Tag: Jawa Tengah

  • Meet and Great HIPMI Syariah Jawa Tengah Menguatkan Jejaring dan Kolaborasi Ekonomi Syariah Pengusaha Muda

    Meet and Great HIPMI Syariah Jawa Tengah Menguatkan Jejaring dan Kolaborasi Ekonomi Syariah Pengusaha Muda

    Semarang, HIPMI Syariah Jawa Tengah menggelar kegiatan Meet and Great Pengusaha Muda Syariah Jateng pada 2 Desember 2025 di Azana Hotel Semarang. Acara ini menjadi ruang temu para pelaku usaha untuk memperluas jaringan, berbagi pengalaman, dan membangun kolaborasi dalam pengembangan ekonomi berbasis prinsip syariah.

     

    Dalam sambutannya, Ketua HIPMI Syariah Jateng M. Sabiq Kamalul Haq menegaskan bahwa penguatan ekosistem bisnis syariah merupakan salah satu langkah strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini. “Kami ingin memastikan para pengusaha muda di Jawa Tengah tidak hanya berkembang dari sisi bisnis, tetapi juga memegang prinsip keberlanjutan, keadilan, dan kebermanfaatan sosial,” ujarnya.

     

    Kegiatan diisi dengan sesi diskusi interaktif, business networking, hingga pemaparan peluang investasi sektor syariah yang dinilai terus berkembang di wilayah Jawa Tengah. Peserta juga diberikan kesempatan untuk mempresentasikan produk dan gagasan kerja sama yang berpotensi ditindaklanjuti.

     

    Acara ini dihadiri oleh Pengurus HIPMI Syariah dari berbagai wilayah kabupaten/kota di Jawa Tengah yang memiliki komitmen dalam pengembangan sektor ekonomi syariah nasional. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

     

    HIPMI Syariah Jawa Tengah menyebut kegiatan ini menjadi tonggak awal semangat organisasi . Ke depan, organisasi akan memperbanyak program pendampingan, pelatihan, serta ruang kolaborasi demi melahirkan semakin banyak pengusaha muda yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.

  • FKUB Muda Jawa Tengah Ajak Pemuda Jadi Agen Moderasi Beragama

    FKUB Muda Jawa Tengah Ajak Pemuda Jadi Agen Moderasi Beragama

    Semarang – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Muda Jawa Tengah menggelar Dialog Lintas Agama bertajuk “Memperkuat Solidaritas Antar Umat Beragama Melalui Dialog dan Kolaborasi” di Pura Agung Giri Natha, Kota Semarang, Jumat (28/11). Kegiatan kolaborasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah ini menegaskan peran generasi muda sebagai penggerak utama kerukunan umat beragama melalui pertukaran perspektif dan penguatan nilai toleransi.

    Ketua Pelaksana FKUB Muda, Widya Candra, menekankan pentingnya jejaring komunikasi lintas agama bagi pemuda. “Semoga dengan dialog yang terus berlanjut, solidaritas dan kolaborasi antar komunitas dapat diperkuat untuk menjaga kerukunan dan menghindari konflik,” ujarnya dalam sambutan.

    Muslichah Setiasih mewakili Kesbangpol Jawa Tengah menambahkan dukungan pemerintah terhadap FKUB berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 37 Tahun 2022. “Peraturan tersebut makin menegaskan posisi FKUB dalam pengelolaan kerukunan antar umat beragama di provinsi kita,” tuturnya.

    Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Semarang, I Ketut Puja, menyampaikan terima kasih atas penggunaan pura sebagai lokasi dialog. “FKUB adalah wadah kaderisasi pemuda yang aktif menyemangati anak muda memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan nilai toleransi,” tambahnya. Sementara Wakil Ketua FKUB Jawa Tengah, Pendeta Yosua, memuji kemajuan pemuda sebagai agen moderasi efektif. “Anak muda penting mencegah faham radikalisme agar harmonisasi tetap terjaga,” pungkasnya.

    Diskusi dihadiri narasumber kompeten seperti Pembimas Hindu Eko Pujianto, akademisi Dr. Ahsanul Khusna, Ketua FKUB Muda Dr. Nur Rois, serta pegiat konten moderasi M. Rikza Hasballa. Moderator Ragil Pungkasana memastikan sesi berjalan interaktif dan dinamis, memperkaya pemahaman peserta lintas agama.

  • Wacana Pembentukan Provinsi Jawa Utara dengan Ibu Kota Kudus

    Wacana Pembentukan Provinsi Jawa Utara dengan Ibu Kota Kudus

    KUDUS – Indonesia, dengan beragam provinsi, kabupaten, dan kota, terus berbenah dalam hal pengelolaan pemerintahan daerah.

    Sejak awal kemerdekaan dengan hanya delapan provinsi, kini NKRI telah berkembang pesat.

    Dinamika ini ditandai dengan pemekaran wilayah yang berkelanjutan, guna meningkatkan efektivitas pemerintahan dan pembangunan di berbagai daerah.

    Wacana pemekaran wilayah kembali mencuat, kali ini di Jawa Tengah. Usulan pembentukan tiga provinsi baru tengah dipertimbangkan, salah satunya Provinsi Jawa Utara.

    Provinsi ini direncanakan akan meliputi enam kabupaten di bagian utara Jawa Tengah, yaitu Jepara, Kudus, Pati, Grobogan, Rembang, dan Blora.

    Jika rencana ini terealisasi, Kabupaten Kudus akan ditunjuk sebagai ibu kota Provinsi Jawa Utara. Pembentukan provinsi baru ini didorong oleh luasnya wilayah Jawa Tengah yang dinilai kurang efektif dalam hal pemerintahan.

    Pemekaran diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan pelayanan publik di wilayah utara Jawa Tengah.

    Pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait tengah mengkaji usulan ini secara matang. Keputusan akhir mengenai pembentukan Provinsi Jawa Utara masih menunggu proses evaluasi dan persetujuan dari pihak berwenang.

    Namun, wacana ini telah memicu antusiasme dan diskusi di kalangan masyarakat Jawa Tengah, khususnya di enam kabupaten yang akan tergabung dalam provinsi baru tersebut.

    (red)

  • Kemenangan Lutfi-Yasin di Pilkada Jateng 2024 Disambut Syukuran Meriah di Kudus

    Kemenangan Lutfi-Yasin di Pilkada Jateng 2024 Disambut Syukuran Meriah di Kudus

    KUDUS – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi dan Taj Yasin Maimoen, resmi dinyatakan sebagai pemenang dalam Pilkada Jateng 2024.

    Kemenangan mereka disambut dengan syukuran meriah di Rumah Pemenangan Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kudus, yang dihadiri oleh ratusan pendukung dan relawan, termasuk Ketua Koordinator Kabupaten (Korkab) Pemenangan Kudus, Didik HS.

    Didik HS mengungkapkan rasa syukurnya atas perjuangan para relawan yang telah bekerja keras untuk kemenangan Lutfi-Yasin.

    Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim pemenangan di tingkat Kecamatan (KORCAM), Desa (KORDES), serta semua relawan yang terlibat.

    “Ini adalah kemenangan kita bersama. Saya berterima kasih atas semua usaha keras yang telah dilakukan untuk memastikan pasangan Lutfi-Yasin menang di Kudus,” ujar Didik, pada Sabtu (14/12/2024).

    Didik mengungkapkan bahwa Kudus mencatatkan hasil gemilang dengan perolehan suara 71 persen, melampaui target awal yang berkisar antara 65-70 persen .

    Dengan hasil ini, Kudus menjadi daerah dengan dukungan tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Jepara.

    Meskipun demikian, Didik menyadari adanya beberapa gejolak kecil di kalangan masyarakat pasca-pemilihan. Namun, ia optimis situasi tersebut bisa dikelola dengan baik.

    Selanjutnya, Didik menegaskan bahwa koordinasi antar relawan dan pihak terkait akan terus dilanjutkan untuk memastikan visi dan misi pasangan Lutfi-Yasin dapat terlaksana dengan baik, termasuk program-program seperti bedah rumah, penguatan UMKM, dan pembangunan fasilitas publik. Rencananya, acara koordinasi lebih lanjut akan digelar pada 18 Desember di Solo.

    Syukuran ini juga bertujuan mempererat persaudaraan antar relawan yang telah bekerja keras selama masa kampanye.

    Dengan berakhirnya acara syukuran, para relawan kembali bersemangat untuk mendukung implementasi program Lutfi-Yasin sebagai gubernur nanti.

    “Acara sederhana ini adalah bentuk rasa syukur dan juga penguatan hubungan antar semua pihak yang terlibat,” pungkasnya.

    (red)

  • Alumni PKPMN V Jawa Tengah Siap Jalin Kolaborasi dengan Disporapar untuk Tingkatkan Indeks Pembangunan Pemuda

    Alumni PKPMN V Jawa Tengah Siap Jalin Kolaborasi dengan Disporapar untuk Tingkatkan Indeks Pembangunan Pemuda


    Semarang, 27 September 2024 – Alumni Pelatihan Kader Pemimpin Muda Nasional (PKPMN) V Jawa Tengah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan pemuda di Jawa Tengah. Hal ini terlihat dari audiensi yang dilakukan dengan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah pada hari Jumat, 27 September 2024.

    Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Disporapar Jateng tersebut, perwakilan alumni PKPMN V, M. Rikza Hasballa, menyampaikan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan Disporapar dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Jawa Tengah.

    “Kami ingin berkontribusi aktif dalam upaya meningkatkan IPP di Jawa Tengah, khususnya pada domain Partisipasi dan Kepemimpinan,” ungkap Rikza. “Kami yakin, dengan sinergi yang baik antara alumni PKPMN dan Disporapar, kita dapat melahirkan program-program inovatif yang mampu mendorong pemuda di Jawa Tengah untuk lebih aktif dan berdaya dalam membangun daerah,” lanjutnya.

    Audiensi tersebut disambut positif oleh Disporapar Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Kepemudaan, Ir. Siti Moelyatmi Bernadeta, M.Si.

    “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan semangat para alumni PKPMN V untuk berkolaborasi dengan Disporapar,” ujar Siti. “Kami percaya, dengan kolaborasi yang terjalin, kita dapat memaksimalkan potensi pemuda di Jawa Tengah dan mendorong mereka untuk menjadi agen perubahan yang positif,” tambahnya.

    Kolaborasi antara alumni PKPMN V dan Disporapar Jawa Tengah diharapkan dapat melahirkan program-program yang berdampak positif bagi pemuda di Jawa Tengah, sehingga IPP di Jawa Tengah dapat terus meningkat dan mencapai target yang ditetapkan.

  • Pengurus Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Cabang Jawa Tengah Siap Berkolaborasi dan Bersinergi untuk Membangun Layanan Kesehatan

    Pengurus Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Cabang Jawa Tengah Siap Berkolaborasi dan Bersinergi untuk Membangun Layanan Kesehatan

    Tuturmedia.com, Semarang – Pengurus Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Cabang Jawa Tengah berusaha untuk memperkuat dan membangun layanan kesehatan di Jawa Tengah.

    Hal ini terungkap dalam acara pengukuhan pengurus baru periode 2023-2026 serta seminar dengan tema “Pengembangan Penguatan Kompetensi untuk Meningkatkan Profesionalitas Dokter Umum” yang digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah, di Poncowati Hall Hotel Patra Semarang pada Minggu (06/07/2023).

    Acara pelantikan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dalam dunia kedokteran dan kesehatan, antara lain Koordinator Presidium PP PDUI dr. Nurhadji, Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jawa Tengah Wakil Ketua III dr. Sarwoeko Oetomo, MMR., Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Semarang dr. Sigid Kirana Lintang Bhima, Sp.FM(K), M.Sc., para wakil dari Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis (PDSp) dan Pengurus Perhimpunan Seminat (PDSm) cabang di Jawa Tengah, Perhimpunan Dokter Ahli Hukum Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (PERDAHUKKI) Cabang Jawa Tengah Ketua dr. Hansen, S.H., M.H., serta Perhimpunan Klinik dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Indonesia (PKFI) Jawa Tengah dr. Samsudin, Asosiasi Klinik (ASKLIN) Jawa Tengah Ketua dr. Fuad Alhamidy, M.Kes., dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di wilayah Jawa Tengah.

    dr. Nuhasji dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kompetensi dokter sesuai SKBI 2012 melalui berbagai pelatihan dan etika dalam bertugas.

    Pengukuhan pengurus baru ini menjadi momentum penting bagi PDUI Cabang Jawa Tengah yang merupakan bagian dari rumah besar IDI Wilayah Jawa Tengah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khususnya di Jawa Tengah.

    Ketua pengurus harian PDUI Cabang Jawa Tengah, dr. Maulana Adrian Sukamto, menyampaikan bahwa pengurus yang baru harus mampu berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak untuk memberikan manfaat yang lebih baik bagi para anggotanya dan masyarakat di Jawa Tengah.

    Acara ini juga menyelenggarakan seminar dengan tema “Pengembangan Penguatan Kompetensi untuk Meningkatkan Profesionalitas Dokter Umum,” yang diharapkan dapat memberikan wawasan baru, pengetahuan terkini, dan diskusi konstruktif mengenai perkembangan dunia kedokteran, terutama dalam menghadapi tantangan dan peluang dalam era modernisasi teknologi dan pelayanan kesehatan.

    Terakhir, diharapkan acara pelantikan pengurus PDUI Cabang Jawa Tengah dan seminar ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan dunia kedokteran dan kesehatan di wilayah Jawa Tengah.

    Selain itu, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran dokter umum dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.

    (Red)

  • Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Cabang Jawa Tengah Adakan Pengukuhan Pengurus Baru Periode 2023-2026

    Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Cabang Jawa Tengah Adakan Pengukuhan Pengurus Baru Periode 2023-2026

    Tuturmedia.com, Semarang – Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Cabang Jawa Tengah mengadakan kegiatan dalam rangka pengukuhan pengurus baru periode 2023 -2026 serta menyelenggarakan seminar bertema “Pengembangan Penguatan Kompetensi untuk Meningkatkan Profesionalitas Dokter Umum”. Acara ini diadakan di Kota Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 6 Agustus 2023 bertempat di Poncowati Hall Hotel Patra Semarang.

    Acara pelantikan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dalam dunia kedokteran dan kesehatan, antara lain Koordinator Presidium PP PDUI dr. Nurhadji, Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jawa Tengah Wakil Ketua III dr. Sarwoeko Oetomo, MMR., Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Semarang dr. Sigid Kirana Lintang Bhima, Sp.FM(K), M.Sc., para wakil dari Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis (PDSp) dan Pengurus Perhimpunan Seminat (PDSm) cabang di Jawa Tengah, Perhimpunan Dokter Ahli Hukum Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (PERDAHUKKI) Cabang Jawa Tengah Ketua dr. Hansen, S.H., M.H., serta Perhimpunan Klinik dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Indonesia (PKFI) Jawa Tengah dr. Samsudin, Asosiasi Klinik (ASKLIN) Jawa Tengah Ketua dr. Fuad Alhamidy, M.Kes., dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di wilayah Jawa Tengah.

    Dalam sambutannya, dr. Nurhadji menyampaikan bahwa “PDUI mempunyai tugas menjaga kompetensi dari dokter untuk sesuai SKDI 2012 melalui berbagai pelatihan, dan menjadi pelopor untuk senantiasa menjaga etik dalam bertugas”

    Pengukuhan pengurus cabang baru ini menjadi momen penting bagi PDUI Cabang Jawa Tengah yang merupakan bagian dari rumah besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jawa Tengah, dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya di Jawa Tengah.

    Dengan Visi ”Mengisi dan membangun pasar layanan kesehatan di Jawa Tengah dengan dokter umum yang kompeten dan tersertifikasi“ maka

    1. Pengurus akan lebih giat berkoordinasi dan memberikan informasi ke anggota dengan memperkuat jejaring perhimpunan di cabang dan komisariat dengan pertemuan terjadwal
    2. Selalu melibatkan stakeholder wilayah masing-masing dalam berkontribusi untuk kemanfaatan program bagi masyarakat dan Dokter Umum terutama di pelayanan kesehatan primer dengan BPJS Kesehatan & Pemerintah
    3. Meningkatkan kompetensi Dokter Umum dan sertifikasi Dokter Umum di wilayah Jawa Tengah untuk antisipasi kebutuhan pasar layanan Kesehatan
    4. Memperbanyak kegiatan yang melibatkan anggota Dokter Umum dan stakeholder wilayah
    5. Ikut berperan dalam perkembangan teknologi dan informasi khususnya yang bermanfaat bagi Dokter Umum di Jawa Tengah
    6. Mendukung Sejawat Dokter yang mencalonkan diri sebagai wakil rakyat baik di DPRD hingga di DPR Pusat.

    Dalam acara ini, Ketua pengurus harian PDUI Cabang Jawa Tengah: dr. Maulana Adrian Sukamto menyampaikan bahwa Pengurus yang baru harus mampu berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak untuk memberikan manfaat yang lebih baik bagi para anggotanya dan masyarakat di Jawa Tengah.

    Selain pelantikan pengurus, acara ini juga mengadakan seminar dengan tema yang relevan dan inspiratif, yaitu “Pengembangan Penguatan Kompetensi untuk Meningkatkan Profesionalitas Dokter Umum”. Seminar ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru, pengetahuan terkini, dan diskusi konstruktif seputar perkembangan dunia kedokteran, terutama dalam menghadapi tantangan – peluang dalam era modernisasi teknologi dan pelayanan kesehatan.

    Seminar yang diselenggarakan adalah

    • “Rambu-Rambu Etika dan Hukum Dokter di Pelayanan Fasilitas Kesehatan” oleh dr. Mulyo Prasedyo, MH.
    • “Penguatan Kompetensi Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas dan Profesionalisme Dokter Umum di Pelayanan Kesehatan” oleh dr. Faiza Munabari, M.Kes.
    • “GERD: Best Practice in Primary Care” oleh Dr. dr. Hery Djagat Purnomo, Sp.PD., K-GEH.
    • “Peningkatan Kompetensi Dokter Dalam Kesehatan dan Keselamatan Kerja“ oleh Dr. dr. Daru Lestantyo, M.Kes.

    Diharapkan acara pelantikan pengurus PDUI Cabang Jawa Tengah dan seminar ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan dunia kedokteran dan kesehatan di wilayah Jawa Tengah.

    PDUI Cabang Jawa Tengah juga berharap bahwa melalui kegiatan ini, akan semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran dokter umum dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.

    SUSUNAN PENGURUS PDUI CABANG JAWA TENGAH 2023-2026

    Penasihat
    Ketua : Dr. Hartanto, M.ScMed.
    Anggota :
    Dr. Masyhudi AM, M.Kes.
    Dr. Siti Wahyuningsih, M.Kes, M.H.
    Dr. Tutuk Suwartiningrum, M.Kes.

    Pembina
    Ketua : DR. dr. Masrifan Djamil, MPH
    Anggota :
    Dr. Ahmad Faizin Machfudz
    Dr. Hasyim Purwadi, M.Kes.
    Dr. Wahyo Praptono
    Dr. Pangesti Drawinawati
    Dr. Sulthoni M.Kes.

    Pakar
    Ketua : Prof. Dr. dr. Mahalul Azam, M.Kes.
    Anggota :
    DR. Dr. SA Nugraheni, M.Kes.
    Dr. Faiza Munabari, M.Kes.

    Pengurus Harian
    Ketua : Dr. Maulana Adrian Sukamto

    Wakil Ketua 1 : DR. Dr. Tjatur Sembodo, M.Kes.
    Wakil Ketua 2 : DR. Dr. Suhartono, S.H., M.H.
    Wakil Ketua 3: Dr. Tulus Budipurwanto
    Wakil Ketua 4 : Dr. Kasiman
    Wakil ketua 5 : Dr. H. Mulyo Prasedyo, M.H.

    Sekertaris : Dr. Mohamad Hidayanto
    Wakil Sekertaris 1 : Dr. Mutiara Nilamsari, M.MR.
    Wakil Sekertaris 2 : Dr. Ahnaf

    Bendahara : Dr. Retno Triwulandari, M.Gizi.
    Wakil Bendahara 1 : Dr. Umi Qulsum, M.Kes.
    Wakil Bendahara 2 : Dr. Syariefah Soraya

    Bidang Informasi & Hubungan Organisasi
    Ketua :Dr. Siti Meila Hestirilsih, M.M.
    Anggota
    Dr. Samsudin, M.Kes.
    Dr. Yuswanti, M.HSc.
    Dr. Indra Purwa

    Bidang Kerjasama & usaha milik PDUI
    Ketua : Dr. Sri Mugiarti
    Anggota
    Dr. M. Ridwan
    Dr. Any Sulistyaningkrum
    Dr. Engkris Tresnawati
    Dr. Ayu Yuanita

    Bidang Hukum & Akreditasi Profesi
    Ketua : Dr. Soesanto Gunawan, S.H., M.HKes., M.M.
    Anggota :
    Dr. Adhi Yustiawan, S.H.
    Dr. Sofia J.A., M.H.
    Dr. Eko Haryawan
    Dr. Hansen, S.H., M.H.

    Bidang Pengembangan Kedokteran Kesehatan Kerja & Olah raga
    Ketua : DR. Dr. Daru Lestantyo, M.Kes.
    Dr. Anies.Setiowati, M.Gizi.
    Dr. Bambang Sudirmanto
    Dr. M.Riza Setiawan, MOSH.
    Dr. Dian Inayati

    Bidang Pengembangan Keterampilan Kedokteran & Sertifikasi
    Ketua : Dr. Syarief Hudaya, M.HKes.
    Dr. Guntur Aryo Puntodewo, M.M.
    Dr. Emy Widyarti, MPH.
    Dr. Ismoko, M.M.
    Dr. Era Fitri Lailanita

    Bidang Pengabdian & Hubungan Masyarakat
    Ketua : DR. Dr. Budi Laksono, MHSc.
    Dr. G Imam Purwohadi
    Dr. Maria Retno Setijawati
    Dr. Mas Dady Dharmadi Suryadi

    (Red)

  • Perisai Demokrasi Bangsa Jadi Pemantau Pemilu Lokal Pertama di Jawa Tengah

    Perisai Demokrasi Bangsa Jadi Pemantau Pemilu Lokal Pertama di Jawa Tengah

    Tuturmedia.com, Semarang – Perisai Demokasi Bangsa kini menjadi pemantau pemilu lokal yang mendaftar. Hal ini menjadikan Perisai Demokrasi Bangsa telah resmi menjadi pemantau pemilu di Jawa Tengah.

    Menjadi pemantau pertama, PDB menerima sertifikat akreditasi sebagai tanda resminya sebagai pemantau pemilu di Jateng.

    Ketua Umum Perisai Demokrasi Bangsa, M. Rikza Hasballa menyampaikan ucapan syukur setelah disahkan dan mendapat tanda pengenal pemantau pemilu dari Bawaslu Jateng.

    “Dengan ini kami sah menjadi pemantau pemilu di Jateng dengan sebaran di 26 kabupaten/kota,” kata Rikza, Kamis (20/7/2023).

    Dirinya menambahkan, dengan jumlah 123 anggota yang ada, pihaknya siap melaksanakan langsung kegiatan pengawasan pemilu, termasuk tahapan-tahapannya.

    Dengan begitu, pihaknya berencana untuk melakukan kajian secara intensif yang berkaitan dengan kepemiluan maupun tahapannya.

    “Kami juga mendorong kepada para pemantau Perisai Demokrasi Bangsa untuk segera melakukan koordinasi dan konsolidasi ke Bawaslu dan KPU kabupaten/kota masing-masing,” tambahnya.

    Sementara, Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jateng, Anik Solihatun menyampaikan, pihaknya menanti kiprah nyata dari Perisai Demokrasi Bangsa untuk melakukan kerja-kerja pemantauan.

    Dia pun menyebut, sebetulnya banyak isu-isu terkait pemantauan yang bisa dilakukan.

    “Bawaslu juga siap berbagi dan menjadi narasumber dalam sesi-sesi diskusi teman-teman di Perisai Demokrasi Bangsa,” tandas Anik.