PSI Kudus Percepat Konsolidasi Hingga Desa, Buka Peluang Kunjungan Jokowi

Kudus612 Dilihat

KUDUS – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kudus tengah gencar melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat desa.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI yang menetapkan penguatan struktur sebagai prioritas utama sebelum menjalankan sejumlah agenda politik lainnya.

Ketua DPD PSI Kudus, Antoni Alfin, menyampaikan bahwa pembentukan kepengurusan mulai dari tingkat kabupaten hingga ranting desa menjadi fokus utama partai saat ini. Menurutnya, penguatan struktur menjadi fondasi krusial agar PSI memiliki basis organisasi yang kokoh di daerah.

“Dari DPP jelas arahannya, fokus struktur dulu. Jangan bicara program lain sebelum struktur sampai ke desa benar-benar terbentuk,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini kepengurusan DPD PSI Kudus telah terbentuk, begitu pula Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh sembilan kecamatan. Tahap selanjutnya adalah menyusun kepengurusan ranting di tingkat desa yang targetnya akan rampung dalam waktu dekat.

“Target kami sebenarnya akhir 2025 sudah selesai. Tapi kami optimistis Januari ini bisa tuntas sampai ke ranting desa,” katanya.

Antoni menambahkan bahwa setelah struktur organisasi lengkap hingga tingkat desa, PSI Kudus berencana menggelar acara peresmian kantor partai sekaligus penyerahan surat keputusan (SK) kepengurusan. Dalam agenda tersebut, DPD PSI Kudus akan mengundang Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah.

Selain itu, Antoni mengungkapkan bahwa kelengkapan struktur hingga tingkat desa juga membuka peluang kedatangan tokoh nasional ke Kudus. Ia menyebutkan bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo disebutkan akan mengunjungi daerah-daerah yang struktur organisasinya sudah solid hingga tingkat dasar.

“Informasi dari DPW, Pak Jokowi ingin datang ke daerah yang struktur partainya sudah lengkap sampai desa. Kalau Kudus sudah rampung, tentu peluang itu ada,” ungkapnya.

Menurut Antoni, kehadiran Jokowi akan menjadi momentum penting bagi PSI Kudus untuk memperkuat eksistensi partai di tengah masyarakat. Ia tidak menyembunyikan bahwa figur Jokowi memiliki daya tarik yang besar dan menjadi salah satu kekuatan utama PSI dalam menjangkau pemilih.

“Terus terang, PSI memang identik dengan Pak Jokowi. Itu kekuatan kami, dan tidak kami tutupi,” ujarnya.

Meski demikian, Antoni menegaskan bahwa kedatangan Jokowi bukan menjadi tujuan utama. Fokus utama PSI Kudus tetap pada pembangunan struktur organisasi yang teratur, solid, dan berkelanjutan. Setelah struktur menjadi kuat, barulah partai akan mulai menyusun visi, misi, serta program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kalau struktur sudah jadi, kami baru bicara langkah politik ke depan. Semua harus bertahap,” tegasnya.

Dengan target penyelesaian struktur dalam waktu dekat, PSI Kudus optimistis dapat menjadi salah satu daerah yang siap menyambut berbagai agenda nasional partai, termasuk potensi kunjungan Jokowi ke Kota Kretek.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *