Tag: Mawahib Afkar

  • Calon Bupati Hartopo-Mawahib Gelar Silaturahmi Akbar Pasca Pilkada Kudus

    Calon Bupati Hartopo-Mawahib Gelar Silaturahmi Akbar Pasca Pilkada Kudus

    KUDUS – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kediaman Hartopo, calon bupati dari pasangan calon nomor urut 2, Sabtu malam (7/12/2024).

    Ribuan relawan dan pendukung pasangan Hartopo-Mawahib berkumpul dalam acara silaturahmi akbar yang digelar mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB.

    Acara ini dihadiri oleh Tim Pemenangan Hartopo-Mawahib, Sulistyo Utomo, mantan calon wakil bupati Mawahib, jajaran partai pendukung, serta relawan dari berbagai lapisan masyarakat.

    Dalam sambutannya, Hartopo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan dan kerja keras seluruh tim dan relawan selama Pilkada Kudus. Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian jauh lebih penting daripada sekedar kemenangan atau kekalahan.

    “Perjuangan kita bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi tentang membangun kebersamaan dan kepedulian. Kita di sini bukan mencari musuh, melainkan saudara. Kalah menang dalam politik adalah hal biasa, yang terpenting adalah menjaga silaturahmi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Hartopo.

    Hartopo juga menanggapi isu utang yang sempat beredar, dengan menegaskan bahwa permasalahan tersebut telah diselesaikan secara pribadi dan tidak akan dibesar-besarkan. Ia menekankan bahwa urusan koperasi merupakan tanggung jawab lembaga, bukan tanggung jawab pribadinya.

    Mawahib, mantan calon wakil bupati, turut menyampaikan optimisme dan pandangannya. Ia menganggap hasil Pilkada sebagai pelajaran berharga dalam membangun politik yang santun dan produktif.

    “Alhamdulillah, menang kalah adalah bagian dari proses demokrasi. Kami mungkin kalah dalam perolehan suara, namun kami menang di hati masyarakat. Kebersamaan ini adalah kemenangan sejati,” ujar Mawahib.

    Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas relawan pasca Pilkada, mengingat peran penting mereka selama masa kampanye.

    Acara silaturahmi diakhiri dengan diskusi santai dan doa bersama. Suasana penuh keakraban dan harapan untuk masa depan Kudus terlihat jelas dari raut wajah para peserta.

    Hartopo dan Mawahib berharap, semangat kebersamaan ini akan menjadi fondasi untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat Kudus ke depannya.

    (red)

  • 1.500 Santri Kudus Deklarasi Dukung Paslon Nomor Urut 2

    1.500 Santri Kudus Deklarasi Dukung Paslon Nomor Urut 2

    KUDUS – Sekitar 1.500 santri dari Aliansi Santri Balai Tengahan Kudus (Asbak) menyatakan dukungannya kepada Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kudus nomor urut 2, Hartopo dan Mawahib Afkar. Deklarasi dan istighosah tersebut digelar di Gedung Arwaniyyah, Rabu (20/11/2024).

    H. Muhamad Haedar Ulinnuha, perwakilan Asbak, menjelaskan alasan di balik dukungan tersebut. Kedekatan Mawahib Afkar sebagai alumni madrasah dengan para santri menjadi faktor utama.

    “Kami mendukung Paslon Nomor 2 karena Cawabup Kudus Mawahib adalah alumni madrasah, seperti banyak dari kami. Ini menjadi alasan untuk mendukung sesama santri demi kemaslahatan bersama,” jelasnya.

    Lebih lanjut, ia berharap Paslon 02 dapat memimpin Kudus dengan adil dan mengayomi semua warga, tanpa memandang latar belakang.

    Hartopo, Calon Bupati Kudus nomor 2, menyampaikan rasa syukur atas dukungan tersebut. Ia menekankan pentingnya Pilkada yang aman dan damai, seraya mengajak seluruh pihak untuk bersikap dewasa dalam perbedaan pilihan.

    “Deklarasi ini menjadi momen penting. Selain istighosah, kita berdoa agar Pilkada Kudus berlangsung aman dan damai. Dalam pesta demokrasi, perbedaan pilihan harus disikapi dengan rukun dan kedewasaan berpolitik,” ujar Hartopo.

    Dengan hanya satu minggu tersisa hingga hari pemilihan (Rabu, 27/11/2024), Hartopo optimistis dukungan ini akan membawa perubahan positif bagi Kudus.

    Sementara itu, Mawahib Afkar, Calon Wakil Bupati, turut menyampaikan pesan persatuan dan kebersamaan.

    “Kilas balik saat kegiatan halal bihalal beberapa waktu lalu, acara seperti ini menjadi momentum untuk memperkuat tali silaturahmi. Kami sangat bersyukur bisa berada di sini dan mendapat dukungan dari para santri,” ungkap Mawahib.

    Acara deklarasi yang berlangsung khidmat ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Paslon 02 dalam meraih kemenangan di Pilkada Kudus. Dukungan dari kalangan santri dan masyarakat luas semakin memperkuat harapan akan perubahan positif bagi Kabupaten Kudus.

    (Red)

  • Hartopo-Mawahib Janji Tangani Permasalahan Dunia Usaha di Kudus dengan Cepat dan Solutif

    Hartopo-Mawahib Janji Tangani Permasalahan Dunia Usaha di Kudus dengan Cepat dan Solutif

    KUDUS – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus nomor urut 02, Hartopo-Mawahib, menegaskan komitmennya untuk menangani permasalahan dunia usaha di Kabupaten Kudus dengan cepat dan solutif.

    Salah satu langkah yang ditawarkan adalah audiensi langsung antara pengusaha dengan kepala daerah dan dinas terkait untuk memastikan solusi yang tepat.

    Hal tersebut disampaikan oleh Hartopo usai menghadiri acara Ngopi Bareng bersama para pengusaha di Warung Kudusan, Senin (18/11/2024) malam. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pelaku usaha yang tergabung dalam APINDO, KADIN, HIPMI, dan IWAPI.

    Hartopo menilai, diskusi tersebut menjadi momen penting untuk menyerap aspirasi para pengusaha menjelang Pilkada Kudus 27 November 2024.

    “Ini sebenarnya hanya masalah komunikasi. Jika kami terpilih, kami akan langsung membuka ruang audiensi untuk membahas permasalahan yang dihadapi pengusaha. Semua akan didampingi dinas terkait agar jelas dan cepat selesai,” ujar Hartopo.

    Beberapa permasalahan yang disampaikan oleh para pengusaha dalam diskusi antara lain perizinan, modal usaha, pemasaran, dan penyediaan rumah kemasan. Hartopo menekankan pentingnya hilirisasi produk UMKM untuk membantu pelaku usaha di Kudus naik kelas.

    “Nantinya, hilirisasi akan menjadi fokus kami bersama. Dengan dorongan pemerintah, UMKM Kudus bisa berkembang lebih besar,” tambahnya.

    Hartopo, yang juga merupakan mantan Bupati Kudus periode 2018-2023, menyatakan bahwa keberlanjutan komunikasi antara pemerintah dan pengusaha adalah kunci untuk membangun iklim usaha yang kondusif.

    “Sinergi sudah ada, tapi komunikasi harus diperbaiki. Dengan audiensi rutin, semua permasalahan bisa diatasi bersama,” tutupnya.

    Paslon Hartopo-Mawahib berharap, dengan pendekatan proaktif ini, sektor usaha di Kudus dapat tumbuh lebih pesat, mendukung perekonomian daerah, dan membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.

    Wakil Ketua APINDO Kabupaten Kudus, Ali Imron, menyampaikan bahwa diskusi tersebut bertujuan menjalin silaturahmi antara pengusaha dengan calon kepala daerah. Para pengusaha juga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai keluhan.

    “Permasalahan yang kami sampaikan meliputi perizinan, pemasaran, hingga persoalan lingkungan industri. Semuanya membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah,” pungkasnya.

    (red)

  • Mawahib Afkar Siap Ramaikan Bursa Calon Bupati Kudus 2024

    Mawahib Afkar Siap Ramaikan Bursa Calon Bupati Kudus 2024

    KUDUS – Politisi asal Partai Golkar Mawahib Afkar menyatakan siap maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebagai Calon Bupati Kudus 2024. Visi dan misi yang diusung yakni ingin menjadikan Kudus Kota Kretek, Kota industri, dan kota santri secara berkelanjutan.

    Dirinya kini masih menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Tetapi, ia menyatakan kesiapannya bersaing dalam Bakal Calon Bupati (Bacabup) Kudus 2024. Sementara untuk visi dan misinya sangat simpel dan tidak berlebihan.

    “Atas ijin tuhan saya berniat mencalonkan bacabup Kudus. Visi misi kita simpel aja yakni menjadikan Kudus terus menjadi kota kretek, kota industri, dan kota santri. Tidak boleh muluk-muluk. Intinya khas Kudus yang berbudaya agama, maju, dan Kudus yang sejahtera,” ungkapnya kepada Joglo Jateng kemarin.

    Sementara untuk koalisi hingga kini masih solid setelah bersatu padu memenangkan Pilpres 2024. Pihaknya bersama dengan Partai Gerindra, PAN, dan Demokrat telah berupaya memenangkan Pilpres hasilnya menang. Sehingga itu menjadi pijakan dan modal dasar dirinya untuk melangkah menjadi orang nomor satu di Kudus.

    “Kita masih menjalin terus dengan berbagai pihak untuk mencari pasangan cawabup. Tidak menutup kemungkinan karena politik dinamis, pilpres dan pilkada rumusan sudah berbeda. Kita juga memiliki wacana banyak dalam menggandeng cawabup tapi semua keputusan ada di DPP. Karena kita maju dari parpol bukan independent,” ujarnya.

    Dikatakan dia bahwa berpasangan dengan siapapun pihaknya sangat legowo. Yang paling penting memiliki chemistry kesamaan dalam membangun Kudus yang lebih berkah. Selain itu, Mawahib juga membuka keran komunikasi dengan partai non koalisi 02. Karena, perihal pilpres dan pilkada sangat berbeda.

    “Kami juga banyak gambaran yang ingin digandeng cawabup. Intinya kembali ke tadi,” pungkasnya.

    (Ahm)