Senam Sehat di Museum Patiayam, Lestari Moerdijat Dorong Warga Jaga Kebugaran dan Lestarikan Sejarah Kudus

Kudus112 Dilihat

KUDUS – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak masyarakat menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap warisan sejarah daerah melalui kegiatan senam bugar bersama di halaman Museum Patiayam, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Selasa (20/10).

Kegiatan yang diikuti 165 peserta dari organisasi kepemudaan dan masyarakat sekitar itu terselenggara melalui kolaborasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kudus.

Pemilihan Museum Patiayam sebagai lokasi kegiatan tidak hanya bertujuan menghadirkan aktivitas olahraga bersama, tetapi juga memperkenalkan masyarakat pada kawasan yang menyimpan jejak kehidupan purba dan kekayaan sejarah Kabupaten Kudus.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin terbiasa menerapkan pola hidup sehat sekaligus memiliki kesadaran untuk mengenal dan menjaga situs bersejarah yang menjadi bagian dari identitas daerah.

Wakil Ketua DPW Partai NasDem Jawa Tengah sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kudus, Akhwan, menyampaikan bahwa kegiatan senam bersama tersebut merupakan wujud perhatian Lestari Moerdijat terhadap kesehatan masyarakat.

Ia menilai, kegiatan olahraga bersama sejalan dengan upaya mewujudkan Kudus sebagai daerah yang sehat. Menurutnya, kebiasaan menjaga kebugaran perlu terus didorong di berbagai lapisan masyarakat, termasuk perempuan dan generasi muda.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan senam sehat bersama ibu-ibu. Tujuannya, pertama, sesuai dengan slogan Kabupaten Kudus, Kudus Sehat. Jadi, Ibu Lestari Moerdijat punya kepedulian terhadap masyarakat Kudus untuk setidaknya memberikan kontribusi, meskipun secuil, supaya warga masyarakat Kudus tetap menjaga kesehatannya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kudus sekaligus Ketua Panitia, Agus Kurniawan, menjelaskan bahwa peserta kegiatan berjumlah 165 orang yang berasal dari organisasi kepemudaan di Kabupaten Kudus serta masyarakat di sekitar Desa Terban.

Partisipasi dari berbagai kelompok masyarakat tersebut diharapkan dapat mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan pemahaman bahwa menjaga kesehatan merupakan hal penting dalam kehidupan sehari-hari.

“Pesertanya ada 165 yang berasal dari OKP atau organisasi kepemudaan di Kabupaten Kudus dan juga masyarakat di sekitar Terban. Tentunya ini olahraga, jadi menjaga jiwa raga tetap sehat,” terangnya.

Agus menambahkan, penyelenggaraan senam di kawasan Museum Patiayam juga menjadi sarana untuk memperluas pengenalan masyarakat terhadap situs purbakala tersebut.

Dengan meningkatnya kunjungan dan pengetahuan masyarakat mengenai nilai sejarah Patiayam, kesadaran untuk melestarikan warisan lokal diharapkan semakin kuat.

Museum Patiayam dikenal sebagai kawasan yang menyimpan berbagai temuan fosil fauna purba, termasuk stegodon atau gajah purba. Temuan tersebut menjadi bagian penting dari catatan sejarah alam yang turut memperkaya identitas dan nilai sejarah Kabupaten Kudus.

Melalui sinergi pemerintah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar aktivitas olahraga.

Upaya membudayakan hidup sehat perlu berjalan beriringan dengan pelestarian sejarah daerah. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memiliki tubuh yang bugar, tetapi juga turut berperan menjaga kekayaan sejarah dan warisan budaya Kudus agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.

(red)

News Feed