KUDUS – Kegiatan syukuran untuk merayakan kelengkapan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di Desa Sidorekso, Kabupaten Kudus, dihadiri langsung oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie.
Acara yang digelar di bulan Ramadan juga menyertakan berbagai agenda, antara lain pembagian takjil untuk masyarakat, bazar produk UMKM, serta acara buka puasa bersama warga dan perangkat desa setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan harapan agar koperasi desa mampu berperan sebagai pilar penguatan ekonomi lokal sekaligus mempercepat pemerataan kesejahteraan di tingkat bawah.
Menurutnya, rangkaian kegiatan syukuran ini memiliki tujuan ganda – bukan hanya untuk merayakan kelarannya pembangunan, tetapi juga untuk memperkenalkan fasilitas koperasi kepada seluruh warga agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Alhamdulillah pembangunan KDKMP di Desa Sidorekso sudah selesai. Hari ini kita syukuran sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan berbagi takjil, dukungan kepada UMKM, serta buka puasa bersama warga,” ujarnya.
Selain itu, acara tersebut juga dimanfaatkan untuk memperlihatkan kendaraan taktis Maung hasil produksi PT Pindad kepada masyarakat. Warga yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi saat mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung bahkan mencoba memasuki dalam kendaraan buatan industri pertahanan dalam negeri.
Dandim menegaskan bahwa langkah pengenalan kendaraan tersebut bertujuan untuk membangkitkan rasa cinta tanah air dan dukungan publik terhadap produk industri pertahanan nasional.
“Kendaraan Maung ini merupakan produk dalam negeri dari PT Pindad. Kita harus mendukung industri pertahanan Indonesia agar bisa terus berkembang dan memperkuat pertahanan bangsa,” katanya.
Tak hanya itu, program pembagian takjil yang digelar menjadi bagian dari bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terutama dalam momentum bulan suci Ramadan.
“Kegiatan ini juga sebagai bentuk berbagi kebahagiaan kepada masyarakat Kudus, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sidorekso Mochammad Arifin menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan berbagai pihak yang telah membantu proses pembangunan koperasi desa. Ia berharap keberadaan koperasi dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan ekonomi masyarakat setempat.
Menurut Arifin, saat ini pemerintah desa masih dalam tahap menunggu petunjuk teknis terkait mekanisme operasional yang akan diterapkan pada koperasi. Meski demikian, pihaknya telah memulai serangkaian persiapan awal, termasuk kegiatan pendaftaran dan penjaringan calon anggota.
“Kami masih menunggu regulasi dan arahan lebih lanjut terkait mekanisme pengelolaan koperasi. Saat ini yang berjalan baru tahap penjaringan anggota,” jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa setelah koperasi beroperasi secara penuh di kemudian hari, seluruh keuntungan yang diperoleh akan dialokasikan kembali kepada para anggota sesuai dengan prinsip sistem koperasi.
Mayoritas masyarakat Desa Sidorekso bekerja sebagai petani dengan komoditas utama tanaman padi. Selain sektor pertanian, sebagian warga juga menggeluti usaha peternakan serta bidang perikanan dalam skala usaha kecil.
Dengan potensi ekonomi lokal yang ada, Arifin sangat optimis bahwa KDKMP dapat berkembang menjadi wadah yang efektif untuk mengembangkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan taraf hidup warga secara berkelanjutan.
(red)
