Tag: Muria

  • Anggota DPRD Kudus Dukung Pengembangan Musik Lewat Muria Jazz Festival

    Anggota DPRD Kudus Dukung Pengembangan Musik Lewat Muria Jazz Festival

    KUDUS – Gelaran Muria Jazz Festival yang berlangsung di Bukit Kakas, Ternadi, Sabtu (28/9/2024), mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Valerie Yudistira Pramudya, anggota DPRD Kabupaten Kudus yang juga merupakan penggerak ekonomi kreatif dan pemilik Sidji Coffea.

    Ia mengapresiasi festival ini sebagai langkah positif dalam pengembangan sektor musik dan pariwisata di Kudus.

    Menurut Valerie, acara musik seperti Muria Jazz Festival sangat penting untuk menjaring bakat dan kreativitas anak muda. Ia berharap lebih banyak event serupa digelar di Kudus guna mendorong subsektor musik dan ekonomi kreatif.

    “Kudus ini harus diperbanyak event-event musik. Dengan adanya festival seperti ini, kreativitas teman-teman muda bisa lebih berkembang, dan diharapkan muncul bakat-bakat baru yang mewarnai dunia musik Kudus,” ucap Valerie.

    Selain meningkatkan kreativitas, event musik juga diyakini mampu mendongkrak sektor pariwisata lokal. Valerie juga menyoroti potensi Bukit Kakas Ternadi sebagai destinasi wisata yang strategis namun kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

    Ia berharap, acara-acara musik yang rutin digelar di lokasi tersebut bisa menjadikan Kudus sebagai tujuan wisata musik. Seperti halnya Dieng yang terkenal dengan Dieng Jazz Festival.

    “Bila dikelola dengan baik, tempat ini bisa menjadi daya tarik wisata baru di Kudus,” imbuhnya.

    Valerie juga bercerita mengenai inisiasinya dalam membangun ekosistem musik di Kudus, seperti ketika ia menyelenggarakan Muria Blues dua tahun lalu. Hal itu dilakukan sebagai upaya menghidupkan kembali event-event musik pasca pandemi.

    Kini, setelah menjadi anggota DPRD, Valerie mengaku memiliki kesempatan lebih besar untuk mendukung pengembangan kreativitas lokal.

    “Saya berharap ke depannya Kudus memiliki lebih banyak ruang untuk kreativitas, tempat di mana para kreator bisa bertemu dan berkolaborasi. Sebagai anggota DPRD, saya antusias dan mendukung penuh acara seperti ini yang bisa memajukan sektor musik dan pariwisata di Kudus,” tutupnya.

    Menurutnya acara Muria Jazz Festival tahun ini berhasil menarik perhatian warga lokal dan luar kota. Yang mana dapat menjadikan Kudus semakin dikenal sebagai pusat kreativitas musik dan destinasi wisata menarik.

    (Adm)

  • Kopi Alpukat Siap Eksplorasi Pasar Dunia

    Kopi Alpukat Siap Eksplorasi Pasar Dunia

    KUDUS – Kopi Muria, sebuah usaha lokal dari Pegunungan Muria, siap memperkenalkan produk inovasi terbarunya, Kopi Alpukat, ke pasar internasional. Owner Kopi Muria, Atok, mengatakan bahwa kopi unik ini akan dibawa ke Malaysia dalam sebuah ekspo minggu depan.

    “Kami berangkat ke Malaysia untuk memperkenalkan Kopi Alpukat. Filosofinya, pohon kopi di Pegunungan Muria dilindungi oleh pohon alpukat, sehingga buah alpukat sangat melimpah di kawasan ini. Dari situlah ide membuat Kopi Alpukat muncul,” jelasnya Senin (9/9/2024).

    Lebih lanjut, kopi Alpukat ini diharapkan dapat diterima dengan baik di pasar lokal maupun internasional. Produk tersebut rencananya akan resmi diluncurkan pada awal Oktober 2024, setelah mesin produksi siap beroperasi.

    “Kami menawarkan produk premium dengan kemasan kaleng eksklusif dan juga kemasan sachet yang lebih terjangkau, dengan harga eceran tertinggi Rp 2.500 per sachet. Konsumen bisa membeli sesuai kebutuhan, bahkan dalam bentuk rentengan berisi 10 sachet,” tambahnya.

    Atok menjelaskan, alasan memilih alpukat sebagai bahan inovasi karena buah tersebut tersedia melimpah di Pegunungan Muria. Dimana pohon alpukat digunakan sebagai pelindung tanaman kopi.

    Dengan semangat mengembangkan produk lokal, Kopi Muria berharap produk Kopi Alpukat dapat bersaing di pasar internasional. Serta menjadi favorit di kalangan penikmat kopi.

    (Adm)