Tag: Brebes

  • Program MBG Jangan Jadi Biang Kecemasan, Edy Wuryanto: Harus Ada Jaminan Sehat

    Program MBG Jangan Jadi Biang Kecemasan, Edy Wuryanto: Harus Ada Jaminan Sehat

    BREBES, TUTURMEDIA.COM – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Edy Wuryanto, menyoroti polemik surat pernyataan bermasalah dari MTs Negeri 2 Brebes terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Surat yang sempat viral itu memicu keresahan karena klausul yang dianggap merugikan orang tua, seperti larangan menuntut jika anak keracunan dan kewajiban mengganti wadah makan rusak seharga Rp80 ribu.

    “Keamanan anak adalah tanggung jawab nasional, bukan beban orang tua. Program makan bergizi gratis harus memberi nutrisi, bukan kecemasan,” tegasnya.

    Edy menilai pencabutan surat itu sudah tepat, tetapi kejadian ini menjadi pelajaran penting agar pelaksanaan MBG tidak serampangan. Pemerintah harus memastikan penyedia makanan memiliki standar keamanan pangan yang jelas dan sertifikasi resmi.

    Legislator Dapil Jawa Tengah III itu menegaskan negara wajib menjamin keamanan program ini. Jika terjadi keracunan, biaya pengobatan harus ditanggung pemerintah. Edy juga mendorong keterlibatan Puskesmas, tenaga gizi, dan petugas kesehatan lingkungan dalam pengawasan distribusi makanan di sekolah.

    Menurut Edy, Program MBG adalah wujud keberpihakan negara pada kesehatan generasi muda. Ia mengingatkan agar niat baik ini tidak menjadi sumber keresahan baru.

    “Program MBG ini niatnya baik, tapi jangan sampai salah kelola. Yang harus dijamin adalah kualitas gizi, keamanan pangan, dan tanggung jawab pemerintah. Anak-anak kita harus sehat, orang tua harus tenang,” pungkasnya.

    (red)

  • Perisai Demokrasi Bangsa Apresiasi Sikap Tegas KPU Brebes Usai Cabut Akreditasi Pemantau LSM Hati Kita

    Brebes (27/11/2024) – Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) memberikan apresiasi tinggi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes atas keputusan tegasnya mencabut Akreditasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Hati Kita sebagai pemantau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Brebes Tahun 2024. Keputusan ini diambil setelah proses panjang yang melibatkan klarifikasi, rapat koordinasi (Rakor) dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Brebes, dan rapat pleno komisioner KPU Brebes.

    Pada Senin, 25 November 2024, PDB mengajukan tanggapan keberatan resmi kepada KPU Brebes terkait Akreditasi Pemantau Pemilihan LSM Hati Kita. Keberatan tersebut didasarkan pada temuan bukti-bukti kuat yang menunjukkan pelanggaran kode etik dan ketentuan Undang-Undang Pilkada oleh Ketua dan beberapa personil Pemamtau LSM Hati Kita. Bukti-bukti tersebut menunjukkan ketidaknetralan, dan tidak independennya LSM Hati Kita yang dinilai dapat mengganggu jalannya Pilkada Brebes yang demokratis dan adil.

    Ketua Perisai Demokrasi Bangsa Kabupaten Brebes, Jidan Jainudin, didampingi Ketua Umum Perisai Demokrasi Bangsa Nasional Nasional, Muhammad Rikza Hasballa, secara langsung mengajukan keberatan tersebut. Setelah melalui proses klarifikasi dari pihak LSM Hati Kita dan serangkaian rapat, KPU Brebes pada Selasa, 26 November 2024 Pukul 23.30 WIB, akhirnya memutuskan untuk mencabut akreditasi LSM Hati Kita. Dengan pencabutan ini, kini hanya Perisaj Demokrasi Bangsa yang tersisa sebagai Pemantau Pemilihan yang sah dan legal di Pilkada Kabupaten Brebes.

    Perisai Demokrasi Bangsa mengapresiasi proses yang transparan dan responsif dari KPU Brebes dalam menangani keberatan ini. Keputusan KPU Brebes menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga integritas dan transparansi proses Pilkada, serta menegakkan aturan yang berlaku. PDB berharap langkah tegas ini akan menjadi preseden bagi KPU di daerah lain dalam memastikan proses Pilkada yang bersih, adil, dan demokratis.

Exit mobile version