Tag: Pemantau Pemilihan

  • Pemantau Pemilihan Perisai Demokrasi Bangsa Akan Laporkan Pihak yang Berupaya Merusak Demokrasi

    Pemantau Pemilihan Perisai Demokrasi Bangsa Akan Laporkan Pihak yang Berupaya Merusak Demokrasi

    Pati, Jawa Tengah (29/11/2024) – Perisai Demokrasi Bangsa, sebuah lembaga pemantau pemilihan, menyatakan akan melaporkan pihak-pihak yang terbukti menyebarkan spanduk-spanduk provokatif yang berpotensi memecah belah masyarakat pada Pilkada 2024. Spanduk-spanduk tersebut diketahui beredar di berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, khususnya pada masa tenang dan setelah pemungutan suara.

    Ketua Umum Perisai Demokrasi Bangsa, Muhammad Rikza Hasballa, menyatakan keprihatinannya atas beredarnya spanduk-spanduk provokatif tersebut. Ia menilai bahwa tindakan ini merupakan upaya untuk merusak demokrasi dan mengganggu stabilitas keamanan di daerah.

    “Kami melihat adanya upaya untuk merusak demokrasi melalui penyebaran spanduk-spanduk provokatif ini. Tindakan ini sangat tidak bertanggung jawab dan dapat memicu konflik di masyarakat,” ujar Rikza.

    Rikza menjelaskan bahwa Perisai Demokrasi Bangsa telah memantau secara intensif situasi di lapangan dan menemukan sejumlah spanduk yang bermuatan provokatif. Spanduk-spanduk tersebut berisi pesan-pesan yang menghasut dan berpotensi menimbulkan perpecahan di masyarakat.

    “Kami telah mengumpulkan bukti-bukti terkait penyebaran spanduk-spanduk provokatif ini. Kami akan segera melaporkan temuan ini kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti,” tegas Rikza.

    Perisai Demokrasi Bangsa berharap agar pihak berwenang dapat menindak tegas para pelaku penyebaran spanduk-spanduk provokatif tersebut. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan iklim demokrasi yang sehat di Indonesia.

    “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga demokrasi dan menolak segala bentuk upaya untuk merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkas Rikza.

  • Perisai Demokrasi Bangsa Apresiasi Sikap Tegas KPU Brebes Usai Cabut Akreditasi Pemantau LSM Hati Kita

    Perisai Demokrasi Bangsa Apresiasi Sikap Tegas KPU Brebes Usai Cabut Akreditasi Pemantau LSM Hati Kita

    Brebes (27/11/2024) – Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) memberikan apresiasi tinggi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes atas keputusan tegasnya mencabut Akreditasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Hati Kita sebagai pemantau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Brebes Tahun 2024. Keputusan ini diambil setelah proses panjang yang melibatkan klarifikasi, rapat koordinasi (Rakor) dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Brebes, dan rapat pleno komisioner KPU Brebes.

    Pada Senin, 25 November 2024, PDB mengajukan tanggapan keberatan resmi kepada KPU Brebes terkait Akreditasi Pemantau Pemilihan LSM Hati Kita. Keberatan tersebut didasarkan pada temuan bukti-bukti kuat yang menunjukkan pelanggaran kode etik dan ketentuan Undang-Undang Pilkada oleh Ketua dan beberapa personil Pemamtau LSM Hati Kita. Bukti-bukti tersebut menunjukkan ketidaknetralan, dan tidak independennya LSM Hati Kita yang dinilai dapat mengganggu jalannya Pilkada Brebes yang demokratis dan adil.

    Ketua Perisai Demokrasi Bangsa Kabupaten Brebes, Jidan Jainudin, didampingi Ketua Umum Perisai Demokrasi Bangsa Nasional Nasional, Muhammad Rikza Hasballa, secara langsung mengajukan keberatan tersebut. Setelah melalui proses klarifikasi dari pihak LSM Hati Kita dan serangkaian rapat, KPU Brebes pada Selasa, 26 November 2024 Pukul 23.30 WIB, akhirnya memutuskan untuk mencabut akreditasi LSM Hati Kita. Dengan pencabutan ini, kini hanya Perisaj Demokrasi Bangsa yang tersisa sebagai Pemantau Pemilihan yang sah dan legal di Pilkada Kabupaten Brebes.

    Perisai Demokrasi Bangsa mengapresiasi proses yang transparan dan responsif dari KPU Brebes dalam menangani keberatan ini. Keputusan KPU Brebes menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga integritas dan transparansi proses Pilkada, serta menegakkan aturan yang berlaku. PDB berharap langkah tegas ini akan menjadi preseden bagi KPU di daerah lain dalam memastikan proses Pilkada yang bersih, adil, dan demokratis.

  • Perisai Demokrasi Bangsa Gelar Silaturahmi Nasional, Siap Pantau Pilkada Serentak 2024 Se-Indonesia

    Perisai Demokrasi Bangsa Gelar Silaturahmi Nasional, Siap Pantau Pilkada Serentak 2024 Se-Indonesia

    Jum’at, 11 Oktober 2024. Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) menggelar Silaturahmi Nasional secara virtual, sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan diri mengawal Pilkada Serentak 2024. Acara ini dihadiri oleh pengurus dan anggota PDB dari seluruh Indonesia, yang mewakili masing-masing provinsi dan kabupaten/kota.

    Silaturahmi Nasional ini menjadi momen penting bagi PDB untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar pengurus dan anggota di seluruh Indonesia. PDB berkomitmen untuk menjalankan peran sebagai pemantau independen dalam Pilkada Serentak 2024, dengan fokus pada pengawasan terhadap proses demokrasi di tingkat daerah.

    Ketua Perisai Demokrasi Bangsa, M. Rikza Hasballa, dalam sambutannya menegaskan bahwa PDB siap mengawal Pilkada Serentak 2024 secara profesional dan independen. “Kami berkomitmen untuk memastikan terselenggaranya Pilkada yang demokratis, jujur, dan adil,” ujar Rikza. “PDB akan menjadi mata dan telinga masyarakat dalam mengawasi jalannya Pilkada, sehingga proses demokrasi dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas.”

    Acara ini juga menjadi kesempatan bagi PDB untuk membahas strategi pemantauan Pilkada Serentak 2024.

    Perisai Demokrasi Bangsa akan fokus pada beberapa aspek penting, seperti:

    1. Transparansi dan Akuntabilitas: PDB akan mengawasi proses pemilihan, mulai dari tahapan kampanye, hingga penghitungan suara, untuk memastikan berlangsungnya proses yang transparan dan akuntabel.

    2. Netralitas Aparatur Negara: PDB akan memantau netralitas aparatur negara, khususnya TNI dan Polri, dalam pelaksanaan Pilkada. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang kondusif dan bebas dari intervensi pihak tertentu.

    3. Partisipasi Masyarakat: PDB akan mendorong partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi, dengan memberikan edukasi dan informasi terkait Pilkada. PDB juga akan memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan mengawasi jalannya Pilkada.

     

    Silaturahmi Nasional ini dihadiri oleh perwakilan PDB dari 6 Provinsi & 18 Kabupaten/Kota Se-Indonesia. Jumlah persebaran daerah tersebut akan terus bertambah karema tingginya antusias pemuda yang ingin bergabung dengan PDB, Hal ini menunjukkan komitmen PDB untuk mengawasi Pilkada Serentak 2024 secara menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia.

    PDB berharap, melalui Silaturahmi Nasional ini, seluruh anggota PDB dapat bekerja sama secara efektif dan efisien dalam mengawal Pilkada Serentak 2024. PDB berkomitmen untuk menjalankan peran sebagai pemantau independen yang kredibel dan profesional, guna memastikan terselenggaranya Pilkada yang demokratis, jujur, dan adil.