KUDUS – Program Samsat Siaga yang menawarkan layanan keliling diperluas ke seluruh bulan April 2026 di Kabupaten Kudus. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyelesaikan kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Muhammad Zakki, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Samsat Kudus, menyampaikan bahwa layanan keliling merupakan bentuk upaya jemput bola agar masyarakat tidak perlu datang ke kantor Samsat secara langsung.
“Melalui Samsat Siaga, kami hadir lebih dekat ke masyarakat. Harapannya, kesadaran wajib pajak semakin meningkat karena akses layanan lebih mudah dijangkau,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Rencananya, sepanjang April 2026 layanan akan tersedia di puluhan lokasi yang dipilih secara strategis, mencakup kawasan industri, pusat perbelanjaan, dan fasilitas umum. Beberapa perusahaan besar termasuk kawasan Djarum, Polytron, dan Prima menjadi titik layanan untuk menjangkau pekerja di sektor industri.
Di sisi lain, lokasi publik seperti Pasar Kliwon, Terminal Colo, dan Mal Pelayanan Publik (MPP) juga menjadi pilihan utama karena mobilitas masyarakat yang tinggi. Beberapa desa antara lain Kandangmas juga menjadi target untuk menjangkau wajib pajak di wilayah pedesaan.
Pelayanan dimulai sejak tanggal 1 April dengan lokasi awal di Djarum Oasis dan Djarum Sidorekso, kemudian akan bergeser setiap hari ke lokasi berbeda. Namun, pada Jumat (3/4/2026) layanan akan ditiadakan karena bertepatan dengan Hari Raya Wafatnya Yesus Kristus.
Menurut Zakki, variasi lokasi dipilih untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pekerja industri, pedagang, hingga warga umum. Dengan sistem ini, diharapkan masyarakat tidak lagi memiliki alasan terkait keterbatasan waktu atau jarak untuk membayar pajak kendaraan.
“Setiap hari kami berpindah lokasi agar cakupan layanan lebih luas. Ini juga untuk mengakomodasi masyarakat yang memiliki kesibukan berbeda-beda,” jelasnya.
Layanan Samsat Siaga mencakup pembayaran pajak kendaraan tahunan serta proses pengesahan STNK. Proses pelayanan dirancang cepat berkat dukungan sistem digital yang terintegrasi dengan data Samsat pusat.
Selain kemudahan yang diberikan, program ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan pendapatan daerah melalui sektor pajak kendaraan bermotor. Semakin banyaknya masyarakat yang taat membayar pajak diharapkan dapat meningkatkan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Pihaknya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Informasi terkait lokasi dan waktu pelayanan akan terus diperbarui agar masyarakat dapat merencanakan pembayaran pajak dengan lebih baik.
“Silakan masyarakat memanfaatkan layanan ini. Kami hadir untuk memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan pelayanan publik yang lebih cepat dan efisien,” pungkasnya.
(red)
