguatan hubungan antar semua pihak yang terlibat,” pungkasnya.

    (red)

  • Luthfi-Yasin Raih Dukungan Solid dari Ponpes di Demak, Target Menang 99 Persen

    Luthfi-Yasin Raih Dukungan Solid dari Ponpes di Demak, Target Menang 99 Persen

    DEMAK – Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor 2, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), terus mendapatkan dukungan kuat menjelang Pilgub Jateng 27 November 2024.

    Kali ini, dukungan datang dari tiga pondok pesantren (ponpes) besar di Brumbung Mranggen Demak, yaitu Ponpes Asyarifah 2, PP Tahfidz dan Kitab Ibrohimiyyah 1, dan PP Al Mubarok.

    Dukungan Total dari Ponpes Asyarifah 2

    Pengasuh Ponpes Asyarifah 2, KH Ahmad Lafif, menyatakan dukungan penuh untuk memenangkan Gus Yasin untuk periode kedua. Ia menegaskan bahwa seluruh keluarga pondok dan alumni siap bergerak untuk memenangkan pasangan Luthfi-Yasin.

    “Meniko Gus Yasin calon wakil gubernur Jawa Tengah. Insya Allah kita siap lanjutkan untuk periode kedua. Semua keluarga pondok dan alumni tidak akan diam, kami akan mengajak semua orang untuk memilih paslon 2 Luthfi-Yasin,” ujar KH Ahmad Lafif di hadapan para santri.

    KH Ahmad Lafif menekankan bahwa dukungan ini merupakan bentuk penghormatan santri kepada guru dan sebagai bentuk “nyadong” (meminta) berkah dari Gus Yasin. Ia juga menyatakan keyakinan bahwa Gus Yasin akan menang dengan persentase 99%.

    “Kita dengar kabar Gus Yasin maju lagi, tidak ada kata lain kecuali alhamdulilah, Gus Yasin mau memimpin Jateng, sehingga membawa manfaat yang lebih banyak. Gus Yasin teng Jakarta (DPD). Ini kabar menggembirakan bagi kami. Sabagai santri kita samikna wa’atokna (kami dengar kami taat). Insya Allah Mranggen Demak solid, insyaa Alloh Gus Yasi 99 persen menang,” tegas Pak Kyai diamini para santri dan alumni.

    Untuk memastikan kemenangan, Ponpes Asyarifah 2 akan memulangkan para santri agar dapat memilih dan mengajak orang tua, saudara, dan tetangga untuk memilih pasangan Luthfi-Yasin.

    Dukungan dari PP Tahfidz dan Kitab Ibrohimiyyah 1 

    Pengasuh PP Tahfidz dan Kitab Ibrohimiyyah 1, KH Imam Suyuti, juga menyatakan dukungan penuh untuk pasangan Luthfi-Yasin. Ia menekankan pentingnya peran ulama dalam pemerintahan dan mendukung Gus Yasin yang telah terbukti menjalankan amanah dengan baik selama 5 tahun sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah.

    “Kyai harus memperkuat ulama ada di pemerintahan, politik bisa untuk memperjuangkan agama Allah. Mugi-mugi Alloh ridho kagem Gus Yasin. Kyai-kyai meh arep menjadikan siapa kalau buka Gus Gus Yasin,” tanyanya di depan ribuan santri.

    KH Imam Suyuti juga mengapresiasi program-program Gus Yasin yang pro-pesantren, seperti bantuan sarana prasarana dan insentif guru madin. Ia juga mencontohkan bagaimana Gus Yasin memperjuangkan pesantren ketika kebijakan full day school diterapkan.

    “Program wis apik. Lha lek abangan arep ngerti pesantren opo yo bisa, wis ora mungkin. Nakanya yang mengerti pesantren ya hanya Gus Yasin. Contohnya ketika ada kebijakan, full day school, kita menolak karena anak madin tidak bisa belajar sore, ya Gus Yasin yang memperjuangkan,” ujarnya.

    Untuk memastikan kemenangan, PP Tahfidz dan Kitab Ibrohimiyyah 1 juga akan memulangkan seluruh santri saat coblosan. Santri yang lebih muda akan pulang untuk memberi tahu orang tua agar memilih Gus Yasin, sementara santri yang memiliki hak pilih akan mengajak orang lain untuk memilih pasangan Luthfi-Yasin.

    Dukungan dari PP Al Mubarok

    KH Abdulloh Ashib, pengasuh PP Al Mubarok, juga menyatakan dukungan penuh untuk pasangan Luthfi-Yasin. Ia menyampaikan dukungan ini saat Gus Yasin sowan ke ponpesnya pada Senin malam.

    Gus Yasin yang didampingi Ning Nawal Yasin terharu dengan dukungan kuat yang diterimanya dari ponpes-ponpes di Demak. Ia meminta doa agar diberi amanah oleh Gusti Allah untuk memimpin kembali sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah bersama Cagub Ahmad Luthfi.

    “Mohon doa-doanipun poro Yai dan semua santri, Kulo lan Mas Luthfi saged memimpin JawanTengah. Sehingga bisa manfaat untuk kemajuan Jawa Tengah, dengan ridho dan berkahipun Gusti Alloh SWT,” ujar Gus Yasin.

    Dukungan kuat dari ponpes-ponpes di Demak ini menunjukkan bahwa pasangan Luthfi-Yasin memiliki basis dukungan yang kuat di kalangan masyarakat Jawa Tengah, khususnya di kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Dukungan ini diharapkan dapat menjadi modal kuat bagi pasangan Luthfi-Yasin untuk memenangkan Pilgub Jateng 2024.

    (red)

  • Relawan Lutfi-Yasin Kudus Gencar Sosialisasi Lewat Senam dan Door-to-Door

    Relawan Lutfi-Yasin Kudus Gencar Sosialisasi Lewat Senam dan Door-to-Door

    KUDUS – Tim relawan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi dan Gus Yasin, di Kabupaten Kudus terus bergerak aktif dalam mempromosikan pasangan tersebut.

    Ketua Relawan Tim Pemenangan Lutfi-Yasin Kudus, Didik HS, mengungkapkan bahwa kegiatan relawan telah menjangkau hingga tingkat desa. Sejak Agustus 2024, mereka melakukan canvassing dari rumah ke rumah, memperkenalkan program unggulan Ahmad Lutfi dan Gus Yasin melalui pembagian kaos, stiker, dan pamflet.

    “Pergerakan ini terus kami lakukan sejak penetapan Calon Gubernur, dengan tambahan agenda senam yang dibagi dalam empat daerah pemilihan (dapil) di Kudus,” ujar Didik.

    Kegiatan senam ini diadakan sebagai bagian dari upaya sosialisasi, dengan jumlah peserta yang mencapai 3.000-4.000 orang per dapil. Terakhir, kegiatan senam diadakan di lapangan Desa Jepang, Kecamatan Mejobo.

    Hadiah yang diberikan kepada peserta senam pun bervariasi. Di Tanjungrejo, hadiah utama berupa sepeda gunung disertai dengan hadiah elektronik, sementara di kegiatan selanjutnya hadiah berupa sembako.

    Selain itu, kegiatan senam ini juga melibatkan banyak ibu-ibu, yang diingatkan untuk mendukung pasangan Lutfi-Yasin dalam pemilihan gubernur mendatang.

    Selain senam, relawan juga mengumpulkan simpul-simpul relawan yang tersebar di Kudus, seperti Komando Pak Lutfi, Simpul Lindu Aji, Gerakan Cinta Lutfi, serta advokat untuk Pak Lutfi. Didik sebagai koordinator kabupaten menyebutkan pentingnya mengakomodasi semua simpul relawan ini agar mereka bisa bekerja sama secara maksimal.

    “Kami lebih fokus pada kegiatan kampanye, dan kolaborasi dengan tim Gus Yasin juga menjadi bagian penting dalam upaya pemenangan ini,” jelas Didik.

    (red)

  • Gus Yasin Minta Doa dan Nasehat Gus Ali Watucongol Jelang Pilkada Jateng

    Gus Yasin Minta Doa dan Nasehat Gus Ali Watucongol Jelang Pilkada Jateng

    MAGELANG – Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah 2024, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Darussalam, Watucongol, Magelang, pada Rabu (3/10/2024).

    Gus Yasin diterima dengan hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren, KH Ali Qoishar Abdul Hag Dalhar (Gus Ali).

    Kunjungan ini diwarnai dengan permintaan doa dan nasehat dari Gus Yasin kepada Gus Ali.

    “Gus, saya minta doa dan nasehatnya. Karena kalau Gus Ali yang matur itu manjur,” ungkap Gus Yasin.

    Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut, Gus Ali memberikan wejangan kepada Gus Yasin agar tetap tenang dan fokus pada tujuan.

    “Yang penting kasil,” tegas Gus Ali.

    Gus Ali juga berbagi pandangan tentang situasi politik menjelang Pilkada serentak 27 November 2024. Ia menekankan pentingnya mengayomi masyarakat.

    “Mriki niki (di sini) yang penting harus ngopeni masyarakat. Sing ngopeni niku pasti dieloni (diikuti),” pesan Gus Ali.

    Gus Ali juga menyinggung dominasi politik tertentu di Magelang selama 20 tahun terakhir. Ia optimistis bahwa perubahan akan terjadi pada Pilkada kali ini.

    “Insya Allah mawon Gus, nanti jebol,” imbuhnya.

    Gus Ali dikenal sebagai putra KH Ahmad Abdul Haq (Mbah Mad), seorang kiai yang memiliki ilmu tinggi dan disegani banyak kalangan.

    Mbah Mad juga dikenal karena kemampuannya menemukan makam para wali yang sebelumnya tidak diketahui masyarakat. Kedekatan Mbah Mad dengan para pejabat diwariskan kepada Gus Ali hingga saat ini.

    Setelah dari Watucongol, Gus Yasin dan istri, Ning Nawal Nur Arafah, melanjutkan silaturahmi ke Ponpes API (Asrama Pesantren Islam) Tegalrejo Magelang, milik Gus Yusuf. Di sana, Ning Nawal bersilaturahmi dengan para Ibu Nyai.

    (Adm)

  • Gus Yasin Hadiri Puncak Maulid Akbar di Jepara, Doakan Nikah Massal di Depan 20 Ribu Jamaah

    Gus Yasin Hadiri Puncak Maulid Akbar di Jepara, Doakan Nikah Massal di Depan 20 Ribu Jamaah

    JEPARA – Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menghadiri puncak peringatan Maulid Akbar terbesar di Jepara tahun 2024.

    Acara yang berlangsung di Masjid Al Makmur, Sinanggul, Mlonggo, pada Jumat (4/10/2024), dihadiri lebih dari 20 ribu jamaah.

    Gus Yasin tiba pukul 05.00 WIB dan langsung disambut antusiasme ribuan jamaah yang memadati jalan-jalan kampung. Ia kemudian menyibak kerumunan untuk sampai di panggung utama, di mana ia bertemu dengan para habaib, masayeh, alim ulama, dan tokoh masyarakat Jepara.

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad ini merupakan puncak dari semua peringatan Maulid di Jepara, yang digelar setiap tahun dengan menghadirkan pembicara Al Habib Umar Al Muthohar. Gus Yasin duduk di samping Habib Umar selama acara.

    Tema Maulid Akbar tahun ini adalah “Gebyar Maulid Akbar dan Doa Bersama untuk Bangsa”. Acara ini diselenggarakan oleh jamaah Masjid Al Makmur, peninggalan Simbah Almaqfulloh KH. Muh. Ibnu Sahil Nawawi, Sinanggul, Jepara.

    Salah satu momen menarik dalam acara ini adalah Gus Yasin didapuk sebagai pembaca doa. Ia juga memimpin doa nikah massal yang diikuti dua pasang. Acara yang berlangsung selama tiga hari ini diawali dengan sunatan massal 150 anak, bazar, semaan Quran, dan berbagai kegiatan lainnya.

    Gus Muhammad, mewakili keluarga besar Masjid Al Makmur, menyampaikan rasa senang atas kehadiran Gus Yasin. Ia menuturkan bahwa ini bukan kali pertama Gus Yasin menghadiri acara ini, karena ia hampir selalu hadir setiap tahun.

    “Beliau Calon Wakil Gubernur sangat hebat, pernah jadi Wakil Gubernur, maju DPD (Dewan Perwakilan Daerah) dengan perolehan suara terbesar 3,8 juta di Jawa Tengah, sekarang maju lagi Wakil Gubernur. Semoga hajat beliau selalu dimudahkan Alloh SWT,” ujar Gus Muhammad.

    Gus Muhammad juga menjelaskan bahwa Maulid Akbar ini menjadi wadah bagi para pecinta Nabi Muhammad SAW. Selain dihadiri Gus Yasin, acara juga dihadiri dua pasangan calon bupati Jepara.

    Dalam ceramahnya, Gus Yasin menyampaikan hikmah Maulid sebagai sarana mengenal siroh dan perjuangan Nabi Muhammad, sehingga dapat meneladani dan mencintai Nabi.

    “Maulid Nabi mbeto Nur Nabi Muhammad sebagai awal makhluk pertama yang diciptakan Allah. Nur disimpan disamping Allah. Dititipkan ke Nabi Adam. Sejak awal Nur ini dihormati semua makluk termasuk malaikat,” jelas Gus Yasin.

    Ia juga menjelaskan bahwa Nabi Muhammad dihormati sejak awal penciptaan hingga akhir zaman. Melalui Maulid, umat Islam dapat meneladani dan mencintai Nabi.

    “Sehingga kita tergolong sebagai Malaikat yang hormat kanjeng nabi. Bukan golongan iblis yang tidak mau mencintai Nabi,” tambahnya.

    Gus Yasin juga menekankan pentingnya zikir dalam Maulid. Ia menuturkan bahwa Allah mengutus malaikat untuk mencari orang-orang yang duduk di majelis zikir.

    “Namun tidak semua yang ikut Maulid benar-benar zikir, ada yang pengin dapat makan, ada yang pengin dapat dukungan suara seperti saya, tetapi jangan khawatir, Allah maha rohman rohim, sehingga tetap saja yang duduk saja diterima do’anya,” ucapnya.

    Gus Yasin sendiri mengaku telah mengikuti Maulid di Mlonggo Jepara sejak tahun 2013. Ia selalu hadir setiap tahun karena percaya bahwa dengan hadir saja, ia akan mendapatkan magfiroh dan dukungan suara.

    Habib Umar, dalam ceramah utamanya, memuji Gus Yasin sebagai seorang Kyai yang juga menjabat sebagai pejabat pemerintah. Ia juga mengapresiasi Gus Yasin yang pandai membaca kitab Maulid Sintuduror.

    “Beliau seorang Kyai ya pejabat pemerintah. Tetapi pintar membaca kitab Maulid Sintuduror. Banyak kitab Maulid semua baik. Yang jelek ada maulid tidak mau ikut, kadang kakean omong,” kata Habib Umar.

    Peringatan Maulid Akbar ini memang luar biasa. Setiap tahun dihadiri puluhan ribu orang yang berzikir, membaca siroh Nabi, dan mendengarkan ceramah. Yang istimewa, semua jamaah 20 ribu orang tersebut diberi makan oleh panitia dengan nasi kebuli lauk daging kambing.

    (Adm)