Edy Wuryanto: Gizi Seimbang Kunci Generasi Unggul, Tantangan Stunting Masih Membayangi 

Pati40 Dilihat

PATI – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyoroti krusialnya perbaikan gizi sebagai pondasi utama pembentukan generasi muda yang sehat dan cerdas. Pernyataan ini disampaikan dalam sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlangsung di Kabupaten Pati, Minggu (15/2), bekerja sama dengan berbagai mitra.

Dalam kesempatan tersebut, Edy kembali mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi ancaman serius berupa stunting. Berdasarkan data yang ada, ia mengungkapkan fakta yang mengkhawatirkan.

“Satu dari lima anak Indonesia terkena stunting,” ujarnya.

Edy menjelaskan bahwa stunting memiliki dampak langsung pada proses belajar anak di sekolah. Ia menegaskan bahwa kualitas pengajaran yang tinggi sekalipun tidak akan memberikan hasil optimal jika kondisi kesehatan dan asupan gizi anak tidak terpenuhi.

“Apik e koyok opo guru ne ngajar, nak keno stunting angel pinter e (sebaik apa pun guru mengajar, jika anak terkena stunting akan sulit untuk menjadi pintar),” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa masalah kekurangan gizi pada anak adalah isu serius yang membutuhkan perhatian bersama dari seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, ia memandang program pemenuhan gizi yang digagas pemerintah sebagai langkah strategis yang patut diapresiasi.

“Pemenuhan gizi kepada para balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan siswa sekolah itu langkah cerdas pemerintah,” jelasnya.

Edy Wuryanto menutup paparannya dengan menekankan bahwa ada dua pilar utama dalam menciptakan generasi muda yang berdaya saing dan unggul, yaitu kesehatan dan kecerdasan.

“Jika anak e panjenengan pengen dadi wong hebat, kuncinya dua: sehat dan cerdas,” pungkasnya.

(red)