KUDUS – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kudus menegaskan komitmen dalam menyiapkan kader pemimpin masa depan melalui acara Pelantikan Pengurus DPC PKS Periode 2025–2030 yang digabungkan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Kegiatan tersebut diselenggarakan di Pendopo Bupati Kudus pada Minggu (21/12/2025), dan menjadi momen bersejarah bagi PKS Kudus.
Ketua DPD PKS Kabupaten Kudus, Ruston Harahap menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi tanda berjalannya proses regenerasi kepemimpinan partai dengan cara yang sehat dan sesuai dengan anggaran dasar serta anggaran rumah tangga (AD/ART). Hampir semua kecamatan di Kudus kini dipimpin oleh ketua baru, hanya Kecamatan Jati dan Dawe yang belum berganti kepemimpinan.
“Ini menunjukkan proses peralihan kepemimpinan berjalan dengan baik. Kami berharap muncul energi baru dan semangat kolaborasi yang kuat dari pengurus DPC yang baru dilantik,” ujarnya.
Selanjutnya, sebanyak sembilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKS tingkat kecamatan secara resmi dilantik. Setiap DPC memiliki struktur yang meliputi ketua, sekretaris, serta beberapa bidang kerja, dengan jumlah total sekitar 90 pengurus.
Setelah tahap pelantikan selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan Rakerda untuk menyusun dan membahas program kerja lima tahunan yang merupakan turunan dari kebijakan yang telah ditetapkan oleh DPP dan DPW PKS, serta disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Kudus.
Ruston menjelaskan bahwa arah kebijakan PKS untuk masa mendatang tetap berfokus pada dua program utama yang menjadi prioritas nasional partai, yaitu K2 dan P2. K2 adalah program kaderisasi yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas dan kuantitas kader, pemerataan keberadaan kader di seluruh wilayah, serta penguatan aspek kesejahteraan bagi para kader.
Sedangkan P2 adalah program pelayanan publik, yang menjadikan PKS sebagai partai yang berperan sebagai pelayan masyarakat dan bagian dari solusi untuk mengatasi berbagai persoalan sosial.
“Pelayanan publik ini akan terus kami tingkatkan agar kehadiran PKS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Pelaksanaan pelantikan di Pendopo Bupati Kudus juga menjadi catatan penting dalam sejarah PKS Kudus. Menurut Ruston, ini adalah kalinya PKS Kudus menyelenggarakan acara pelantikan di pendopo, yang memiliki makna simbolik yang sangat kuat. Dari tempat ini, muncul pesan serta harapan besar bagi seluruh kader PKS.
Salah satu kader senior PKS Kudus, Mbah Wawan, menyampaikan pesan motivasi agar para kader memiliki mental pendopo, yaitu mental kepemimpinan dan kesiapan untuk memimpin daerah. Pesan tersebut menjadi penegasan terkait tema utama dari kegiatan ini.
“Kita berdoa dan berharap, 10 hingga 20 tahun ke depan, ada kader PKS yang mampu memimpin dan mengisi kepemimpinan di pendopo ini,” ujar Ruston menirukan pesan Mbah Wawan.
Selain itu, PKS Kudus juga meluncurkan Forum Sahabat Inklusif dan Forum Ayah sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan keluarga serta perhatian terhadap masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus.
“Melalui agenda ini, kami akan terus melangkah serius menyiapkan kader pemimpin yang berkarakter, peduli, dan siap memimpin Kudus di masa depan,” pungkasnya.
(red)






