Tag: Bajomulyo

  • KKN IPMAFA Desa Bajomulyo Sukses Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Siswa SDN Bajomulyo

    KKN IPMAFA Desa Bajomulyo Sukses Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Siswa SDN Bajomulyo

    PATI – Kelompok 14 Sandyakala KKN Pemberdayaan Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, baru-baru ini menyelenggarakan pelatihan Public Speaking untuk anak-anak di SD Negeri Bajomulyo pada tanggal 21 dan 22 Agustus 2024. Pelatihan ini fokus pada tiga bidang: pidato, master ceremony, dan mendongeng.

    Public Speaking, kemampuan berbicara di depan umum, merupakan keterampilan penting yang perlu diasah sejak dini. Masa kanak-kanak merupakan waktu yang tepat untuk membangun kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan orang banyak.

    Pelatihan ini bertujuan untuk menumbuhkan keberanian siswa-siswi dalam berbicara di depan umum, baik dalam berpidato, memimpin acara, maupun berdongeng.

    Selama pelatihan, mahasiswa KKN IPMAFA memperkenalkan konsep Public Speaking dan menjelaskan definisi serta struktur pidato, master ceremony, dan dongeng.

    Mereka juga memberikan contoh konkret bagaimana cara berpidato, memimpin acara, dan berdongeng dengan baik. Sebagai puncak acara, siswa-siswi SD Negeri Bajomulyo diberikan kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan yang telah mereka pelajari.

    Para mahasiswa memberikan apresiasi kepada siswa-siswi yang berani tampil dan menunjukkan kemampuan mereka.

    Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan siswa-siswi SD Negeri Bajomulyo dapat meningkatkan kemampuan Public Speaking mereka dan lebih percaya diri dalam berbicara di depan umum.

    (Red)

  • Menuju Pengelolaan Keuangan Modern: KKN Sandyakala Berdayakan UMKM di Desa Bajomulyo

    PATI – Kelompok 14 KKN Sandyakala dari Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, sukses menyelenggarakan sosialisasi tentang pengelolaan keuangan berbasis digital pada Selasa (10/9/2024).

    Program ini dikhususkan untuk membantu para pelaku UMKM di desa tersebut, seperti pengolahan otak-otak bandeng milik Ibu Purwati, pengolahan kerupuk bawang milik Bu Mintol, dan toko kelontong, dalam mengelola keuangan mereka secara lebih efisien dan transparan.

    Para mahasiswa KKN Sandyakala mengenalkan aplikasi pengelolaan keuangan yang memungkinkan pelaku usaha untuk memantau perkembangan keuangan mereka dengan mudah.

    Aplikasi ini memungkinkan mereka untuk mencatat pengeluaran dan pendapatan, sehingga dapat melihat profit keuntungan dan aset yang dimiliki. Dengan demikian, pengelolaan keuangan mereka menjadi lebih stabil dan terstruktur.

    KKN Sandyakala tidak hanya memberikan sosialisasi, tetapi juga melakukan pendampingan langsung kepada para pelaku UMKM.

    Hal ini diharapkan dapat membantu mereka dalam memahami dan menerapkan aplikasi pengelolaan keuangan secara efektif.

    Para mahasiswa berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para pelaku UMKM di Desa Bajomulyo.

    Mereka berencana untuk melakukan evaluasi dan tindak lanjut setelah program berakhir untuk memastikan bahwa para pelaku UMKM dapat terus memanfaatkan teknologi dalam manajemen keuangan mereka.

    Program KKN ini merupakan contoh nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam menghadapi tantangan era digital. Diharapkan, inisiatif ini dapat menginspirasi lebih banyak program serupa di berbagai daerah lainnya.

    (Red)

Exit mobile version