Tag: PPK

  • PPK Ormawa Tabularasa Fakultas Psikologi UMK Bentuk Program Tabungan Bencana Guna Meningkatkan Kesiapsiagaan dan Ekonomi Masyarakat Rahtawu

    PPK Ormawa Tabularasa Fakultas Psikologi UMK Bentuk Program Tabungan Bencana Guna Meningkatkan Kesiapsiagaan dan Ekonomi Masyarakat Rahtawu

    Tuturmedia.com, Kudus – Tim Program Peningkatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan Tabularasa Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus telah menjalin kerjasama erat dengan warga Desa Rahtawu untuk merancang Program Tabungan Bencana yang inovatif. Program ini adalah kelanjutan dari Program Utama, yaitu Pengembangan Pojok Literasi Kebencanaan di desa Rahtawu, dan bertujuan mempersiapkan masyarakat menghadapi bencana, terutama dari segi ekonomi.

    Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan Tabularasa (PPK Ormawa) adalah sebuah inisiatif yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus (UMK). Program ini didukung oleh pendanaan dari pihak kemendikbudristekdikti yang menyelenggarakan program khusus terhadap peningkatan kapasitas organisasi kemahasiswaan.

    Melalui PPK Ormawa Tabularasa, mahasiswa fakultas psikologi UMK berkomitmen untuk mengembangkan berbagai kegiatan dan program yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, dengan fokus pada peningkatan kapasitas serta kesadaran akan berbagai isu sosial dan kebencanaan. Program ini bertujuan untuk memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi mahasiswa yang peduli dan siap berperan dalam mengatasi tantangan-tantangan di masyarakat.

    Program Tabungan Bencana membawa harapan baru dengan mengintegrasikan ke dalam setiap pojok literasi yang telah dibentuk sebelumnya. Tujuannya adalah membantu membentuk kelompok kewirausahaan yang kuat di masa mendatang dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Rahtawu menghadapi potensi bencana alam.

    Program ini mencerminkan penyesuaian yang baik dengan potensi lokal. Tim PPK Ormawa memilih potensi unik di Desa Rahtawu, termasuk kopi, jahe, tales, ayam, dan lele, sebagai basis kelompok kewirausahaan.

    Warga Desa Rahtawu dengan penuh antusiasme mengikuti program ini dan berinisiatif untuk berkontribusi secara mandiri dengan iuran mereka sendiri guna membeli bibit ayam dan lele. Dana yang terkumpul dari partisipasi aktif warga digunakan untuk pembelian bibit ayam dan lele, yang diharapkan akan menjadi modal awal bagi anggota kelompok literasi dalam usaha pengelolaan ternak sebagai sumber ekonomi mereka.

    Kelompok literasi jahe, dengan semangat tinggi, mengumpulkan dana sendiri untuk membeli 50 kg bibit jahe guna mendukung petani jahe di desa Rahtawu. Demikian pula, kelompok kopi menunjukkan inisiatif dengan mengelola pembuatan dan pengelolaan marketplace kopi central Rahtawu sendiri, sehingga dapat memperluas jangkauan pasar produk kopi desa.

    Pada kelompok tales, warga secara swadaya menyesuaikan dukungan yang mereka butuhkan dalam hal biaya operasional kelompok. Semua inisiatif yang diambil oleh warga tercermin dari semangat gotong royong yang kuat, dan Tim PPK Ormawa Tabularasa Fakultas Psikologi UMK sangat menghargai partisipasi aktif mereka dalam program ini. Ini membuktikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat desa Rahtawu.

    Pada tanggal 25 September 2023, secara simbolis diberikan bibit ayam kepada peternak peserta pojok literasi. Pemilihan jenis ternak ayam kampung biasa sebagai fokus didasarkan pada pertimbangan bahwa ayam ini mudah dalam perawatan dan pemeliharaannya, serta sesuai dengan preferensi mayoritas warga yang lebih suka ayam kampung biasa.

    Semangat gotong royong dan partisipasi aktif warga semakin menguat, dan mereka berkomitmen untuk lebih mengembangkan dan memajukan peternakan ayam di desa Rahtawu. Langkah ini adalah wujud konkret dari Program Tabungan Bencana yang bertujuan membantu peternak ayam di desa untuk menjadi lebih mandiri secara ekonomi.

    Program Tabungan Bencana adalah contoh nyata bagaimana inisiatif dari kelompok kemahasiswaan dapat memiliki dampak positif yang signifikan pada masyarakat lokal. Fokus pada potensi lokal dan kolaborasi yang kuat telah menciptakan program yang bukan hanya mempersiapkan masyarakat menghadapi bencana, tetapi juga memperkuat ekonomi mereka. Semangat gotong royong dan kemandirian di Desa Rahtawu semakin tumbuh, membawa dampak positif yang lebih luas pada komunitas tersebut.

    (Red)

  • PPK Ormawa Tabularasa UMK Beri Pelatihan Tanggap Darurat dan Pertolongan Pertama di SMP Negeri 3 Satu Atap Gebog

    PPK Ormawa Tabularasa UMK Beri Pelatihan Tanggap Darurat dan Pertolongan Pertama di SMP Negeri 3 Satu Atap Gebog

    Tuturmedia.com, Kudus – Tim Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan Tabularasa Universitas Muria Kudus telah mengadakan pelatihan Tanggap Darurat dan Pertolongan Pertama di SMP Negeri 3 Satu Atap Gebog, Sabtu, 23 September 2023.

    Kegiatan ini, yang diadakan pada tanggal 23 September 2023 dalam rangka pelatihan pramuka, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam mengantisipasi serta memberikan pertolongan pertama saat terjadi bencana.

    Ketua Pelaksana Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan Tabularasa, Rizqi Maulana, menjelaskan pentingnya pelatihan ini.

    “Kita lihat Desa Rahtawu ini letak geografisnya termasuk desa rawan bencana. Siswa-siswa SMP ini kita beri pelatihan edukasi kebencanaan untuk kesiapan mereka dalam menghadapi bencana dan bagaimana pertolongan pertama yang dapat mereka lakukan,” ujar Rizqi.

    Selain itu, Ketua UKMF Tabularasa, Saiful Ni’am Muzakki yang merupakan penanggungjawab dalam program ini menekankan adanya inisiatif yang perlu dikembangkan oleh tim mahasiswa dalam merespon kondisi di daerah tempat pengabdian.

    “Saya melihat bahwa temen-temen mahasiswa yang ikut terjun dalam pengabdian ini perlu untuk selalu melihat kondisi di daerahnya mengabdi yaitu Rahtawu. Kemudian mereka dapat segera merespon keadaan tersebut dengan program yang tepat. Dengan begitu ini juga bisa menjadi momen bagi mahasiswa Tim PPK Ormawa Tabularasa dalam mengembangkan critical thinking dan problem solving di desa.” ujar Ni’am.

    Ni’am juga berharap agar program pengabdian melalui PPK Ormawa Tabularasa seperti ini dapat dilaksanakan dengan pertimbangan yang matang, sehingga program yang dilaksanakan akan tepat dengan kebutuhan masyarakat dan dapat menjadi bekal ilmu yang penting bagi kelompok sasaran dalam hal ini siswa-siswi pramuka SMP N 3 Satu Atap Gebog.

    “Saya mendorong agar mereka mampu menciptakan program yang sesuai dengan kebutuhan kelompok sasaran. Agar apa yang telah dilaksanakan ini memang benar-benar memiliki manfaat dan menjadi bekal ilmu yang sangat penting oleh siswa-siswi SMP N 3 Satu Atap Gebog. Sehingga mahasiswa di sini tidak membuat program asal-asalan tanpa memikirkan runtutan kebermanfaatan dari program.” lanjut Ni’am.

    Guru-guru berharap bahwa pengetahuan yang diberikan dalam pelatihan ini akan membantu siswa-siswi dalam menghadapi situasi darurat. Randi Gita menambahkan,

    “Desa Rahtawu ini rawan terhadap bencana seperti longsor, jadi saya berharap ilmu yang telah diberikan oleh kakak PPK Ormawa Tabularasa ini akan bermanfaat secara langsung bagi siswa. Ini penting karena mereka tinggal di desa yang sering mengalami bencana, dan pengetahuan ini dapat membantu mereka dalam situasi kritis,” katanya.

    Pelatihan ini berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari siswa. Kepala Gudep SMP, Randi Gita, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam berkegiatan baik di dalam maupun di luar kelas.

    “Sangat senang melihat Pramuka di SMP dapat diajak oleh PPK Ormawa Tabularasa. Kegiatan ini memberikan kontribusi besar dalam pembinaan Pramuka. Keberadaan program ini, yang berlangsung selama tiga pertemuan, sangat membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang kebencanaan,” ungkap Randi Gita.

    Dengan pelatihan ini, diharapkan siswa-siswi SMP Negeri 3 Satu Atap Gebog akan lebih siap dalam menghadapi situasi darurat dan dapat memberikan pertolongan pertama yang efektif ketika diperlukan. Tim PPK Ormawa Tabularasa berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kesadaran akan kebencanaan di masyarakat.

    (Red)