Tag: jamaludin malik

  • Jamaludin Malik: Dorong Potensi Genteng Lokal untuk Pasar Nasional

    Jamaludin Malik: Dorong Potensi Genteng Lokal untuk Pasar Nasional

    KUDUS – Program gentingisasi yang digagas Presiden Prabowo mendapatkan dukungan penuh dari Anggota DPR Dapil Jawa Tengah II, Jamaludin Malik. Politikus tersebut mengajak agar produk genteng buatan lokal dari Kabupaten Jepara dan Kudus dapat lebih optimal masuk dan diterima di pasar nasional.

    Potensi industri genteng di kedua daerah dinilai sangat besar oleh Jamaludin. “Produk lokal memiliki kualitas bagus dan punya nilai sejarah bagi masyarakat. Harus kita dorong agar lebih banyak terserap di pasaran,” katanya.

    Di wilayah Desa Papringan, Kudus, beberapa pengrajin genteng telah mempertahankan tradisi pembuatannya selama 35 tahun lamanya. Meskipun menghadapi berbagai hambatan mulai dari ketersediaan bahan baku hingga kompetisi di pasar, mereka tetap mampu bertahan dan berkarya.

    Di sisi lain, Desa Mayong dan Desa Jatisari di Kabupaten Jepara juga menjadi kawasan penting dalam produksi genteng lokal. Jamaludin menekankan bahwa peran serta pemerintah dan dukungan dari masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan kelangsungan dan perkembangan industri kreatif ini.

    Melalui dukungan kebijakan dan perhatian terhadap para pengrajin, Jamaludin berharap genteng lokal dari Jepara dan Kudus tidak hanya mampu bertahan hidup, melainkan juga dapat meningkatkan tarafnya. Industri yang berbasis rumahan ini diharapkan tidak hanya mampu menyerap tenaga kerja lokal, namun juga dapat menjaga kelestarian tradisi yang ada.

    (red)

  • Jamaludin Malik Soroti Rumah Warga Kudus yang Mulai Roboh Hingga Sepinya Pasar Tradisional

    Jamaludin Malik Soroti Rumah Warga Kudus yang Mulai Roboh Hingga Sepinya Pasar Tradisional

    KUDUS – Anggota DPR RI, Jamaludin Malik, melanjutkan misi untuk menyerap aspirasi masyarakat di Kudus. Dalam kunjungannya, Malik menegaskan pentingnya peran sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah.

    Ia percaya, komunikasi yang baik antara kedua pihak sangat diperlukan agar keluhan dan harapan masyarakat dapat tersampaikan dan ditindaklanjuti.

    “Saya suka berkeliling untuk bertemu masyarakat dan menjadi fasilitator mereka. Fungsi kita sebagai wakil rakyat adalah mewakili mereka menyambung lidah antara masyarakat dan eksekutif,” ungkap Malik, Kamis (24/10/2024).

    Dia menjelaskan, tak hanya sekadar berkunjung ke pasar, ia juga berinteraksi dengan masyarakat di berbagai lokasi, termasuk kafe dan tempat umum lainnya. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah keluhan masyarakat terungkap.

    Salah satunya mengenai kondisi rumah yang terancam roboh akibat terkikis sungai. Malik menegaskan bahwa isu ini menjadi perhatian serius dan perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah kabupaten.

    “Ini harus dicek. Kita perlu solusi yang konkret agar rumah-rumah ini tidak terus terancam,” tambahnya.

    Keluhan lain yang disampaikan adalah sepinya Pasar Bitingan. Masyarakat berharap agar pasar dapat lebih ramai, terutama saat matahari mall buka.

    “Kalau mall ramai, masyarakat sekitar bisa mendapatkan pendapatan dari pasar,” jelas Malik.

    Ia mendorong masyarakat untuk aktif menyampaikan aspirasi mereka melalui media sosialnya. Hal itu sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

    “Saya tak mau mengkhianati omongan masyarakat. Saya sudah bertekad untuk membesarkan sosial media sebagai sarana komunikasi,” tegasnya.

    Malik juga mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan keluhan kepada DPR, agar mereka merasa didengar dan dilayani. Dalam kesempatan ini, Malik juga menyoroti masalah infrastruktur, terutama jalan rusak.

    Ia menyadari bahwa beberapa jalan berada di bawah kewenangan provinsi, namun menegaskan pentingnya komunikasi yang efektif untuk memperbaiki keadaan tersebut.

    “Saya tidak peduli jika harus menelepon kepala dinas setiap hari. Jika terpilih menjadi DPR, kita harus siap melayani, bukan hanya omong kosong,” tutupnya.

    Dengan semangat yang tinggi, Jamaludin Malik berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Kudus dan memastikan suara mereka didengar di tingkat pemerintahan.

    (adm)

  • Ultraman di Senayan: Jamaludin Malik, Anggota DPR Berkostum Pahlawan

    Ultraman di Senayan: Jamaludin Malik, Anggota DPR Berkostum Pahlawan

    NASIONAL – Sebuah momen unik terjadi saat pelantikan anggota DPR periode 2024-2029. Jamaludin Malik, anggota DPR terpilih dari Dapil Jateng II, tiba di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta dengan mengenakan kostum Ultraman. Penampilannya yang tidak biasa ini langsung menarik perhatian media dan publik.
    Jamaludin Malik, yang berasal dari Jepara, Jawa Tengah, ternyata memang memiliki hobi mengenakan kostum Ultraman. Ia mengaku terinspirasi oleh tokoh pahlawan super asal Jepang ini dan ingin membasmi kejahatan seperti yang dilakukan Ultraman.
    Namun, penampilannya yang tidak biasa ini sempat membuatnya dicegah masuk ke gedung Parlemen. Pihak keamanan berdalih bahwa pakaian yang dikenakan Jamaludin tidak sesuai aturan DPR.
    Walaupun sempat terkendala, Jamaludin Malik akhirnya berhasil dilantik menjadi anggota DPR. Ia pun berjanji akan menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya, seperti layaknya seorang pahlawan.
    Kehadiran Jamaludin Malik dengan kostum Ultraman di Gedung Parlemen menjadi sebuah simbol unik yang menunjukkan bahwa politik tidak selalu harus serius dan kaku. Ia membawa angin segar dengan penampilannya yang menghibur dan penuh semangat.
    Momen ini juga menjadi bukti bahwa generasi muda saat ini memiliki cara pandang yang berbeda dalam menyikapi dunia politik. Mereka tidak segan untuk mengekspresikan diri dan membawa warna baru ke dalam dunia politik.
    Tentu saja, aksi Jamaludin Malik ini menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Ada yang mengapresiasi keberaniannya dalam mengekspresikan diri, namun ada juga yang menganggapnya tidak pantas.
    Apapun pendapatnya, penampilan Jamaludin Malik dengan kostum Ultraman di Gedung Parlemen telah menjadi sebuah momen yang tidak terlupakan dan akan terus dibicarakan oleh publik.
    (Red)