Tag: Kecamatan Dawe

  • Pijar Park dan Desa Ternadi Kolaborasi Kembangkan Wisata di Kecamatan Dawe

    Pijar Park dan Desa Ternadi Kolaborasi Kembangkan Wisata di Kecamatan Dawe

    KUDUS – Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kudus, bersiap menyambut lonjakan wisatawan. Kerja sama antara Pemerintah Desa Ternadi dan Pijar Park akan membuka akses wisata yang lebih luas di wilayah tersebut. Rencananya, pengunjung Pijar Park di Desa Kajar akan dapat menikmati jeep tour yang menghubungkan berbagai destinasi menarik di Kecamatan Dawe, termasuk Desa Ternadi, Colo, dan beberapa desa lainnya.

    Zaenal Arifin, Pelaksana Tugas (PLT) Camat Dawe, menjelaskan konsep wisata terintegrasi ini.

    “Pengunjung Pijar Park nantinya bisa transit, lalu naik jeep yang sudah disediakan. Jeep ini akan mengantar wisatawan ke berbagai desa di Kecamatan Dawe, seperti Ternadi, Colo, hingga Desa Lau, Desa Piji, dan lainnya. Semua trip ini sudah direncanakan dengan durasi yang bervariasi, seperti trip dua jam yang melewati beberapa destinasi wisata,” jelasnya.

    Inisiatif ini bertujuan untuk mempromosikan potensi wisata tersembunyi di setiap desa. Bukan hanya satu tempat wisata yang diunggulkan, melainkan sinergi antar desa dalam menawarkan keunikan masing-masing.

    “Misalnya, Desa Colo yang terkenal dengan makam bersejarah, Desa Japan yang menawarkan pengalaman petik kopi, serta Desa Dukuhwaringin yang memiliki air terjun Kedung Gender,” beber Zaenal Arifin.

    Popularitas jeep tour semakin meningkat, dan telah terbukti efektif dalam mempromosikan berbagai desa.

    “Jeep ini sudah sangat populer, dan banyak desa yang sudah diperkenalkan lewat trip wisata. Kolaborasi ini tentu akan memperkenalkan lebih banyak lagi potensi yang dimiliki setiap desa,” tambahnya.

    Zaenal Arifin berharap kolaborasi ini akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Desa Ternadi dan desa-desa lain di Kecamatan Dawe, sehingga berdampak positif pada perekonomian lokal.

    (red)

  • Kecamatan Dawe Genjot Pembibitan Sepak Bola Putri

    KUDUS – Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus tengah menggenjot pembibitan sepak bola putri melalui gelaran Camat Dawe Cup pada (23/6/2024) kemarin. Rencananya kegiatan tersebut digelar di Lapangan New Ndoro Stadium, Desa Cranggang selama satu Minggu.

    Camat Dawe, Famny Dwi Arfana menyebut, untuk pertandingan sepak bola putri rencananya dimulai pada 23 Juni hingga 30 Juni 2024 di lapangan milik Desa Cranggang. Untuk tahun kemarin, pihaknya hanya melaksanakan pertandingan sepak bola untuk putra. Tetapi tahun ini ada tambahan putri.

    “Yang bertanding dari delegasi masing-masing desa dengan peserta KU 12 kebawah. Mengapa dilaksanakan, mengulang di tahun kemarin kita mengambil waktunya saat momen libur sekolah atau kenaikan kelas,” ungkapnya.

    Dari situ pihaknya pun memanfaatkan waktu mereka untuk lebih bermanfaat lagi. Biasanya mereka saat liburan memiliki kecenderungan hanya main hape terutama dikala pagi dan sore hari. Disisi lain, Kecamatan Dawe sedang serius membantu dalam melakukan pembibitan sepak bola putri.

    “Untuk putri pun memiliki kans besar, tak hanya tingkat regional atau se Indonesia. Harapannya bibit muda di Dawe bisa berkontribusi tingkat kabupaten maupun nasional. Sehingga kita siapkan U-12 sejak dini,” terangnya.

    Tujuannya agar mereka dapat aktif bersosialisasi dengan teman-temannya melalui bidang olahraga. Para perwakilan desa nanti menyiapkan Kelompok Usia minimal 7 orang pemain inti dan 7 pemain cadangan, jadi totalnya 14 orang. Untuk tim yang ikut berjumlah 18 desa.

    “Intinya mereka biar punya kegiatan positif. Tempatnya di Desa Cranggang biar efektif. Untuk desa nantinya melakukan seleksi kepada pihak-pihak sekolah,” tuturnya.

    Sementara desa yang ikut antara lain Desa Dukuhwaringin, Glagah Kulon, Rejosari, Soco, Ternadi, Lau, dan Desa Kajar. Lebih lanjut, Desa Piji, Tergo, Kuwukan, Margorejo, Puyoh, Japan, Cranggang, Colo, Cendono, Samirejo, dan Desa Kandangmas.

    “Untuk finalnya dilaksanakan pagi pada 30 Juni 2024. Untuk waktunya cowok 2X25 menit istirahat 5 menit. Perempuan 2X15 menit istirahat agak panjang. Karena menyesuaikan kelompok umur,” pungkasnya.

    (Ahmd).

Exit mobile version