PPP Pati Bidik 9 Kursi DPRD, Konsolidasi Partai Diperkuat

Pati118 Dilihat

PATI – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pati mulai memperkuat mesin partai untuk meningkatkan perolehan kursi DPRD pada pemilu mendatang. Partai berlambang Kakbah tersebut memasang target minimal tujuh hingga delapan kursi, dengan ambisi mengulang capaian sembilan kursi yang pernah diraih pada 1999.

Saat ini, PPP Pati memiliki enam kursi di DPRD Kabupaten Pati. Jumlah tersebut menjadi modal awal bagi partai untuk meningkatkan keterwakilannya sekaligus memperkuat pengaruh politik di tingkat daerah.

Ketua DPC PPP Pati, Muslihan, menyampaikan target itu seiring upaya pembenahan organisasi dan konsolidasi kepengurusan hingga tingkat bawah. Hal tersebut disampaikan dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak yang berlangsung di Hotel Pati, Sabtu (10/10).

“Target minimal tujuh sampai delapan kursi. Kalau maksimal, harapannya bisa sembilan kursi atau lebih,” ujarnya.

Muslihan menilai, peningkatan perolehan kursi membutuhkan kerja kolektif yang terstruktur. Penguatan organisasi harus dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa agar keberadaan partai semakin dirasakan masyarakat.

Sebagai bagian dari langkah tersebut, PPP Pati menggelar Musancab secara serentak dengan melibatkan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 21 kecamatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi agenda penataan kepengurusan rutin lima tahunan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

“Dari 21 kecamatan ini kita laksanakan secara serentak. Baru kali ini acara seperti ini di DPC PPP Pati dilakukan secara serentak, serta dihadiri langsung oleh Ketua DPW PPP Jawa Tengah beserta kabinetnya yang lengkap,” kata Muslihan.

Penguatan struktur organisasi menjadi salah satu fokus PPP Pati dalam mempersiapkan diri menghadapi pemilu mendatang. Pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa dinilai penting untuk memperluas jangkauan partai dan menjaga kedekatan dengan masyarakat.

DPC PPP Pati menargetkan seluruh kepengurusan PAC hingga ranting di tingkat desa dapat terbentuk secara menyeluruh pada awal 2027.

Upaya konsolidasi tersebut telah diawali melalui pertemuan di masing-masing daerah pemilihan (dapil) sebelum Musancab tingkat kabupaten dilaksanakan. Dalam kegiatan itu, perwakilan ranting turut dilibatkan untuk menyelaraskan langkah organisasi dan mempersiapkan kader di setiap wilayah.

Selain penataan kepengurusan, Musancab juga dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan politik bagi para kader. Melalui agenda tersebut, partai berupaya meningkatkan pemahaman mengenai peran serta tanggung jawab kader dalam menjalankan fungsi organisasi.

Muslihan menegaskan, Musancab menjadi kesempatan untuk mempererat soliditas internal sekaligus meningkatkan kesiapan PPP Pati menghadapi persaingan politik pada pemilu berikutnya.

Dengan bekal enam kursi saat ini, PPP Pati berupaya memperbesar keterwakilannya di DPRD. Pengalaman meraih sembilan kursi pada 1999 menjadi salah satu pijakan untuk membangun optimisme terhadap target tersebut.

Namun, pencapaian target itu bergantung pada efektivitas konsolidasi dan kemampuan partai memperkuat dukungan masyarakat. Karena itu, pembenahan kepengurusan hingga tingkat desa menjadi langkah awal yang diharapkan mampu mendorong peningkatan suara dan perolehan kursi pada pemilu mendatang.

(red)